oh iya, libur panjang di cijagoland ini sangat berbahaya deh, penumpukan mobil di tol itu memang mengancam keamanan. siapa sih yang suka duduk di kereta api lama sambil kecepetan di tol ini? kalau gini, mungkin kita tidak bisa fokus untuk bekerja atau belajar aja, tapi apa caranya sih kalau harus berlibur ke sana?
sebaiknya govt harus buat konsep liburan yang lebih cerdas, misalnya buat papan informasi di depan kereta api, tahu gini siapa yang sudah masuk dan siapa yang belum, kalau ada yang sudah complete aja bisa masuk, jadi tidak ada penumpukan lagi. atau mungkin ada cara lain yang lebih kreatif deh, tapi ini kayaknya memang sulit banget sih.