Jawaban SPPG Karyasari soal Siapkan MBG Pakai Kantong Plastik

Kontroversi SPPG Karyasari Dalam Membungkus MBG dengan Plastik

Dalam upaya meningkatkan efisiensi penyajian Makanan Bergizi Gratis (MBG), Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karyasari di Sukaresmi, Pandeglang, Banten, mengadopsi metode penyaluran makanan menggunakan kantong plastik. Namun, tindakan tersebut tidak sesuai dengan standar penyajian MBG yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN) dan telah menimbulkan kontroversi di kalangan masyarakat.

Kejadian tersebut terungkap melalui video yang beredar di media sosial, menunjukkan bagaimana makanan MBG disajikan dalam kantong plastik. Ibu kader posyandu yang terlibat menyatakan bahwa tindakannya tidak sengaja dan hanya dilakukan untuk menghindari risiko kontaminasi air hujan di lapangan.

"Khawatir terkena air hujan, buatan kami memindahkan makanan dari ompreng ke plastik semata-mata," kata Koordinator Kader Posyandu Desa Pasirkadu, Lusi.

Namun, keputusan tersebut tidak sesuai dengan prosedur yang ditetapkan BGN. Menurut Kepala SPPG Karyasari, Dimas Dhika Alpiyan, kejadian tersebut baru diketahui oleh tim SPPG pada 9 Januari 2026, setelah menerima laporan beredar di media sosial.

Sementara itu, BGN telah mengatur standar yang ketat dalam penyajian MBG. Menurut Badan Gizi Nasional (BGN), penyajian Makanan Bergizi Gratis harus menggunakan ompreng dan diperiksa secara teratur untuk memastikan kualitas makanan.

Mengenai kejadian tersebut, Dimas menilai bahwa kegagalan ini dapat mengancam integritas kerja SPPG Karyasari. "Kita harus bersih dari segala tindakan yang tidak sesuai dengan standar dan prosedur yang telah ditetapkan," kata dia.

Sementara itu, Lusi berpendapat bahwa kondisi makanan dalam kantong plastik tidak dapat disimpulkan sebagai makanan tidak layak konsumsi. "Upaya kami adalah untuk menghindari risiko kontaminasi air hujan di lapangan dan bukan untuk menutupi standar penyajian MBG," katanya.

Dalam keseluruhan, kejadian tersebut menjadi peringatan bagi SPPG Karyasari untuk tetap fokus dalam menjalankan tugasnya dengan baik.
 
Makasih banget ya.. Semua orang gini, penipu kantong plastik MBG aja.. Tapi apa yang diartikan dari ini sih? Itu bukannya proses penyajian makanan dalam MBG yang tidak seimbang... Apa kebutuhan utama saat ini adalah untuk lebih fokus pada standar penyajian, tapi siapa tahu juga ada yang benar-benar takut kontaminasi air hujan. Nah, saya pikir itu lebih masalah tentang kurangnya kesadaran dan pengetahuan daripada semuanya yang menyebar kebenaran ini..
 
kira-kira apa yang harus diusahakan oleh SPPG Karyasari? 🤔
mengerti kalau standar yang diatur BGN itu penting, tapi juga ada risiko kontaminasi air hujan nih... bagaimana caranya untuk menghindari masalah ini tanpa menutupi standar penyajian MBG? 💡
perlu adanya evaluasi dan audit untuk memastikan bahwa SPPG Karyasari bisa menjalankan tugasnya dengan baik dan aman bagi konsumen. 📝
 
Okeeerrr... gini ya broooo 🤔. SPPG Karyasari bikin kesalanan besar banget, ya! Membungkus makanan MBG dengan plastik kayaknya tidak tepat, bukan? 🙅‍♂️. Apalagi kalau BGN sudah ngatur standar yang ketat untuk penyajian MBG. Kita harus percaya pada tim SPPG Karyasari yang kerja keras banget untuk memberikan makanan bergizi gratis kepada masyarakat.

Apa yang penting adalah kondisi makanan tidak boleh disimpulkan sebagai makanan tidak layak konsumsi. SPPG Karyasari harus fokus dalam menjalankan tugasnya dengan baik dan tetap sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan. 👍. Jangan biarkan kesalahan kecil-kecilan seperti ini menjadi peringatan bagi tim kerja mereka, broooo! 💪
 
Gue rasa ini ngebawa kenangan ke masa lalu ketika gue masih kecil, gue lihat ibu gue selalu membungkus nasi goreng di bungkus roti, sementara-selama itu nanti masakannya jadi hangus. Sekarang ini lagi gue liat makanan gratis disajikan dengan kantong plastik, siapa tahu kalau plastik itu kontaminasi air hujan kan?
 
Saya rasa biar2 mantab nih.. Makanan MBG harus disajikan dgn ompreng ya, plastik gak bisa dipercaya sama kualitasnya... Siapa yang punya ide kalau harus pakai plastik sampe sini? 🤦‍♀️ Di video itu aku lihat makanan MBG dalam kantong plastik, sih. Tampang makin enak bukan? 😂

Lusi, ibu kader posyandu itu, bilang kalau dia tidak sengaja pakai plastik. Dia coba hindari risiko kontaminasi air hujan di lapangan, tapi gak ada masalah sama standar BGN, yaa... Dan Dimas, Kepala SPPG Karyasari, bilang bahwa kegagalan ini bisa mengancam integritas kerja timnya. Dia juga bilang kalau harus bersih dari segala tindakan yang tidak sesuai dengan standar dan prosedur yang telah ditetapkan.

Saya pikir ini masalah kebersihan, tapi aku rasa kita harus lebih sadar tentang pentingnya penyajian makanan MBG dengan benar. Makanan gratis itu wajib layak dikonsumsi ya...
 
kembali
Top