Tim SAR gabungan berhasil menemukan jenazah korban jatuh pesawat ATR 42-500 PK-THT di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada pukul 12.30 siang hari tadi. Menurut Kepala Basarnas Marsda Mohammad Syafii, sebanyak tiga jenazah ditemukan di tempat kejadian. Namun, dia belum bisa memastikan jenis kelamin korban ketiga yang ditemukan.
Operasi SAR ini dilakukan di tebing dan jurang. Pelaksanaan operasi ini berjalan dengan lancar, meskipun cuaca masih menjadi perhatian utama tim SAR. Marsda Syafii mengatakan bahwa satu dari tiga jenazah yang ditemukan sudah dalam proses evakuasi, dan harapanya cuaca memungkinkan untuk melaksanakan evakuasi dengan cepat.
"Satu korban yang sudah ditemukan juga dalam proses evakuasi. Mudah-mudahan cuaca memungkinkan dan kita bisa melaksanakan evakuasi dengan cepat," ujarnya kepada wartawan di Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar.
Ternyata, dua korban sudah ditemukan sebelumnya. Korban pertama berjenis kelamin laki-laki ditemukan pada Minggu (18/1), sedangkan korban kedua yang teridentifikasi merupakan pramugari Florencia Lolita Wibisono ditemukan pada Senin (19/1).
Operasi SAR ini dilakukan di tebing dan jurang. Pelaksanaan operasi ini berjalan dengan lancar, meskipun cuaca masih menjadi perhatian utama tim SAR. Marsda Syafii mengatakan bahwa satu dari tiga jenazah yang ditemukan sudah dalam proses evakuasi, dan harapanya cuaca memungkinkan untuk melaksanakan evakuasi dengan cepat.
"Satu korban yang sudah ditemukan juga dalam proses evakuasi. Mudah-mudahan cuaca memungkinkan dan kita bisa melaksanakan evakuasi dengan cepat," ujarnya kepada wartawan di Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar.
Ternyata, dua korban sudah ditemukan sebelumnya. Korban pertama berjenis kelamin laki-laki ditemukan pada Minggu (18/1), sedangkan korban kedua yang teridentifikasi merupakan pramugari Florencia Lolita Wibisono ditemukan pada Senin (19/1).