Kronologi Konflik AS vs Iran Terus Memanas, Drone Shahed Jatuh Setelah Mendekati Kapal Induk
Biar tidak terjadi kekhawatiran, Amerika Serikat mengatakan kembali bahwa serangan pesawat tanpa awak itu hanya dilakukan untuk melindungi diri dari serangan yang akan datang.
Selasa (3/2/2026), sebuah pesawat tanpa awak yang berasal dari Iran ditembak jatuh oleh pesawat jet tempur milik Amerika Serikat di Laut Arab, menurut laporan Tirto.id. Menurut Komando Pusat AS, pesawat itu mendekati kapal induk USS Abraham Lincoln dengan cara "agresif".
Pengakuan tersebut didukung oleh beberapa foto yang diterima dari media yang terafiliasi dengan Garda Revolusi Iran (IRGC). Foto-foto ini menunjukkan bahwa drone yang jatuh milik Iran memiliki model Shahed-129, yang dilaporkan dapat membawa lebih dari 45 kg bahan peledak dan memiliki kemampuan serang satu arah jarak jauh.
Sementara itu, sebuah kapal perusak Amerika juga dilaporkan datang membantu sebuah kapal tanker berbendera AS di Selat Hormuz. Menurut laporan, dua kapal IRGC dan sebuah drone Mohajer mendekati kapal tanker sebelum serangan terjadi.
Meskipun demikian, perundingan AS dan Iran dilaporkan tetap berlangsung tanpa gangguan. Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt menegaskan bahwa jadwal perundingan tersebut masih dijadwalkan.
Sementara itu, Presiden Iran Masoud Pezeshkian juga menulis di akun X miliknya bahwa Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi telah diinstruksikan untuk membuka ruang dialog dengan AS.
Biar tidak terjadi kekhawatiran, Amerika Serikat mengatakan kembali bahwa serangan pesawat tanpa awak itu hanya dilakukan untuk melindungi diri dari serangan yang akan datang.
Selasa (3/2/2026), sebuah pesawat tanpa awak yang berasal dari Iran ditembak jatuh oleh pesawat jet tempur milik Amerika Serikat di Laut Arab, menurut laporan Tirto.id. Menurut Komando Pusat AS, pesawat itu mendekati kapal induk USS Abraham Lincoln dengan cara "agresif".
Pengakuan tersebut didukung oleh beberapa foto yang diterima dari media yang terafiliasi dengan Garda Revolusi Iran (IRGC). Foto-foto ini menunjukkan bahwa drone yang jatuh milik Iran memiliki model Shahed-129, yang dilaporkan dapat membawa lebih dari 45 kg bahan peledak dan memiliki kemampuan serang satu arah jarak jauh.
Sementara itu, sebuah kapal perusak Amerika juga dilaporkan datang membantu sebuah kapal tanker berbendera AS di Selat Hormuz. Menurut laporan, dua kapal IRGC dan sebuah drone Mohajer mendekati kapal tanker sebelum serangan terjadi.
Meskipun demikian, perundingan AS dan Iran dilaporkan tetap berlangsung tanpa gangguan. Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt menegaskan bahwa jadwal perundingan tersebut masih dijadwalkan.
Sementara itu, Presiden Iran Masoud Pezeshkian juga menulis di akun X miliknya bahwa Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi telah diinstruksikan untuk membuka ruang dialog dengan AS.