Jalur Kilat Adies Kadir Jadi Calon Hakim MK Gantikan Inosentius

Penggantian Calon Hakim MK yang Terjadi Tanpa Penjelasan

Dalam rapat singkat, Komisi III DPR mengangkat Adies Kadir sebagai pengganti Arief Hidayat yang akan memasuki masa pensiun. Namun, perubahan ini terjadi tanpa penjelasan dari para anggota Komisi III tersebut.

Adies Kadir, seorang Wakil Ketua DPR aktif dari Fraksi Partai Golkar, sempat menimbulkan kontroversi pada gelombang demo DPR akhir Agustus 2025. Dia juga menjadi sorotan publik setelah menyatakan pendapat soal tunjangan rumah DPR yang kemudian membuatnya dinonaktifkan oleh partainya.

Meskipun telah dinyatakan tidak bersalah, Adies Kadir hingga saat ini belum pernah muncul di depan publik atau wawancara media. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar Sarmuji mengatakan bahwa Adies telah mengundurkan diri dari partai, namun tidak menjelaskan kapan ex-anggota ini mengundurkan diri.

Komisi III DPR belum menyetujui pergantian calon hakim MK pengganti Arief dari Inosentius ke Adies. CNNIndonesia.com telah menghubungi Ketua Komisi III Habiburokhman dan Inosentius, namun tak mendapat respons.

Perubahan ini menimbulkan pertanyaan apakah ada keragaman pendapat di antara para anggota Komisi III DPR yang kemudian membuat mereka memilih Adies sebagai calon hakim MK pengganti Arief.
 
adie siapa nih? keren banget dia dipilih oleh komisi iii, tapi gak ada penjelasan dari mereka sih, sihnya kayaknya ada keragaman pendapat di kalangan anggota komisi iii yang membuat mereka memilih adie... tapi kenapa lagi tidak ada penjelasan? apa yang bikin para anggota komisi iii agak gelap hati? semoga adie dapat menjadi hakim MK yang baik 🙏🏼
 
Eh, gue pikir kalau komisi III DPR ini kayak sekolah, siapa yang mau duduk di meja panasnya bisa jadi orang yang kaya dan punya kontroversi, apa? Adies Kadir ini seperti anak papan keping, gue rasa dia masih harus belajar ngatur dirinya dulu sebelum ngerjai menjadi hakim MK 🤣. Dan kenapa gue pikir kalau ada keragaman pendapat di komisi III DPR? Karena siap-siap ada yang mau jadi calon hakim MK, tapi gue rasa mereka harus ngulang-ngulang ulang proses pilihannya dulu, ya... 😂.
 
🤔👮‍♂️ Mampu aja gan, pemerintah gak perlu jelasin kenapa Adies kembali bermain di lapangan 🏀. Saja sekali dia sudah diangkat, apa yang dibutuhkan lagi? 😂🙄
 
Hehehe, gini ni ya... kalau tidak ada penjelasan, ari siapa pula nanti mantap ke mana? 😂 Maksudnya apa sih, para anggota Komisi III DPR ini, tapi gak mau ngobrol tentang hal ini, aja nggak rasanya jujur. Adies Kadir punya riwayat yang kaya banget, dari demo hingga tunjangan rumah, itu semua terjadi tanpa penjelasan apa-apa. Maksudnya sih, kalau mau dipilih, gak perlu nggak ngobrol dulu. Sementara Adies sendiri, kabar gembira banget sama partainya, tapi gak tahu apakah benar atau tidak, ades nanti bisa jadi numpang nama saja. 🤔
 
adik kawan, seru banget sih kalau penggantian kalom hakim MK jadi rahasia... harus ada penjelasan dulu sebelum diangkat ke posisi yang penting seperti itu 🤔. kalau gak ada transparansi ini pasti jadi semacam korupsi tapi kalau ada maka bagus sekali kita lihat siapa yang memilihnya dan mengapa mereka memilih adies dari golkar ini 😕.
 
Maksudnya siapa sapa punya pendapat sendiri kalau nanti ganti pas, siapa yang tidak percaya siapa 🤷‍♂️. Tapi apa sih yang penting adalah komisi ini bisa bekerja dengan baik dan tidak ada kerumunan yang ngerasa makin panas 🍃💨. Maksudnya Adies Kadir kayaknya bisa jadi pengganti Arief Hidayat ini, tapi apa sih siapa yang memutuskan kalau dia siap utk jadi calon hakim MK? 🤔👮‍♂️
 
Gak bisa jadi nggak ada teka-teki di balik perubahan ini, kan? Kenapa Adies harus diangkat tanpa penjelasan? Nggak ada yang tahu apa yang sebenarnya terjadi di dalam Komisi III DPR. Saya harap para anggota Komisi III DPR bisa jujur dengan publik tentang alasan mereka memilih Adies sebagai pengganti Arief, tapi malah kebanyakan nggak menjawabnya 😒. Ini membuat banyak orang curiga dan tidak percaya. Mungkin kita harus menunggu jawaban yang pasti dari Komisi III DPR atau lembaga lain.
 
Mereka bilang, giliran berbagi kesempatan, tapi bagaimana kalau kita semua bisa bersatu dan tidak ada yang dipaksa? Itu kunci, kan? Mencari jalan tengah, tidak harus memilih antara ini atau itu. Aku pikir para anggota Komisi III DPR harus lebih bijaksana lagi, cari solusi bersama-sama bukan dengan memaksa orang ke tempat yang salah. Yang penting adalah adil dan benar, bukan siapa yang memenang.
 
Saya pikir ini salah pilihan. Kalau siapa pun ada kekurangan, kenapa harus dipanggil untuk menjadi hakim? Mereka itu sudah berpengalaman dalam menangani kasus-kasus yang kompleks di DPR. Saya bingung dengan penggantian yang terjadi tanpa penjelasan. Apakah ini hanya karena ada tekanan dari partai atau apa? Saya ingin tahu lebih banyak tentang alasan di balik keputusan ini 🤔
 
ada kabar gembira, tapi jangan terlalu cepat bersemangat, ya! kalau keragaman pendapat itu benar, maka bukan berarti kita harus meresepi kesalahan para anggota Komisi III DPR yang memilih Adies sebagai pengganti Arief. tapi apa yang perlu kita lakukan adalah kita cari tahu lebih banyak tentang alasan mereka memilih Adies. mungkin ada alasan yang sebenarnya yang kita tidak ketahui, ya! dan apa yang penting adalah komisi tersebut sudah menetapkan pemilihan baru untuk calon hakim MK pengganti Arief. jadi, mari kita fokus pada hal itu saja dan tidak terburu-buru merasa kesal atau sedih.
 
ada yang nggak percaya kan kalau penggantian arief hilang tanpa penjelasan dari komisi itu sendiri. apa yang terjadi di balik semuanya? kayaknya ada keragaman pendapat di dalam komisi ini, tapi apakah mereka bisa memberitahu kita apa yang terjadi di balik keputusan ini? adies kadir ternyata memiliki sejarah kontroversi, tapi kenapa komisi ini masih memilih dia sebagai pengganti arief? kayaknya perlu diarahkan pengetahuan lebih banyak tentang proses pemilihan calon hakim MK. 🤔
 
Hmm, siapa lagi yang bisa menggantikan arief hidayat? aku pikir adies kadir kurang tepat kok... saya ga tahu sih apa yang terjadi di komisi iii, tapi aku yakin kalau gak ada penjelasan yang jelas, ini pasti tidak akan berjalan dengan lancar... oh iya, saya baru nonton drama mako merdeka yang enak sekali...
 
Gak percaya apa yang terjadi dibeberapa hari ini, adik aku bilang pertanyaan di balik perubahan tersebut siapa? Ngomong-ngomong akrab dengan Calon Hakim baru, kenapa aja Komisi III DPR nggak mau memberitahu apa-apa? Aku pikir kalau ada yang mengancam Arief, maka harus ada yang menjelaskan. Lho!
 
ada rasa penasaran deh, kenapa kalau penggantian adies tanpa penjelasan? gimana caranya dia bisa dipilih tanpa ada rasa keragaman pendapat di antara para anggota komisi III DPR? apa benar adies sudah mengundurkan diri dari partai golkar? tidak ada jawaban dari sarmuji, tapi sudah dikatakan ya. ini menimbulkan keraguan, apakah para anggota komisi III DPR hanya memilih adies karena alasan yang tidak jelas atau mungkin ada teka-teki di balik ini.
 
Kasus ini agak curiga, kan? Kalau siapa saja tahu keadaan di dalam Komisi III DPR, tapi gak mau ngomongin... Apa yang terjadi sebenarnya? Masa ada keragaman pendapat di antara anggota itu ya? Kalau benar, gak bisa dipungut tawadha. Dan siap-siap aja kalau Adies ini nanti jadi hakim MK... Karena rasanya kalau dia masih kasus tunjangan rumah, saya penasaran bagaimana dia bisa jadi hakim.
 
Makin seru sih, kenapa komisi III DPR nggak mau nggabungin Adies sama Inosentius? Mungkin ada hal penting yang terlewatkan di belakang layar ya? Akan lebih baik kalau mereka jelas nggabungin atau nggabungin aja. Tapi, apa artinya kalau komisi III DPR mau memilih Adies tanpa penjelasan? Mungkin ada hal-hal yang tidak kita ketahui sih 🤔
 
aku rasa ini nggak konsisten banget, dulu arief disebutkan harus pensiun dan sekarang kenapa lagi ada perubahan? apakah ada yang salah sama sekali dengan Adies yang dipilih? aku suda penasaran sih mengenai alasan mengapa para anggota Komisi III DPR memilih Adies tanpa penjelasan. kalau nggak adanya keragaman pendapat, kenapa lagi ada perubahan seperti ini?
 
kembali
Top