Iuran Board of Peace untuk Buyback Perlucutan Senjata Hamas

Amerika Serikat (AS) telah menetapkan skema "pembelian kembali" untuk perlucutan senjata Hamas, yang diharapkan dapat membawa Gaza dari keadaan damai. Skema ini diperuntukan untuk membeli kembali semua fasilitas militer Hamas dan menghancurkan infrastruktur militer tersebut. Dalam skema ini juga disertakan program reintegrasi untuk setiap penyerahan senjata, yang dapat berupa kompensasi bagi anggota Hamas yang menyerahkan senjatanya.

Skema pembelian kembali ini diharapkan dapat membantu mengurangi konflik di Gaza dan meningkatkan keamanan di wilayah tersebut. AS telah menyatakan bahwa demiliterisasi Gaza adalah salah satu fase dari rencana perdamaian yang telah dicanangkan oleh Donald Trump pada 2025 lalu.

Namun, Hamas masih belum mau membahas skema pembelian kembali ini secara langsung dengan AS. Mereka hanya mau membahasnya dengan faksi-faksi Palestina lain dan dengan mediator. Dua pejabat Hamas yang tidak disebutkan identitasnya memberikan keterangan bahwa sejauh ini Washington maupun mediator lain belum memberikan proposal perlucutan senjata yang konkret.

Dalam 20 poin rencana perdamaian Gaza, demiliterisasi adalah salah satu fase yang akan diinisiasi oleh AS. Rencana ini juga disertakan dalam kesepakatan fase kedua dan menjadi poin ke-13 dari keseluruhan poin kesepakatan.

Duta Besar Israel untuk PBB Danny Danon menyatakan bahwa Hamas masih memiliki senjata yang lengkap, termasuk senjata berat seperti roket dan rudal anti-tank. Ia juga menyebutkan bahwa total Hamas masih memiliki sekitar 60.000 senapan serbu.

Dengan dilakukannya demiliterisasi, kendali militer di wilayah Gaza akan menjadi tanggung jawab sementara dari Pasukan Stabilisasi Internasional. Namun, Amerika belum mengumumkan negara mana saja yang turut serta dalam pasukan itu.
 
aku pikir skema pembelian kembali ini kayak ngelamun, apa-apa keadaan harus terlepas dari senjata sih, tapi aku juga tahu gaza itu seperti loyang, kan? semuanya bisa jadi kokongan, jadi harus ada cara yang tepat supaya tidak bosen. AS juga kayaknya sudah lama banget ngerasa perlu ngelakukan hal ini, tapi Hamas tetap enggak mau, kayaknya mereka ingin dulu punya senjata yang lebih banyak lagi. aku rasa pasukan stabilisasi internasional itu bisa jadi solusinya, tapi siapa aja yang akan ikut dalam pasukannya?
 
Gue pikir skema pembelian kembali ini memang perlu, tapi sebaiknya AS dan Hamas bisa ngobrol langsung aja, gak perlu dipisahkan dengan faksi-faksi lain. Kalau demiliterisasi berhasil, pasti Gaza bisa menjadi tempat yang aman dan damai lagi. Tapi, kita harus cairkan diri kita sendiri sebelum berbicara tentang hal ini. Mungkin bisa bantu jika AS dan Hamas bisa menemukan tujuan yang sama, yaitu membuat Gaza aman dan damai. Kita tidak boleh menganggap salah satu pihaknya sebagai "benar" atau "salah", karena itu akan memperburuk situasinya. ๐Ÿค
 
Skema pembelian kembali ini bakalan jadi cerminan betapa seriusnya AS ingin damai di Gaza ๐Ÿค”. Tapi siap aja konsekuensinya, apakah Hamas mau melepaskan senjata mereka dan sebenarnya apa yang mereka inginkan? Mereka selalu begitu netral tentang damai, kan? ๐Ÿ™„. Aku pikir lebih baik jika AS langsung berbicara dengan faksi Palestina lain untuk mendapatkan kompromi yang lebih baik. Yang jelas, AS harus mau berkorban sedikit juga, ya.
 
Aku masih bingung apa arti skema "pembelian kembali" ini. Artinya apa? Jika AS ingin membeli kembali fasilitas militer Hamas, tapi kemudian dihancurkan? Seperti kalau aku membelikan mobil bekas lalu nanti ada orang yang menghancurkannya lagi? ๐Ÿค”

Aku juga tidak paham mengapa Hamas tidak mau langsung membahas skema ini dengan AS. Mereka ingin berbicara dengar faksi-faksi Palestina lain dan mediator? Apa arti itu? Seperti kalau aku ingin membeli rumah, tapi aku harus mencari orang yang jual rumah tersebut kemudian ada orang lain yang mau membelinya dan membawanya ke pasar. ๐Ÿ 

Aku juga penasaran mengapa AS berharap skema ini bisa membuat Gaza damai. Aku sudah lihat banyak video tentang konflik di Gaza, itu semua terasa sangat jenguk. Seperti kalau aku sedang bermain game yang tidak aku paham, tapi aku harus bertemu dengan lawan yang ingin menghancurkanku. ๐Ÿ˜’
 
Wahhh, skema "pembelian kembali" senjata Hamas like apa sih? Gak sabar banget dengerin kalau Gaza bisa damai aja... Tapi, benar-benar kayaknya AS ingin demiliterisasi Gaza, tapi Hamas gak mau ngebicarin dengannya langsung. Seperti gak ada kata "terimalah" banget dengerin dari Hamas. Dan apa sih kalau pasukan stabilisasi internasional datang ke Gaza? Gak tahu apakah itu bisa membuat Gaza aman, tapi aja pasti kayaknya jadi cerita film aja...
 
Makasih kalo ada informasi ini, tapi saya pikir skema pembelian kembali ini kayaknya gampang dipahami oleh Hamas. Mereka harus sadar kalau di Palestina konflik ini sudah berlangsung lama, dan banyak orang yang terluka atau mati karena perang ini. Jadi, jika AS mau membantu dengan demiliterisasi, itu kayaknya akan bagus sekali. Tapi, saya pikir Hamas harus lebih cepat mau membahas proposal ini, ya? Kalau bisa segera, maka konflik di Gaza bisa berhenti secepatnya. Saya harap skema ini bisa membawa keamanan yang lebih baik bagi semua orang di wilayah Gaza ๐Ÿ’–
 
Gaza ni tempat yang paling berdarah di dunia ini ๐Ÿค•. Aku pikir skema "pembelian kembali" ini adalah langkah yang tepat untuk mencoba mengurangi konflik di Gaza. Namun, aku juga khawatir bahwa Hamas tidak akan mau membahasnya secara langsung dengan AS ๐Ÿ’”.

Aku membuat skema seperti ini ๐Ÿ“
```
+---------------+
| Demiliterisasi |
+---------------+
|
| Kendali militer di Gaza menjadi tanggung jawab sementara dari PSI
|
v
+---------------+-----------------------+
| Pasukan Stabilisasi | Negara-negara lain |
| Internasional (PSI) | yang turut serta dalam|
+---------------+-----------------------+
```
Aku berharap skema ini dapat membantu menciptakan keamanan di Gaza dan membuat hidup lebih baik bagi rakyatnya ๐Ÿ˜Š.
 
Maksud sih kayak jadi apa nih kalau Amerika mau membeli kembali senjata Hamas? Jangan biarkan mereka langsung menyerah aja. Mereka harus dipaksa untuk terus berjuang, tapi jangan juga jadi terlalu keras, ya. Kalau demiliterisasi ini berhasil, mungkin akan menjadi titik awal bagi Gaza untuk memulai perubahan. Tapi, tidak bisa dipastikan sih kalau mereka benar-benar mau berubah. Aku masih ragu-ragu nih...
 
AS BAKAR SENJATA HAMAS, TAPI KEMBALI APA? ๐Ÿค” AS ingin membeli kembali senjata Hamas dan membantu Gaza damai, tapi apa artinya kalau Hamas tidak mau menerima tawaran itu? Semua kali AS melakukan sesuatu seperti ini, kemudian Hamas hanya mencoba untuk meningkatkan kekuatannya lagi. Kalau AS benar-benar ingin membantu Gaza, maka harus ada komitmen yang serius dari Hamas juga. Tapi apa lagi yang terjadi kalau Hamas tidak mau menerima tawaran itu? Aku rasa AS harus lebih hati-hati dalam membuat rencana ini.
 
Saya masih ragu apa benar atau salahnya skema "pembelian kembali" ini. Kalau benar, maka apa yang menjadi sumber kekayaan Hamas? Mereka masih bisa beroperasi dengan senjata yang lengkap? Itu stilla langkah yang agak ambigu. Kita tidak tahu siapa yang akan jadi pelaku sebenarnya dalam demiliterisasi Gaza. Kalau pasukan stabilisasi internasional, maka siapa yang akan mengawal kegiatan mereka? Jangan salah paham ya, saya tidak bermaksud untuk mengkhawatirkan, tapi saya ingin tahu apa yang benar-benar terjadi di Gaza. ๐Ÿค”๐Ÿ’ก
 
Gak sabar dengerin skema "pembelian kembali" ini, tapi aku pikir apa lagi yang bisa AS lakukan? Hamas sudah terlalu banyak memanfaatkan kekejaman mereka, jadi mungkin perlu ada langkah yang lebih keras. Aku setuju dengan ide demiliterisasi, tapi harus dipastikan bahwa tidak hanya Hamas saja yang diintervensi, tapi juga perlu ada kerjasama dengan faksi-faksi Palestina lain dan mediator.

Aku pikir Amerika harus lebih realistis dalam mengharapkan Hamas untuk mau membahas skema pembelian kembali ini secara langsung. Mungkin perlu ada langkah-langkah pendahuluan agar mereka bisa memahami kepentingan AS dan tidak terus memanfaatkan kekejaman mereka.

Aku juga penasaran apa yang akan terjadi setelah demiliterisasi, apakah Gaza akan benar-benar damai? Aku harap bahwa AS dapat bekerja sama dengan Hamas dan faksi-faksi Palestina lain untuk mencapai kesepakatan perdamaian yang sebenarnya. ๐Ÿค”
 
Skema pembelian kembali ini kayaknya bikin kalau orang Palestina bisa hidup damai di Gaza ๐Ÿคž. Tapi, jangan berpikir bahwa skema ini akan langsung berhasil, ya ๐Ÿ˜. Hamas masih terlalu kasar, perlu waktu dan usaha banyak untuk bisa percaya. Aku pikir AS harus lebih sabar dan tidak memaksakan segalanya, kayaknya perlu dialog yang lebih panjang. Sementara itu, israel juga harus ngerasa bahwa mereka punya hak untuk keamanan di sekitar Gaza, ya ๐Ÿค”. Tapi, aku rasa skema ini masih perlu penyesuaian, tidak hanya sekedar membeli kembali senjata, tapi juga membantu Palestina dalam mencari alternatif ekonomi dan pendidikan yang lebih baik ๐Ÿ“ˆ.
 
Wah, skema pembelian kembali ini kayaknya kayak gila! Kalau Amerika mau buang senjata Hamas, tapi apa yang ada di baliknya? Apakah mereka benar-benar ingin damai di Gaza atau hanya mau ngalipi Hamas dulu. Nah, kalau demiliterisasi adalah salah satu fase dari rencana perdamaian itu, makaarti itu kayaknya masih dalam proses diskusi aja, kan? Hamas sendiri juga belum mau membahas langsung dengan AS, jadi apa yang harus diharapkan lagi? Semua seperti bermain game strategi, tapi siapa tahu nanti di balik semua itu ada kepentingan lain yang tidak kita lihat. Waktunya kita lihat bagaimana skema ini berakhir aja ๐Ÿ˜‚
 
Skema pembelian kembali ini agak mirip dengan skema yang pernah dijalankan oleh AS dulu... tapi kayaknya ada proses yang lebih panjang dan berat sebelumnya, sih ๐Ÿค”. Kamu pikir Hamas mau terburu-buru aja mengambil pilihan untuk menyerahkan senjata? Tapi kalau demikian, gimana asal dia nanti akan mendapatkan uang kompensasi? Kalau AS sudah menetapkan skema ini, kayaknya ada penyesuaian yang perlu dilakukan juga terhadap Hamas... tapi siapa tahu apa yang sebenarnya dimaksud dengan skema ini? ๐Ÿคทโ€โ™‚๏ธ
 
Skema pembelian kembali ini gak bikin apa-apa... Akan jadi semua fasilitas militer Hamas hanya berubah menjadi tempat penyimpanan barang-barang belianya... Dan program reintegrasi? Makanya mereka bisa terus menyerang Israel aja... AS itu sendiri juga kalah dalam strategi ini... Mereka nggak bisa menebak kalau Hamas mau tidak membahasnya langsung... Nah, AS hanya memaksa Hamas untuk terus menyerah senjata... Biar saja konflik di Gaza tetap berlanjut...
 
Makanya kalau kita lihat skema pembelian kembali ini sebenarnya bukan tentang menyerang Hamas tapi soal kebaikan dan kesabaran. Kita juga harus paham bahwa demiliterisasi adalah proses yang lama dan membutuhkan waktu untuk mengubah pikiran orang lain, apalagi di dalam konflik seperti ini. Jangan terburu-buru memaksa seseorang untuk menerima hal yang tidak mereka inginkan. Yang penting adalah kesabaran dan kebaikan hati.
 
Gue pikir skema "pembelian kembali" ini di AS memang bagus, tapi apa yang terjadi kalau Hamas tidak mau membahasnya? Jika mereka tidak mau, maka apakah AS akan menunggu sampai kehabisan waktu atau langsung melakukan aksi militer? Skema ini cuma bisa bekerja jika semua pihak bisa bersama-sama dan membahas dengan jujur. Tapi sekarang, Hamas terlalu konsisten dalam menolaknya ๐Ÿค”. Dan gue juga sedikit bingung dengan pasukan stabilisasi internasional yang akan mengambil alih kendali militer di Gaza. Siapa lagi yang bakal masuk ke sana? Gue berharap AS bisa membuat rencana perdamaian yang serius dan tidak hanya sekedar proyek yang dibuat untuk memenangkan pilihan umum ๐Ÿคž.
 
ini skema pembelian kembali itu kayak apa? kalau AS mau membantu Gaza dengan demiliterisasi, tapi Hamas masih ragu-ragu. kayaknya perlu ada komunikasi yang lebih baik antara AS dan Hamas, bukan hanya diskusi melalui faksi-faksi Palestina lain. karena siapa tahu Hamas masih memiliki rencana yang tidak jelas untuk menggunakan senjata tersebut. kayaknya juga perlu ada komitmen dari Hamas untuk memulai program reintegrasi. kalo bisa dengan cepat, kalau nanti Gaza bisa menjadi tempat yang aman dan damai.
 
Skema "pembelian kembali" ini sepertinya punya tujuan yang baik, tapi bagaimana kalau Hamas tidak mau terlibat langsung? Mereka malah ingin membahasnya dengar faksi-faksi Palestina lain dan mediator. Makanya skema ini masih terasa kurang jelas. Aku pikir AS harus lebih sabar dan memberikan waktu yang cukup agar Hamas bisa setuju dengan proposal pembelian kembali ini. Tapi kalau demiliterisasi di Gaza berhasil, itu akan menjadi kemajuan besar dalam mencapai perdamaian di wilayah tersebut ๐Ÿคž
 
kembali
Top