Gue rasa aja, pengamanan yang ada di ruang sidang itu sudah cukup ya... tapi, mungkin kehadiran TNI buat penasihat hukum Makarim jadi gak nyaman atau apa? Gue pikir mungkin ada cara lain untuk menangani kasus ini, kalau nggak harus melibatkan TNI. Jadi, gue rasa aja, kalau bisa saja ada kerjasama yang lebih baik antara pengadilan dan Tim Penasihat Hukum Makarim. Gue khawatirin kehadiran TNI itu buat korupsi kasus ini jadi terlalu berat...