Jakarta Metro Police Launch Mobile ETLE for Real-Time Fines

Berita Jakarta Polisi Menggunakan Aplikasi ETLE Mobile untuk Pengawasan Peraturan Lalu Lintas Sejak Kini, Penangkapan Pernahkan dengan Fokus pada Keamanan

Dalam upaya meningkatkan efisiensi pengawasan peraturan lalu lintas di wilayah perkotaan, Polisi Metrowilayat Jakarta telah memperoleh 40 alat elektronik pengawasan peraturan lalu lintas tangan (ETLE) Handheld Presisi. Aplikasi ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja pengurusan penangkapan di daerah perkotaan.

Aplikasi ETLE Handheld Presisi merupakan perangkat berbasis digital yang dapat merekam pelanggaran peraturan lalu lintas secara langsung. Menurut Kepala Subdirektor Keamanan, Jakarta Metro Polisi, Grand Commissioner Ojo Ruslani dalam keterangan tertulis Selasa (16/1), aplikasi ini memungkinkan petugas untuk merekam pelanggaran dengan cepat, akurat dan koordinatif dengan sistem ETLE nasional.

"Keberadaan alat ini mendukung peningkatan pengawasan secara digital, terutama di daerah yang tidak dilengkapi dengan kamera ETLE statis," ujarnya. Ojo juga menyatakan bahwa aplikasi ini memberikan kemampuan untuk memantau pelanggaran lalu lintas yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Selain meningkatkan penangkapan, implementasi alat ETLE Handheld Presisi diharapkan mengurangi praktek-praktek transaksi antara petugas dan pelanggar. Semua pelanggaran yang tercatat akan diproses secara sistematis, sehingga memastikan kesetaraan dan profesionalisme dari petugas di lapangan.

Dalam pengelolaannya, 40 unit aplikasi ETLE Handheld Presisi telah diserahkan oleh Wakil Kepala Korps Lalu Lintas, Brigadir Jenderal Agus Suryonugroho kepada Direktur Perhubungan Jakarta Metro Polisi, Komisioner Grand Ojo Ruslani. Aplikasi ini akan digunakan oleh kepala satuan kepatuhan lalu lintas di Jakarta dan wilayah sekitarnya.

Korps Lalu Lintas Kementerian Keamanan Polda RI menekankan bahwa penggunaan aplikasi ETLE Handheld Presisi bukan hanya untuk penangkapan, tetapi juga tujuan pendidikan masyarakat terhadap jalur lalu lintas yang baik. "Dengan sistem yang jelas dan berbasis teknologi, diharapkan dapat meningkatkan perilaku pengemudi yang bertanggung jawab," ungkap Agus Suryonugroho.
 
Aku pikir ini solusi yang bagus banget! Aplikasi ETLE mobile bisa membantu polisi mencatat pelanggaran lalu lintas dengan lebih cepat dan akurat, sehingga bisa mengurangi praktek-praktek korupsi. Wajib juga mereka memantau pelanggaran lalu lintas yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Aku senang melihat bahwa polisi juga fokus pada pendidikan masyarakat terhadap jalur lalu lintas yang baik, sehingga bisa meningkatkan perilaku pengemudi yang bertanggung jawab. Ini akan sangat membantu untuk mengurangi kecelakaan lalu lintas di Jakarta.

Aku berharap aplikasi ini bisa digunakan dengan efektif dan efisien, serta bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Jakarta dan wilayah sekitarnya. 📱💻
 
Aku pikir ini nanti akan berasal dari konspirasi pemerintah untuk mengawasi kita lebih ketat... Apa kalau ini bukan lagi tentang penangkapan pelanggaran lalu lintas, tapi tentang memantau kegiatan rakyat di kota? Aku tahu itu terdengar kabur, tapi perhatikan ya... 40 alat ETLE ini sama-sama digunakan oleh polisi, kan? Itu nggak rasional banget! Mungkin ini nanti akan menjadi platform untuk mengawasi kita dan mengumpulkan data tentang kegiatan rakyas... 🤔👀
 
Aku pikir aplikasi ETLE Handheld Presisi ini keren banget 🤩! Meningkatkan efisiensi pengawasan lalu lintas di Jakarta pasti bisa mengurangi stres dan korban akibat kecelakaan lalu lintas. Aku juga setuju dengan Kepala Subdirektor Keamanan Ojo Ruslani, aplikasi ini memungkinkan petugas untuk merekam pelanggaran lalu lintas secara langsung dan akurat. Sayangnya, aku masih ragu-ragu tentang bagaimana implementasi alat ini akan mengurangi praktek-praktek transaksi antara petugas dan pelanggar. Aku harap aplikasi ini bisa membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mengikuti aturan lalu lintas 😊
 
Aku pikir ini bisa nggak kalah dengan aplikasi lainnya ya 🤔. Jadi kayak apa ari dijadikan sistem ETLE mobile ini? Gampang sekali buat petugas kepatuhan lalu lintas nger rekam pelanggaran, tapi gimana kalau ada kesalahan? Aku rasa juga penting banget buat kita jaga profesionalisme di lapangan, tapi aku curious banget bagaimana sistem ini bakal bekerja sama dengan teknologi nasional ya 📊
 
Aku pikir ini gampang banget untuk mengadopsi aplikasi ETLE Handheld Presisi, tapi nggak cuma itu aja ya? Aplikasi ini harus diintegrasi dengan sistem yang sudah ada di Jakarta Polisi. Misalnya, nanti ada pelanggaran lalu lintas, maka otomatis akan masuk ke database dan nantinya kita bisa melacak siapa yang pelanggara dan nanti pasti kita bisa terarahin siapa yang harus dibawa ke pengadilan.
 
Apa keperluan lagi polisi Jakarta? Mereka udah punya banyak alat untuk mengawasi lalu lintas, kini mereka juga ingin menggunakan teknologi untuk merekam pelanggaran peraturan lalu lintas. Aplikasi ETLE Handheld Presisi itu pasti akan membantu meningkatkan efisiensi pengawasan, tapi siapa yang bilang bahwa polisi Jakarta tidak sudah banyak?

Saya pikir yang penting adalah bagaimana aplikasi ini akan digunakan oleh masyarakat di daerah perkotaan. Apakah mereka akan benar-benar menggunakan aplikasi ini untuk meningkatkan kesadaran akan keamanan lalu lintas? Atau hanya akan menjadi alat lagi untuk menangkap orang yang salah?

Dan siapa nanti yang akan bertanggung jawab jika aplikasi ini tidak bekerja dengan baik? Kepala Polisi Jakarta udah bilang bahwa ini adalah upaya meningkatkan efisiensi pengawasan, tapi saya masih ragu.
 
Aplikasi ETLE Handheld Presisi itu gampang-ganjil buat dipakai di Jakarta Polisi ya! 40 alat itu memang bisa meningkatkan efisiensi pengawasan lalu lintas, tapi siapa tahu aja ada kesalahan atau keterlambatan dalam penggunaannya. Yang penting adalah pelanggaran lalu lintas itu bisa dikaitkan dengan kejadian yang terjadi di lapangan.
 
kembali
Top