Kerusakan Struktur Pelabuhan Tanjung Buton Runtuh, Siapa yang Mendukung?
Riau (Tirto.id) - Selama bulan Juli 2025 sampai Desember lalu, kondisi pelabuhan Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB) di Kampung Sungai Rawa, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Provinsi Riau semakin mengejutkan. Dalam bulan Juli, pihak KSOP menyatakan bahwa struktur pelabuhan mengalami deformasi. Kemiringan struktur itu meningkat hingga bulan Desember dan akhirnya mencapai kurang lebih 40 sentimeter pada sisi kiri pelabuhan.
Ternyata, kerusakan struktur ini semakin buruk hingga bagian tengah pelabuhan terputus sepanjang ±50 meter pada titik koordinat 0°55'57,47874 N dan 102°18'11,58816 E. Selama ini, pelabuhan tersebut telah beroperasi sebagai sarana pemuatan cangkang dari area stockpile ke kapal.
Berdasarkan keterangan Kasat Polairud Polres Siak, AKP Irva Donny, di awal kerusakan ini terjadi pengamanan dan patroli perairan untuk memastikan tidak ada korban jiwa serta mencegah masyarakat mendekati area yang berpotensi membahayakan. Namun, pihak KSOP masih mengajukan penolakan.
Beberapa jam sebelum pelabuhan terputus, petugas sempat memasang tanda larangan masuk di area tersebut. Seorang saksi menyatakan bahwa saat kejadian ia sedang memperbaiki mesin genset di atas pelabuhan. Tak lama kemudian, struktur pelabuhan ambruk sehingga satu unit mobil dan satu sepeda motor ikut tercebur ke laut.
Penanganan lanjutan ini akan ditangani oleh Polres Siak yang telah mengerahkan personel untuk melakukan pengamanan dan pengawasan di lokasi. Dalam pengawasan, pihak aparat tersebut telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait.
Kapolres Siak mengimbau masyarakat agar tidak mendekati area pelabuhan yang mengalami kerusakan dan mematuhi seluruh imbauan petugas demi keselamatan bersama. Hingga saat ini, lokasi Pelabuhan Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB) masih ditutup sementara dalam pengawasan aparat kepolisian serta instansi terkait.
Riau (Tirto.id) - Selama bulan Juli 2025 sampai Desember lalu, kondisi pelabuhan Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB) di Kampung Sungai Rawa, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Provinsi Riau semakin mengejutkan. Dalam bulan Juli, pihak KSOP menyatakan bahwa struktur pelabuhan mengalami deformasi. Kemiringan struktur itu meningkat hingga bulan Desember dan akhirnya mencapai kurang lebih 40 sentimeter pada sisi kiri pelabuhan.
Ternyata, kerusakan struktur ini semakin buruk hingga bagian tengah pelabuhan terputus sepanjang ±50 meter pada titik koordinat 0°55'57,47874 N dan 102°18'11,58816 E. Selama ini, pelabuhan tersebut telah beroperasi sebagai sarana pemuatan cangkang dari area stockpile ke kapal.
Berdasarkan keterangan Kasat Polairud Polres Siak, AKP Irva Donny, di awal kerusakan ini terjadi pengamanan dan patroli perairan untuk memastikan tidak ada korban jiwa serta mencegah masyarakat mendekati area yang berpotensi membahayakan. Namun, pihak KSOP masih mengajukan penolakan.
Beberapa jam sebelum pelabuhan terputus, petugas sempat memasang tanda larangan masuk di area tersebut. Seorang saksi menyatakan bahwa saat kejadian ia sedang memperbaiki mesin genset di atas pelabuhan. Tak lama kemudian, struktur pelabuhan ambruk sehingga satu unit mobil dan satu sepeda motor ikut tercebur ke laut.
Penanganan lanjutan ini akan ditangani oleh Polres Siak yang telah mengerahkan personel untuk melakukan pengamanan dan pengawasan di lokasi. Dalam pengawasan, pihak aparat tersebut telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait.
Kapolres Siak mengimbau masyarakat agar tidak mendekati area pelabuhan yang mengalami kerusakan dan mematuhi seluruh imbauan petugas demi keselamatan bersama. Hingga saat ini, lokasi Pelabuhan Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB) masih ditutup sementara dalam pengawasan aparat kepolisian serta instansi terkait.