Sang raja rap Indonesia, Iwa K, kembali membagikan sisi lain dari dirinya setelah ditantang oleh warganet untuk melakukan tes urine. Dalam sebuah postingan Instagram yang menarik perhatian banyak pengikutnya, Iwa K membagikan komentar netizen tersebut.
Saya tak dapat membaca komentar yang ditulis oleh @muhamadre2a itu, tapi saya melihat kalau dia minta pihak kepolisian melakukan tes urine pada dirinya. Apakah dia benar-benar ingin melakukan hal tersebut? Ataukah ini cuma sekedar teka-teki untuk memperbanyak likes di media sosial?
Iwa K menjawab komentar tersebut dengan nada yang menyesuaikan. Dia mengatakan bahwa, nyaris tak pernah menanggapi jika ada warganet yang berkomentar jelek tentang dirinya. Tapi kali ini dia memilih untuk menanggapi dan menerima tantangan dari @muhamadre2a.
Saya penasaran apakah Iwa K benar-benar siap melakukan tes urine? Ataukah dia cuma memakai kalimat-kalimat yang berlebihan untuk memperbanyak likes di media sosial? Dia mengatakan bahwa, jika urinernya positif, dia akan ikut hukum di Indonesia. Tapi, jika negatif, maka @muhamadre2a yang tidak mau urine gue.
Iwa K juga meminta @muhamadre2a untuk berpikir ulang tentang apa yang ingin ditulisnya di media sosial. Dia mengatakan bahwa, kalau tidak punya nyali, mending pikir lagi apa yang mau dia ketik. Dan dalam lanjutan postingannya, Iwa K kembali menantang @muhamadre2a untuk keluar dari persembunyian tersebut dan ikut menyaksikan proses tes urine dirinya.
Saya rasa ini adalah contoh bagus bahwa media sosial dapat membuat kita menjadi pengecut. Maka dari itu, kita harus berpikir lebih bijak sebelum membagikan komentar yang tidak sopan di media sosial.
Saya tak dapat membaca komentar yang ditulis oleh @muhamadre2a itu, tapi saya melihat kalau dia minta pihak kepolisian melakukan tes urine pada dirinya. Apakah dia benar-benar ingin melakukan hal tersebut? Ataukah ini cuma sekedar teka-teki untuk memperbanyak likes di media sosial?
Iwa K menjawab komentar tersebut dengan nada yang menyesuaikan. Dia mengatakan bahwa, nyaris tak pernah menanggapi jika ada warganet yang berkomentar jelek tentang dirinya. Tapi kali ini dia memilih untuk menanggapi dan menerima tantangan dari @muhamadre2a.
Saya penasaran apakah Iwa K benar-benar siap melakukan tes urine? Ataukah dia cuma memakai kalimat-kalimat yang berlebihan untuk memperbanyak likes di media sosial? Dia mengatakan bahwa, jika urinernya positif, dia akan ikut hukum di Indonesia. Tapi, jika negatif, maka @muhamadre2a yang tidak mau urine gue.
Iwa K juga meminta @muhamadre2a untuk berpikir ulang tentang apa yang ingin ditulisnya di media sosial. Dia mengatakan bahwa, kalau tidak punya nyali, mending pikir lagi apa yang mau dia ketik. Dan dalam lanjutan postingannya, Iwa K kembali menantang @muhamadre2a untuk keluar dari persembunyian tersebut dan ikut menyaksikan proses tes urine dirinya.
Saya rasa ini adalah contoh bagus bahwa media sosial dapat membuat kita menjadi pengecut. Maka dari itu, kita harus berpikir lebih bijak sebelum membagikan komentar yang tidak sopan di media sosial.