Banjir Jakarta Timur Melanda Kampung Melayu dan Pondok Karya
Kemarin sore, hujan deras dengan durasi panjang menyebabkan banjir di wilayah Kampung Melayu, Jakarta Timur. Ketinggian air mencapai 125 sentimeter (cm) di RT 13/RW 04, tempat tinggal warga Sanusi. Menurutnya, hujan deras dan lama mulai naik sejak sore hari dan terus meningkat hingga malam hari. Warga memilih bertahan di lantai dua rumah masing-masing karena dinilai masih aman.
Meski kondisi Bendungan Katulampa berstatus siaga 3, namun belum ada warga yang mengungsi ke tempat yang lebih tinggi dan aman. Sanusi mengingatkan bahwa ketinggian air masih berpotensi bertambah apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi dan durasi panjang.
Sementara itu, di wilayah Pondok Karya Jakarta Selatan, banjir juga terjadi dengan ketinggian air mencapai 95 sentimeter (cm). Kasatgas BPBD Jakarta Selatan, Sukendar, mengatakan bahwa curah hujan yang tinggi menyebabkan ketinggian air naik turun. Pihaknya bersiaga di posko banjir bersama Polsek Mampang dengan peralatan satu perahu karet dan perahu kano.
Akses jalan yang terdampak yakni RT 01, 02, 03, 05, 06, 07, 08, 11, dan 12/RW 04. Namun, tidak ada pengungsi di Pondok Karya karena dinilai masih aman oleh warga.
Perkiraan hujan deras yang berlangsung selama 3 hari menurut Meteorologi Nasional (PAM) berkisar 100 mm di daerah dataran rendah sehingga banjir lebih parah.
Kemarin sore, hujan deras dengan durasi panjang menyebabkan banjir di wilayah Kampung Melayu, Jakarta Timur. Ketinggian air mencapai 125 sentimeter (cm) di RT 13/RW 04, tempat tinggal warga Sanusi. Menurutnya, hujan deras dan lama mulai naik sejak sore hari dan terus meningkat hingga malam hari. Warga memilih bertahan di lantai dua rumah masing-masing karena dinilai masih aman.
Meski kondisi Bendungan Katulampa berstatus siaga 3, namun belum ada warga yang mengungsi ke tempat yang lebih tinggi dan aman. Sanusi mengingatkan bahwa ketinggian air masih berpotensi bertambah apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi dan durasi panjang.
Sementara itu, di wilayah Pondok Karya Jakarta Selatan, banjir juga terjadi dengan ketinggian air mencapai 95 sentimeter (cm). Kasatgas BPBD Jakarta Selatan, Sukendar, mengatakan bahwa curah hujan yang tinggi menyebabkan ketinggian air naik turun. Pihaknya bersiaga di posko banjir bersama Polsek Mampang dengan peralatan satu perahu karet dan perahu kano.
Akses jalan yang terdampak yakni RT 01, 02, 03, 05, 06, 07, 08, 11, dan 12/RW 04. Namun, tidak ada pengungsi di Pondok Karya karena dinilai masih aman oleh warga.
Perkiraan hujan deras yang berlangsung selama 3 hari menurut Meteorologi Nasional (PAM) berkisar 100 mm di daerah dataran rendah sehingga banjir lebih parah.