Pemerintah Jawa Timur memutuskan memperpanjang Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) hingga akhir Januari 2026, sebagai tindak lanjut dari peringatan BMKG Juanda terkait potensi cuaca ekstrem dan puncak musim hujan yang akan berlangsung. Kepala Pelaksana BPBD Jawa Timur Gatot Soebroto menyampaikan bahwa kebijakan perpanjangan OMC merupakan langkah strategis penanganan cuaca ekstrem.
Sejak 1 Januari 2026, operasi OMC telah dilakukan sebanyak tujuh kali, yang meliputi wilayah selatan Jatim, selatan Pulau Madura, dan sejumlah titik di kawasan barat Jatim. Di samping itu, BPBD Jawa Timur juga menjalankan berbagai langkah mitigasi, seperti normalisasi dan pembersihan sungai, kesiapsiagaan personel dan peralatan, serta pelatihan dan peningkatan kapasitas masyarakat.
Menurut Gatot, upaya mitigasi ini dilakukan untuk menekan risiko bencana hidrometeorologi. Sepanjang tahun 2025, BPBD Jawa Timur mencatat terdapat 531 kejadian bencana, di mana mayoritas disebabkan oleh cuaca ekstrem.
BMKG Juanda juga memprakirakan kondisi cuaca ekstrem di wilayah Jawa Timur masih berlanjut hingga Februari 2026. Namun, sebagian besar wilayah telah memasuki puncak musim hujan pada bulan Januari dan diprediksi mencapai sekitar 58 persen curah hujan.
Sejak 1 Januari 2026, operasi OMC telah dilakukan sebanyak tujuh kali, yang meliputi wilayah selatan Jatim, selatan Pulau Madura, dan sejumlah titik di kawasan barat Jatim. Di samping itu, BPBD Jawa Timur juga menjalankan berbagai langkah mitigasi, seperti normalisasi dan pembersihan sungai, kesiapsiagaan personel dan peralatan, serta pelatihan dan peningkatan kapasitas masyarakat.
Menurut Gatot, upaya mitigasi ini dilakukan untuk menekan risiko bencana hidrometeorologi. Sepanjang tahun 2025, BPBD Jawa Timur mencatat terdapat 531 kejadian bencana, di mana mayoritas disebabkan oleh cuaca ekstrem.
BMKG Juanda juga memprakirakan kondisi cuaca ekstrem di wilayah Jawa Timur masih berlanjut hingga Februari 2026. Namun, sebagian besar wilayah telah memasuki puncak musim hujan pada bulan Januari dan diprediksi mencapai sekitar 58 persen curah hujan.