Jamdatun Bersaksi di Sidang Ekstradisi Paulus Tannos

Berdasarkan informasi yang diberikan Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Anang Supriatna, Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun), R. Narendra Jatna, menjadi saksi dalam sidang ekstradisi buron Paulus Tannos di Singapura. Hal ini karena Jamdatun memiliki kompetensi dan wewenang untuk menjelaskan proses hukum di Indonesia.

Narendra memberikan keterangan di Sidang Ekstradisi tersebut untuk menjelaskan Undang-Undang Tipikor dan kerugian negara. Kepada Anang Supriatna, yang mengatakan bahwa pemilihan Narendra dilakukan setelah koordinasi dan diskusi dengan otoritas Singapura.

Berdasarkan hasil rekomendasi dari AG-Singapura, mereka meminta sebaiknya Jamdatun memberikan keterangan. Selain itu, Sidang Ekstradisi di Singapura akan segera dilanjutkan pada 4-5 Februari 2026.
 
Gampang banget kan, R Narendra Jatna jadi saksi di sidang ekstradisi di Singapura! Saya penasaran kenapa sih dia jadi saksi, tapi sepertinya dia punya kompetensi yang bagus untuk menjelaskan Undang-Undang Tipikor dan kerugian negara. Saya percaya bahwa Jamdatun punya keterampilan yang baik dalam menjelaskan hal-hal itu, terutama karena dia memiliki wewenang yang tepat untuk menjelaskannya. Saya rasa ini akan membantu agar proses ekstradisi berjalan lancar dan efektif di Singapura! 🤩
 
Gue penasaran dengan kejadian ekstradisi buron Paulus Tannos ke Singapura. Gue pikir ini akan menggoda perhatian banyak orang, tapi gue rasa tidak ada yang jelas banget. Kepada saksi Jamdatun, gue berharap dia dapat menjelaskan dengan jelas apa yang dilakukannya di dalam sidang ekstradisi itu 🤔. Gue juga curious tentang Undang-Undang Tipikor dan kerugian negara yang dibicarakan oleh Narendra, tapi gue masih belum paham apa artinya secara umum. Segera saja, gue akan mencari informasi lebih lanjut tentang hal ini 😄.
 
Saya pikir pemerintah Indonesia harus lebih terbuka tentang sebenarnya alasan mengapa R. Narendra Jatna dipilih sebagai saksi di sidang ekstradisi tersebut. Apakah benar-benar karena kompetensinya saja, atau ada sesuatu yang tidak terungkap? Saya ragu-ragu kalau siapa pun yang dipilih untuk duduk di meja penasihat tersebut harus memiliki alasan yang lebih jelas. Dan apa dengan kehadiran AG-Singapura lagi? Apakah ini bukan lagi tentang koordinasi dan diskusi? Saya pikir kita harus lebih waspada terhadap hal-hal seperti ini, supaya tidak ada kecurangan dalam proses hukum...
 
Kalau gini sih, R Narendra Jatna kayaknya harus lebih teliti nih, bermakna "Tata Usaha Negara" itu kayaknya salah ejaan, kira-kira harus "Tata Usaha Republik Indonesia". Yang jadi Jaksa Agung Muda Perdata nih, dia harus punya kesabaran yang cukup untuk menjelaskan proses hukum di Indonesia. Saya pikir ini akan membantu banyak orang yang nggak paham apa-apa.
 
Nah aku penasaran siapa Paulus Tannos? Apakah dia orang yang salah atau apa sih? Aku pikir kalau orang Indonesia yang melanggar hukum pasti harus dibawa ke pengadilan, tapi di sini dia dipanggil ke Singapura dan harus memberitahu apa-apa. Aku tidak faham siapa Jamdatun dan apa pekerjaannya, tapi aku harap jelasnya di sini bisa membuat aku paham.
 
📰💼 kayaknya gini ya, sidang ekstradisi bule Paulus Tannos saking Amerika harus dikejar sama Indonesia karena tipikor yang dia lakukan terhadap negara kita. tapi apa lagi yang bisa kita lakukan sih? 🤷‍♂️ mungkin Jatna yang saksi di sidang ekstradisi itu bisa bantu kita ketahui lebih dulu tentang kerugian negara yang dialami karena tindakan bule itu.

dan kayaknya pihak Indonesia dan Singapura kolaborasi untuk penanganan kasus ini. sih udah baik banget jadi seperti itu, sehingga kita tidak perlu khawatir lagi tentang dampak tindakan Paulus Tannos di Indonesia 🙏.
 
heyo bro, kayaknya jamdatun saktu main peran penting dalam ekstradisi paulus tannos, tapi apa sih yang dibawa oleh jamdatun di sidang itu? 🤔 aku rasa kayaknya ada kekurangan informasi yang jelas tentang apa yang dilakukan jamdatun di Indonesia dan bagaimana dia sambut dengan proses ekstradisi di Singapura. tapi aku ngga bisa tidak bersemangat, karena kalau jamdatun mau main peran utama dalam proses hukum ini, itu pasti akan menjadi hal yang sangat menarik! 🚀
 
Keren sih kalau Jatna bisa menjadi saksi di sidang ekstradisi Paulus Tannos di Singapura! 🤝 Semoga dia bisa memberikan klarifikasi tentang Undang-Undang Tipikor yang bikin negara kehilangan banyak uang 🤑
 
Saya penasaran apa yang akan terjadi ketika mereka membawa Paulus Tannos ke Indonesia nanti. Saya rasa ini merupakan langkah besar dalam menjawab pernyataan Paulus tentang kerugian negara.

Tapi, aku juga penasaran bagaimana proses hukum ini akan berjalan di Indonesia. Apakah mereka sudah siap untuk menangani kasus yang bisa menarik perhatian internasional? Saya harap tidak ada kesalahan yang akan membuat Semua Gagal! 🤔💼
 
Siapa tahu nanti Paulus Tannos udah jadi orang apa. Nanti siapa yang bakal jadi saksi? Jamdatun udah gak percaya diri lho. Anang Supriatna bilang koordinasi dengan Singapura, tapi siapa lagi yang bertanggung jawab di Indonesia? Masih banyak kerugian negara di tahun ini...
 
Hehehe, gue penasaran sih nih, kenapa Indonesia harus menanggung beban ini? Jamdatun kalau udah punya kompetensi yang lebih besar, mengapa harus lagi saksi di Singapura? Gue rasa biaya yang dikeluarkan oleh negara tidak kecil banget! 🤑

Gue juga penasaran sih nih, apa itu Undang-Undang Tipikor? Gue tidak pernah terdengar sebelumnya, apalagi kenapa kita harus berbicara tentang hal ini di Singapura? 😕

Tapi gue setuju dengan Anang Supriatna, kalau pemilihan Jamdatun dilakukan setelah koordinasi dan diskusi dengan otoritas Singapura, itu tidak salah. Gue rasa ini adalah contoh bagus dari kerja sama internasional! 🤝
 
kembali
Top