Pemerintah kembali mengklaim bahwa seluruh ruas jalan nasional di Sumatra sudah kembali beroperasi dengan normal setelah bencana yang melanda wilayah tersebut. Namun, terutama bagi jalan provinsi dan daerah sementara masih dalam tahap perbaikan.
Dalam konferensi pers yang digelar di kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Juru Bicara Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Amran mengatakan bahwa semua jalan nasional sudah berfungsi. Ia juga menekankan bahwa ada 11 agenda prioritas yang akan dilaksanakan, termasuk pembersihan lumpur, perbaikan akses darat, fasilitas kesehatan, pendidikan, infrastruktur, dan perekonomian.
Dalam kesepuluhnya, Amran mengatakan bahwa satgas akan mempersiapkan diri untuk menghadapi bulan suci Ramadan dengan cara pengurangan pengungsi sebelum bulan puasa. Ia juga menekankan pentingnya optimalisasi Media Center untuk menyampaikan update data.
Sementara itu, Wakil Kepala Perencanaan dan Pengendalian Posko Nasional Satgas Dody M. Taufik mengatakan bahwa 11 prioritas yang ditargetkan dapat segera terselesaikan sebelum bulan Ramadan. Ia juga menekankan bahwa pasukan TNI terlibat dalam proses percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, dengan minimalisasi pasukan yang diterjunkan sebanyak 27.657 orang dari Aceh, Sumut, maupun Sumbar.
Jadi, itu penjelasan tentang kondisi jalan nasional di Sumatra setelah bencana. Apakah ada hal lain yang ingin kami ketahui?
Dalam konferensi pers yang digelar di kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Juru Bicara Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Amran mengatakan bahwa semua jalan nasional sudah berfungsi. Ia juga menekankan bahwa ada 11 agenda prioritas yang akan dilaksanakan, termasuk pembersihan lumpur, perbaikan akses darat, fasilitas kesehatan, pendidikan, infrastruktur, dan perekonomian.
Dalam kesepuluhnya, Amran mengatakan bahwa satgas akan mempersiapkan diri untuk menghadapi bulan suci Ramadan dengan cara pengurangan pengungsi sebelum bulan puasa. Ia juga menekankan pentingnya optimalisasi Media Center untuk menyampaikan update data.
Sementara itu, Wakil Kepala Perencanaan dan Pengendalian Posko Nasional Satgas Dody M. Taufik mengatakan bahwa 11 prioritas yang ditargetkan dapat segera terselesaikan sebelum bulan Ramadan. Ia juga menekankan bahwa pasukan TNI terlibat dalam proses percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, dengan minimalisasi pasukan yang diterjunkan sebanyak 27.657 orang dari Aceh, Sumut, maupun Sumbar.
Jadi, itu penjelasan tentang kondisi jalan nasional di Sumatra setelah bencana. Apakah ada hal lain yang ingin kami ketahui?