DPR kayaknya kaget banget kalau Adies Kadir terlambat, gini aja dia punya kelemahan tapi dia juga bisa jadi yang baik banget! Maksudnya apa sih DPR mau menggantinya dengan siapa? Mungkin ada calon yang lebih bagus lagi, tapi aku rasa kalau DPR harus lebih teliti dalam pilihannya.
Kalau DPR mau memberi pengawasan terhadap hakim konstitusi, itu kayaknya tidak masalah, tapi harus diatur agar tidak berlebihan ya? Jangan seperti Ganteng Indonesia, gini aja dia keren banget, tapi ternyata dia juga bodoh banget!
Aku rasa DPR harus lebih fokus dalam menseimbangkan kebutuhan ketimbang keinginan pribadi. Karena kalau tidak, semua bisa jadi kabur dan berantakan seperti film Horor Indonesia yang pernah aku tonton sebelumnya.