Teman-teman, hari ini saya akan membahas kasus tragis penemuan jenazah seorang wanita Spanyol yang diperkirakan sebagai pelatih tim B Valencia yang bernama Fernando Martin Carreras. Jenazahnya ditemukan pada Minggu lalu di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.
Menurut Kabid Humas Polda NTT, Kombes Henry Novika Chandra, proses identifikasi telah selesai dilakukan dan memastikan bahwa jenazah tersebut adalah milik Fernando Martin Carreras. Proses identifikasi ini dilakukan secara menyeluruh oleh Tim DVI Biddokkes Polda NTT dengan membandingkan data ante mortem dari keluarga dan kedutaan, serta data post mortem hasil pemeriksaan medis forensik.
Kesamaan yang ditemukan antara data ante mortem dan post mortem adalah jenis kelamin pria dewasa, tinggi badan, ciri khusus seperti tato, serta properti personal seperti cincin dan jam tangan yang digunakan korban. Seluruh temuan tersebut dikonfirmasi oleh pihak keluarga.
Jenazah Fernando Martin Carreras saat ini berada di fasilitas kesehatan di Labuan Bajo untuk penanganan lanjutan, sembari menunggu proses koordinasi pemulangan ke negara asal bersama pihak keluarga dan perwakilan kedutaan.
Menurut Kabid Humas Polda NTT, Kombes Henry Novika Chandra, proses identifikasi telah selesai dilakukan dan memastikan bahwa jenazah tersebut adalah milik Fernando Martin Carreras. Proses identifikasi ini dilakukan secara menyeluruh oleh Tim DVI Biddokkes Polda NTT dengan membandingkan data ante mortem dari keluarga dan kedutaan, serta data post mortem hasil pemeriksaan medis forensik.
Kesamaan yang ditemukan antara data ante mortem dan post mortem adalah jenis kelamin pria dewasa, tinggi badan, ciri khusus seperti tato, serta properti personal seperti cincin dan jam tangan yang digunakan korban. Seluruh temuan tersebut dikonfirmasi oleh pihak keluarga.
Jenazah Fernando Martin Carreras saat ini berada di fasilitas kesehatan di Labuan Bajo untuk penanganan lanjutan, sembari menunggu proses koordinasi pemulangan ke negara asal bersama pihak keluarga dan perwakilan kedutaan.