Pihak Tim DVI Polda Sulsel berhasil menemukan identitas dua korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di perairan Sulawesi Selatan. Dengan proses identifikasi yang ketat, tim tersebut berhasil memastikan bahwa kedua jenazah itu adalah dua korban yang terkena dampak kecelakaan pesawat itu.
Menurut Kepala Pusat Identifikasi Bareskrim Polri, Brigjen Mashudi, hasil identifikasi tersebut didasarkan pada data manual dan scientific, termasuk data sidik jari, geligi, dan DNA korban. "Haqqul yaqin, nomor identifikasi PM/62/b.02 adalah Deden Maulana, 43 tahun," ujar Brigjen Mashudi.
Proses identifikasi tersebut menggunakan metode primer, dari pemeriksaan sidik jari, geligi, dan pemeriksaan DNA, serta metode sekunder seperti pemeriksaan ciri-ciri fisik dan umum. Dengan demikian, tim DVI berhasil menemukan identitas kedua korban yang terkena dampak kecelakaan pesawat itu.
Jenazah Deden Maulana, salah satu dari dua korban, sudah diserahterimakan oleh pihak keluarganya pada Rabu (21/1/2026) malam. Jenazah tersebut kemudian dibawa ke bandara Sultan Hasanuddin dan diterbangkan ke Jakarta melalui jalur kargo pesawat Citilink QG-345.
Dengan demikian, kedua jenazah korban sudah diserahkan kepada keluarga masing-masing. Pihak polri meminta agar konsumsi alamat rumah duka Deden Maulana yang berada di Jati Raya, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan untuk berhati-hati dalam mengelola identitas keluarganya.
Menurut Kepala Pusat Identifikasi Bareskrim Polri, Brigjen Mashudi, hasil identifikasi tersebut didasarkan pada data manual dan scientific, termasuk data sidik jari, geligi, dan DNA korban. "Haqqul yaqin, nomor identifikasi PM/62/b.02 adalah Deden Maulana, 43 tahun," ujar Brigjen Mashudi.
Proses identifikasi tersebut menggunakan metode primer, dari pemeriksaan sidik jari, geligi, dan pemeriksaan DNA, serta metode sekunder seperti pemeriksaan ciri-ciri fisik dan umum. Dengan demikian, tim DVI berhasil menemukan identitas kedua korban yang terkena dampak kecelakaan pesawat itu.
Jenazah Deden Maulana, salah satu dari dua korban, sudah diserahterimakan oleh pihak keluarganya pada Rabu (21/1/2026) malam. Jenazah tersebut kemudian dibawa ke bandara Sultan Hasanuddin dan diterbangkan ke Jakarta melalui jalur kargo pesawat Citilink QG-345.
Dengan demikian, kedua jenazah korban sudah diserahkan kepada keluarga masing-masing. Pihak polri meminta agar konsumsi alamat rumah duka Deden Maulana yang berada di Jati Raya, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan untuk berhati-hati dalam mengelola identitas keluarganya.