Teheran, Mayor Jenderal Amir Hatami Kembali Ancam Serang Israel dan AS
Mayor Jenderal Amir Hatami, kepala angkatan darat Iran, kembali mengancam akan melakukan serangan militer pre-emptive terhadap Israel dan pangkalan-pangkalan Amerika Serikat (AS). Ancaman ini diluncurkan sebagai tanggapan atas retorika rezim Zionis dan Washington yang menargetkan negara Islam Iran.
Rezim Zionis dan Washington sebelumnya telah mengancam akan menyerang Teheran lagi di tengah protes besar yang melanda Iran. Protes tersebut dipicu oleh kesulitan ekonomi, kemudian berkembang menjadi tuntutan pelengseran rezim. Saat protes semakin intensif, Presiden AS Donald Trump memberikan komentarnya, mengatakan bahwa AS akan mengamati dan mengawasinya dengan sangat cermat.
Jenderal Hatami, dalam berbicara kepada para pelajar akademi militer, menuduh kedua pemimpin tersebut mencampuri urusan Iran. "Republik Islam tidak akan membiarkan kelanjutannya tanpa tanggapan," katanya. Dengan demikian, Iran siap untuk melawan serangan AS dan Israel.
Tidak ada keraguan lagi tentang permusuhan Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terhadap bangsa Iran. Jenderal Hatami menekankan bahwa serangan militer pre-emptive adalah opsi yang tidak dapat dihindari.
Mayor Jenderal Amir Hatami, kepala angkatan darat Iran, kembali mengancam akan melakukan serangan militer pre-emptive terhadap Israel dan pangkalan-pangkalan Amerika Serikat (AS). Ancaman ini diluncurkan sebagai tanggapan atas retorika rezim Zionis dan Washington yang menargetkan negara Islam Iran.
Rezim Zionis dan Washington sebelumnya telah mengancam akan menyerang Teheran lagi di tengah protes besar yang melanda Iran. Protes tersebut dipicu oleh kesulitan ekonomi, kemudian berkembang menjadi tuntutan pelengseran rezim. Saat protes semakin intensif, Presiden AS Donald Trump memberikan komentarnya, mengatakan bahwa AS akan mengamati dan mengawasinya dengan sangat cermat.
Jenderal Hatami, dalam berbicara kepada para pelajar akademi militer, menuduh kedua pemimpin tersebut mencampuri urusan Iran. "Republik Islam tidak akan membiarkan kelanjutannya tanpa tanggapan," katanya. Dengan demikian, Iran siap untuk melawan serangan AS dan Israel.
Tidak ada keraguan lagi tentang permusuhan Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terhadap bangsa Iran. Jenderal Hatami menekankan bahwa serangan militer pre-emptive adalah opsi yang tidak dapat dihindari.