Kelainan Kaki O dan X Pada Anak: Jangan Sepelekan!
Dalam beberapa bulan terakhir, banyak orang tua yang mengeluh tentang masalah kesehatan anaknya. Salah satu masalah yang sering dianggap sebagai bagian dari fase tumbuh kembang yang akan membaik sendiri adalah kelainan bentuk kaki pada anak, seperti kaki O dan kaki X.
Kelainan ini kerap ditemukan pada bayi dan balita, tetapi pada akhirnya harus ditangani oleh para ahli karena dapat menyebabkan komplikasi jangka panjang jika tidak segera ditangani. Diperlukan evaluasi medis lebih lanjut untuk menentukan apakah kelainan ini menetap atau masih bisa membaik dengan sendirinya.
Kaki berbentuk O, juga dikenal sebagai genu varum, adalah kondisi ketika kedua lutut menjauh satu sama lain sehingga membentuk lengkungan menyerupai huruf O. Sementara itu, kaki berbentuk X atau genu valgum ditandai dengan lutut yang saling berdekatan dan pergelangan kaki mengarah ke luar.
Kelainan ini lazim ditemukan pada anak usia tiga hingga empat tahun dan biasanya membaik setelah usia enam hingga tujuh tahun. Namun, pemantauan tetap diperlukan untuk memastikan proses perbaikan berjalan optimal.
Faktor-faktor yang dapat memengaruhi terjadinya kelainan ini adalah defisiensi vitamin D, berat badan berlebih, kelainan bawaan, riwayat trauma, infeksi, tumor tulang, gangguan saraf, hingga penyakit autoimun. Kombinasi faktor tersebut dapat memperberat kelainan dan meningkatkan risiko komplikasi.
Jadi, jangan sepelekan jika anak Anda mengalami kelainan bentuk kaki! Pastikan untuk mengawasi tanda-tanda peringatan seperti bentuk kaki yang tidak simetris, tinggi badan yang cenderung pendek, lengkungan tungkai yang cukup parah, perubahan bentuk yang terjadi sangat cepat, atau adanya kelainan tulang lain. Dengan memantau dan mengintervensi pada awalnya, Anda dapat mencegah komplikasi jangka panjang yang dapat menyebabkan masalah kesehatan serius pada anak Anda.
Dalam beberapa bulan terakhir, banyak orang tua yang mengeluh tentang masalah kesehatan anaknya. Salah satu masalah yang sering dianggap sebagai bagian dari fase tumbuh kembang yang akan membaik sendiri adalah kelainan bentuk kaki pada anak, seperti kaki O dan kaki X.
Kelainan ini kerap ditemukan pada bayi dan balita, tetapi pada akhirnya harus ditangani oleh para ahli karena dapat menyebabkan komplikasi jangka panjang jika tidak segera ditangani. Diperlukan evaluasi medis lebih lanjut untuk menentukan apakah kelainan ini menetap atau masih bisa membaik dengan sendirinya.
Kaki berbentuk O, juga dikenal sebagai genu varum, adalah kondisi ketika kedua lutut menjauh satu sama lain sehingga membentuk lengkungan menyerupai huruf O. Sementara itu, kaki berbentuk X atau genu valgum ditandai dengan lutut yang saling berdekatan dan pergelangan kaki mengarah ke luar.
Kelainan ini lazim ditemukan pada anak usia tiga hingga empat tahun dan biasanya membaik setelah usia enam hingga tujuh tahun. Namun, pemantauan tetap diperlukan untuk memastikan proses perbaikan berjalan optimal.
Faktor-faktor yang dapat memengaruhi terjadinya kelainan ini adalah defisiensi vitamin D, berat badan berlebih, kelainan bawaan, riwayat trauma, infeksi, tumor tulang, gangguan saraf, hingga penyakit autoimun. Kombinasi faktor tersebut dapat memperberat kelainan dan meningkatkan risiko komplikasi.
Jadi, jangan sepelekan jika anak Anda mengalami kelainan bentuk kaki! Pastikan untuk mengawasi tanda-tanda peringatan seperti bentuk kaki yang tidak simetris, tinggi badan yang cenderung pendek, lengkungan tungkai yang cukup parah, perubahan bentuk yang terjadi sangat cepat, atau adanya kelainan tulang lain. Dengan memantau dan mengintervensi pada awalnya, Anda dapat mencegah komplikasi jangka panjang yang dapat menyebabkan masalah kesehatan serius pada anak Anda.