Iran menangkap dan menghukum mati Ali Ardestani, mata-mata Israel yang dipereka utama oleh Mossad.
Ali, pria berusia sekitar 35 tahun, pernah dijadikan mata-mata badan intelijen Israel, Mossad, untuk melakukan misi spionase. Dia juga akan menerima hadiah sejumlah mata uang kripto dan visa Inggris sebagai imbalan atas kerjaannya.
Menurut laporan IRNA, Ali direkrut oleh Mossad melalui media sosial kemudian melakukan sejumlah misi termasuk memotret lokasi khusus dan memberikan informasi tentang individu tertentu. Dia kemudian ditangkap oleh agen Iran karena diperkirakan telah bekerja sama dengan Israel.
Ali dihukum mati setelah disetujui oleh Mahkamah Agung dan melalui prosedur hukum, kata Mizan. Hukuman ini terjadi beberapa bulan lalu dan pemerintah Iran mengatakan dia adalah agen dari intelijen musuh yang berusaha menyerang mereka.
Ali, pria berusia sekitar 35 tahun, pernah dijadikan mata-mata badan intelijen Israel, Mossad, untuk melakukan misi spionase. Dia juga akan menerima hadiah sejumlah mata uang kripto dan visa Inggris sebagai imbalan atas kerjaannya.
Menurut laporan IRNA, Ali direkrut oleh Mossad melalui media sosial kemudian melakukan sejumlah misi termasuk memotret lokasi khusus dan memberikan informasi tentang individu tertentu. Dia kemudian ditangkap oleh agen Iran karena diperkirakan telah bekerja sama dengan Israel.
Ali dihukum mati setelah disetujui oleh Mahkamah Agung dan melalui prosedur hukum, kata Mizan. Hukuman ini terjadi beberapa bulan lalu dan pemerintah Iran mengatakan dia adalah agen dari intelijen musuh yang berusaha menyerang mereka.