Jaksa Minta Izin Majelis Hakim untuk Sita Aset Nadiem Makarim

Jaksa menuntut Nadiem jadi penjahat besar, tapi tidak bisa membuktikan hal itu. Jaksa meminta izin untuk menyita aset Nadiem, tapi Nadiem punya tim hukum yang mengatakan semua ini adalah permainan untuk menggigit dan tidak ada bukti yang cukup untuk menghukumnya.
 
Nah bro, kalau Jaksa benar-benar ingin ngerama-rama dengar Nadiem, dia punya banyak kesempatan untuk itu 🙄. Tapi apa yang terjadi, Nadiem tetap bisa berdiri sendiri dengan tim hukumnya yang kuat 👍. Aset Nadiem tidak akan pernah disita tanpa bukti yang cukup, bro! Jaksa justru harus fokus pada melakukan pekerjaannya yang benar dan tidak main-main dengar korban.

Saya pikir ini bisa dianggap sebagai ujian bagi Jaksa untuk menunjukkan bahwa mereka benar-benar profesional dalam melakukan penuntutan. Tapi Nadiem sendiri, dia masih bisa menjadi contoh bagus bagi kita semua tentang bagaimana cara bekerja keras dan tidak pernah menyerah 💪. Mari kita doa agar Jaksa bisa menjadi lebih baik dan tidak membuat kesalahan lagi 🤞.
 
Danggu ya, Nadiem gue pikir dia masih bisa dihindari apa lagi. Jaksa kayaknya justru menunjukkan kalau dia terlalu mudah terpengaruh dengan kasus-kasus yang terlalu kompleks dan berantai. Nadiem punya tim hukum yang pintar banget, saya yakin mereka akan bisa menghindari semua isu ini. Dan apa lagi, kalaujaksa ingin menyita asetnya dia harus bisa membuktikan apa dia sudah memiliki bukti yang cukup. Tapi kalau tidak, maka Jaksa harus kembali lagi ke tempat pertamanya ya...
 
Maksud apa kalau Jaksa menuntut Nadiem jadi penjahat besar? Udah cuma kasus korupti kecil aja, kan? Beliau punya tim hukum yang pintar banget, kayaknya udh siap terhadapJaksa. Kalau benar-benar ada bukti, pasti Jaksa bisa membuktikan. Tapi kalau hanya sekedar permainan, toh Jaksa malah bikin reputasi Nadiem jadi koruptor kecil-kecilan. Aku rasa Jaksa harus fokus lebih pada hal lain, seperti kasus-kasus yang benar-benar membuat masalah besar bagi masyarakat.
 
Saya pikir si Nadiem ini benar-benar terjebak dalam sistem tersebut 🤔. Jaksa memang bisa menuntut dia, tapi apa yang dibawa jaksa itu? Bukti-bukti yang tipis dan tidak cukup untuk menghukum seorang orang biasa. Saya ragu-ragu kalau ini benar-benar kasus tentang kejahatan Nadiem atau siapa yang mau terlibat dalam permainan politik yang konyol ini 😂.

Saya bayangkan jika kita ganti Nadiem dengan salah satu politisi besar, kayaknya tidak akan ada yang menuntut mereka. Saya pikir ini adalah contoh bagus dari sistem yang tidak adil dan memilih siapa yang harus terjebak dalam permainan politik. Maka dari itu, saya harap Jaksa bisa membawa bukti-bukti yang lebih kuat sebelum membuat tuduhan-tuduhan mereka 🤷‍♂️.
 
ini gak benar lah.. Jaksa itu terlalu serius, nanti gak mau ngerasa emosi juga kayaknya. tapi apa yang terjadi dengarkan kalau Nadiem benar-benar melakukan sesuatu yang salah? tapi sekarang kalau dia menjadi target Jaksa, semua harus dipukul-pukil dan tidak ada kesempatan untuk menjelaskan dirinya sendiri. ini gak adil sama sekali.. Nadiem itu orang yang punya visi jangka panjang, tapi sekarang dia harus dihancurkan oleh Jaksa karena ingin memenangkan kasus. tapi kalau buktinya benar-benar ada, aku akan mendukungnya juga...
 
Maksud apa sih kalau Jaksa ingin menuntut Nadiem jadi penjahat besar? Itu kayak giliran aja, nggak adanya bukti yang cukup. Saya pikir Nadiem tidak perlu khawatir, dia punya tim hukum yang pintar juga. Mereka akan membuatnya menang. Jaksa hanya ingin bikin drama dan menggigit perasaan orang lain. Tapi ini kayak aja-ajah, nggak ada hasilnya. Saya rasa Jaksa harus fokus pada kasus-kasus yang sebenarnya penting, bukan jadi penunggu pintu. Saya tidak percaya kalau Nadiem adalah penjahat besar, tapi saya juga tidak memiliki bukti yang cukup untuk membantunya. Mungkin saja ini semua hanya sebuah kesalahpahaman? 🤔
 
Gue pikir nih, Jaksa sedang ngasuh permainan yang salah. Mereka menuntut Nadiem jadi penjahat besar, tapi ternyata mereka tidak punya bukti yang cukup. Kalau benar-benar ada proof bahwa Nadiem melakukannya, siapa yang bilang Jaksa bisa tahu? Jaksa hanya meminta izin untuk menyita aset Nadiem, tapi ternyata Nadiem punya tim hukum yang kayaknya sudah siap. Mereka bilang ini adalah permainan untuk menggigit dan tidak ada bukti yang cukup untuk menghukumnya. Gue rasa Jaksa harus fokus pada hal-hal yang benar, bukan membuat Nadiem jadi target. Kalau gue harus memilih, gue bilang Jaksa lebih sering sekali salah dalam kasus-kasus ini 😐
 
Gue rasa Jaksa ni terlalu serius ya? Mereka mau menuntut Nadiem jadi penjahat besar sekedar karena dia kalah dalam pertandingan politik, tapi apa sih buktinya? Gue pikir ini seperti permainan yang nggak adil, Jaksa mau menyita asetnya, tapi kalau dia benar-benar ada bukti, gak usah lama-lama. Nadiem punya tim hukum yang cerdas, jadi gak heran sih kalau mereka bilang ini semua adalah permainan.
 
Gue rasa Jaksa lagi kalah lagi, kayaknya tidak ada bukti yang cukup untuk menuntut Nadiem jadi penjahat besar. Aset-aset yang dimintaJaksa itu bisa dibicarakan sebagai hasil bisnis Nadiem, tapi gak ada bukti bahwa dia lakukan hal-hal ilegal. Apa yang penting adalah Nadiem memiliki tim hukum yang cukil, kayaknya mereka sudah siap untuk menggigit jaksa ini 😂. Gue yakin Jaksa harus fokus pada hal-hal yang sebenarnya berdampak besar ke masyarakat, bukan hanya menuntut seseorang jadi penjahat besar tanpa bukti yang cukup.
 
Kalau siapa tahu, Jaksa itu nggak bisa jujur sih... Mereka cuma nanti mau menyeret Nadiem ke dalam masalah yang lebih besar, tapi gini tidak ada bukti... Saya pikir ini semua cerita yang dibuat oleh pihak yang ingin mengancam kekuasaan Nadiem, tapi kayaknya Nadiem punya strategi sendiri... Dia tahu kalau dia harus menghadapi permainan ini, dia akan segera melawan dengan menyusun tim hukum sendiri. Ini bukan soal siapa yang benar atau salah, tapi tentang siapa yang berani untuk menyerang dan siapa yang punya strategi yang cerdas... 🤔
 
Apa kabar ini, mantap aja Jaksa ini, kayak gila ingin menuntut Nadiem jadi penjahat besar tuh. Tapi gimana kalau bukan cuma permainan ya? Ndiem jujur-benar, semua ini seperti main game yang dimainkan oleh tim hukumnya, tapi ada batas ya. Tidak ada bukti yang cukup untuk menghukumnya, kayak gini Jaksa ini tidak punya alasan yang kuat lagi. Aku rasa Jaksa ini hanya ingin membuat drama tuh, nggak ada tujuan lainnya.
 
Kasus Nadiem makanya kayak banget aja... Jaksa tuh selalu bikin gokil, tapi ternyata tidak bisa membuktikan apa-apa. Aset Nadiem itu kayak milik umat, tapi jaksa tuh meminta izin untuk menyitasinya. Nanti apa kalau bukti masih nggak ada? Kalau benar-benar penjahat besar seperti dianggap, kenapa jaksa tuh tidak punya bukti yang cukup? Seringkali gokil kayak ini hanya bikin korban merasa dibawa omong kosong. Nadiem itu kayak umat biasa, dia tidak perlu menjadi penjahat besar untuk mendapatkan perlindungan hukum. Jaksa tuh harus lebih berhati-hati dan fokus pada bukti yang cukup sebelum meminta izin untuk menyita aset seseorang 😐
 
Gue rasa Jaksa itu terlalu cepat membuat tuduhan besar-besaran, tapi gak ada bukti yang tulus. Nadiem pasti punya alibi yang bagus dan tim hukumnya tahu apa yang harus dilakukan. Aset-aset Nadiem itu jelas tidak bisa digunakan sebagai alasan untuk menuduhnya menjadi penjahat besar, karena gak ada bukti yang cukup untuk membuktikan hal itu. Gue rasa Jaksa itu lebih buta matanya daripada kita semua, karena tidak bisa melihat kebenaran di depan wajah. Jadi, gue rasa Nadiem itu bersih dan tidak perlu khawatir, tapi Jaksa ini harus banyak yang belajar dari kesalahan-kesalahannya 😒
 
Gue rasa Jaksa terlalu cepat menuntut Nadiem, kayaknya gak ada bukti yang cukup ya? Gue melihat news ini dan rasanya Nadiem dihantam tanpa adanya penjelasan yang jelas apa yang membuat Jaksa ingin menunturnya. Gue pikir ini seperti permainan besar, tapi sebenarnya gak ada bukti yang cukup untuk menghukumnya. Nadiem memang punya kekayaan yang banyak, tapi gue rasa itu tidak berarti dia adalah penjahat besar ya? Gue berharap Jaksa bisa memberikan penjelasan yang lebih jelas tentang alasan mereka ingin menuntur Nadiem ini. [https://www.republika.co.id/news/br...besar-tapi-tidak-bisa-membuktikannya-1434569)
 
Ndiak aja kayaknya udah berasa ngeliat kan? Jaksa menuntut dia jadi penjahat besar, tapi nggak bisa membuktikan apa-apa. Aset-aset dia punya di mana sih? Ndiak kalau jaksa belum bisa membuktikan, maka tidak ada alasan untuk menyita asetnya, deh. Ndiak juga kayaknya sudah ngerti kan, permainan ini kayaknya bukan untuk menggigit, tapi bagaimana cara jadi korban yang benar. Ndiak rasa jaksa udah gila aja, tadi kayaknya udah capek banget nunggu hasilnya dari sidang itu.
 
Wahhh, apa kira-kira Jaksa pikirin dengerin siapa-siapa? Nadiem ini bukannya penjahat besar, tapi malah korban kecurangan sistem yah! Kalau Jaksa itu masih percaya diri kalau bisa menyita asetnya, tapi Nadiem punya tim hukum yang pintar, tentu akan mengatakan semua ini adalah permainan untuk menggigit dan tidak ada bukti yang cukup. Nadiem ini bukannya orang berpenjahatan, tapi korban keadilan sistem yah! Saya rasa Jaksa itu gini-bini, kalau kan Nadiem sudah banyak membantu masyarakat dan menjadi wakil rakyat yang baik. Asetnya siapa tahu nanti bisa digunakan untuk kebaikan orang lain, bukan cuma berdiam-diam sambil menunggu Jaksa-nya masuk akal 🤔👎
 
kira-kira jaksa-pak itu terlalu nggugah emosi sih... Nadiem itu cerdas, sukses banget, tapi mungkin Jaksa-senona aja sampe tidak bisa buktikan apapun soal penjahatan dia. yang jelas ada permainan ini, tapi kalau Jaksa juga ingin menyita aset Nadiem, apa sih tujuan ya? ingin bikin Nadiem susah? atau coba cari kebenaran sebenarnya? kalau benar-benar terduga bukti, tohJaksa harus lebih teliti, nggak bisa cuma terus2 nggugah emosi sih...
 
kembali
Top