Jobseeker Merapat, Ini Tips Hindari Penipuan Rekrutmen

Banyak sekali korban rekrutmen palsu yang terjebak dalam penipuan yang berkedok perusahaan besar. Tapi, apakah kamu tahu bagaimana cara menghindarinya? Dikutip dari Direktur Human Capital PT Pegadaian, Tribuana Tunggadewi, berikut beberapa tips untuk para jobseeker agar tidak jatuh ke dalam rekrutmen palsu.

Pertama-tama, pastikan kamu menggunakan sumber informasi yang asli. Perusahaan profesional akan selalu menggunakan website dan media sosial resmi mereka dalam mengumumkan informasi rekrutmen. Jika mereka ingin menghubungi kamu, mereka pasti akan menggunakan alamat email yang benar dari perusahaan.

Kedua, jangan terlalu cepat untuk meminta uang atau biaya apa pun selama proses rekrutmen berlangsung. Proses rekrutmen yang sah tidak akan memungut biaya apa pun. Penipu sering kali menggunakan modus biaya reservasi tiket pesawat atau hotel melalui agen travel fiktif, bahkan menjanjikan pergantian biaya (reimbursement).

Ketiga, perhatikan kualitas penulisan informasi rekrutmen. Surat panggilan kerja dari perusahaan profesional disusun dengan tata bahasa rapi dan detail. Jika kamu melihat banyak kesalahan ketik, penggunaan tanda baca yang tidak tepat, format surat yang buram, atau penggunaan foto perusahaan dengan seragam yang sudah tidak digunakan, itu bisa jadi tanda bahwa informasi tersebut palsu.

Keempat, lakukan riset lokasi dan kontak perusahaan. Penipu sering kali menggunakan alamat kantor yang tidak jelas atau fiktif. Gunakan Google Maps untuk verifikasi alamat tersebut, dan cek nomor kontak menggunakan aplikasi pengecekan nomor telepon untuk memastikan apakah nomor tersebut resmi.

Kelima, jangan tergiur dengan gaji yang tidak masuk akal. Penipu kerap menggunakan angka besar untuk memancing korban agar mengabaikan logika.

Keenam, perhatikan proses tahap rekrutmen yang terlalu cepat. Calon karyawan pada perusahaan profesional akan melalui beberapa tahap seleksi, seperti administrasi, tes kemampuan teknis, psikotes, LGD, wawancara, hingga tes kesehatan.

Jika kamu menemukan kejanggalan pada informasi dan proses rekrutmen, pastikan kamu waspada agar terhindar dari modus penipuan tersebut. Untuk konfirmasi jika terdapat informasi rekrutmen mencurigakan yang mengatasnamakan Pegadaian, kamu bisa menghubungi channel informasi dan pengaduan resmi Pegadaian, melalui Call Center 1500-569 atau WhatsApp PEVITA di nomor 0811-1-1500569.
 
Gue rasa informasi tentang rekrutmen palsu di Indonesia bikin kita penasaran, tapi juga membuat kita waspada banget. Kita harus berhati-hati saat browsing job opening, karena banyak sekali penipu yang menggunakan teknologi untuk memancing korban.

Jangan sampai kita terjebak dalam proses rekrutmen yang palsu, dan harus kehilangan waktu dan uang. Kita harus waspada dan lakukan riset sebelum menghubungi perusahaan atau memberikan informasi pribadi. Jika informasi tentang lowongan kerja terlihat tidak jelas atau ada kesalahan tipis-tipis, itu bisa jadi tanda bahwa informasi tersebut palsu.
 
🤔 Nah, aku rasa orang-orang yang mau cari pekerjaan pasti harus hati-hati banget ya, khususnya dengan rekrutmen palsu ya 😒. Aku pikir salah satu tips dari Direktur Human Capital PT Pegadaian itu yang paling penting adalah tidak terlalu cepat meminta uang atau biaya apa pun selama proses rekrutmen berlangsung 🤑. Karena, secara logis, proses rekrutmen yang sah tidak akan memungut biaya apa pun, kan? 🙄.

Aku juga pikir orang-orang harus lebih hati-hati lagi dengan informasi yang mereka terima dari sumber yang tidak jelas, misalnya alamat kantor perusahaan yang tidak jelas atau fiktif 📍. Aku rasa sebaiknya kita semua harus memiliki kebiasaan untuk melakukan riset lokasi dan kontak perusahaan sebelum memutuskan untuk menghubungi mereka atau menerima tawaran pekerjaan 📊.

Dan, aku pikir tips terakhir dari Direktur Human Capital itu yang paling penting adalah tidak tergiur dengan gaji yang tidak masuk akal 🤑. Karena, secara logis, perusahaan profesional tidak akan menawarkan gaji yang terlalu tinggi hanya untuk memancing korban agar mengabaikan logika 😂.

Aku rasa, dengan hati-hati dan logis, kita semua bisa menghindari rekrutmen palsu ya 🙏.
 
omg bro.. kalau gak hati-hati banget aja kamu bisa jadi korban rekrutmen palsu ya? serius bro, aku sendiri juga pernah terjebak dalam salah satu modus penipuan itu 🤦‍♂️. pertama kali aku melihat permohonan kerja dari perusahaan besar, aku langsung stres karena tidak percaya kalau itu palsu apa lagi jika ada biaya yang harus dibayar! tapi kemudian aku lakukan riset dan memverifikasi informasi yang mereka berikan... hasilnya ya, itu bukan perusahaan asli 🤦‍♂️. jadi, penting untuk selalu waspada dan tidak terlalu cepat dalam mengambil keputusan 😅.
 
Saya nggak percaya banget dengan rekrutmen palsu yang banyak sekali terjadi di Indonesia 🤯. Saya pikir ini karena banyak orang yang gampang terpijak oleh penipu yang menggunakan media sosial dan website palsu untuk mendapatkan informasi rekrutmen. Mereka sering kali menggunakan kata-kata menjanjikan seperti "kerja sama kita" dan "gaji besar" untuk membuat korban percaya diri. Saya rasa ini karena banyak orang yang malas untuk melakukan riset yang baik sebelum membalas iklan rekrutmen. Mereka hanya tertarik dengan gaji besar dan tidak peduli apa pun biaya apa pun yang harus dibayar. 🤑
 
Gak sabarnya dengerin kebanyakan korban rekrutmen palsu yang kena penipuannya 😒. Nah, aku rasa kita harus lebih waspada dalam mencari informasi tentang job rekrutmen. Pertama-tama, pastikan kamu bisa mendapatkan sumber informasi asli dari perusahaan tersebut 📊. Jangan terburu-buru untuk meminta uang atau biaya apa pun selama proses rekrutmen, karena itu cara penipu seringkali menggunakan 🤑. Aku rasa kita juga harus lebih teliti dalam mengevaluasi informasi yang diberikan, apalagi kalau ada kesalahan penulisan atau format surat yang aneh 💼.
 
ini keterangkapan yang harus dipertimbangkan saat mencari pekerjaan 🙅‍♂️. mending fokus pada hal-hal positif bukan menghindar dari kesempatan karena takut penipu, tapi jika kamu masih ragu, kalah daripada korban penipuan, ya 😔.
 
kembali
Top