Presiden Jokowi terus menegaskan sikapnya dalam menghadapi menteri-menteri nakal di kabinet. Menurut beliau, Presiden tidak tak segan mencopot menteri yang merugikan rakyat. Dia juga mengatakan bahwa akan memberikan peringatan sebanyak tiga kali sebelum melakukan reshuffle atau perombakan kabinet.
Saat menyampaikan orasi di Universitas Kebangsaan RI, Bandung, Jawa Barat, Prabowo menuturkan bahwa perubahan ini dilakukan demi kebaikan bangsa dan rakyat Indonesia. Dia juga menegaskan bahwa tidak boleh ada rasa kasihan yang menghalangi Presiden dalam menghadapi menteri-menteri yang merugikan rakyat.
Menurut Prabowo, dia tidak takut apabila koruptor atau penipu tersebut mengerahkan aksi demonstrasi di Indonesia. Dia juga menegaskan bahwa rakyat Indonesia adalah hal utama bagi Presiden, bukan para koruptor yang manipulatif dan serakah.
Dia mengaku dirinya tidak akan ragu-ragu jika rakyat Indonesia tidak mendukungnya. Prabowo juga menuturkan bahwa dia akan memberikan peringatan kepada menteri-menteri nakal dengan kata-kata yang kasar, seperti "Pak hati-hati loh Pak mereka uangnya banyak, mereka bisa bayar demo".
Saat menyampaikan orasi di Universitas Kebangsaan RI, Bandung, Jawa Barat, Prabowo menuturkan bahwa perubahan ini dilakukan demi kebaikan bangsa dan rakyat Indonesia. Dia juga menegaskan bahwa tidak boleh ada rasa kasihan yang menghalangi Presiden dalam menghadapi menteri-menteri yang merugikan rakyat.
Menurut Prabowo, dia tidak takut apabila koruptor atau penipu tersebut mengerahkan aksi demonstrasi di Indonesia. Dia juga menegaskan bahwa rakyat Indonesia adalah hal utama bagi Presiden, bukan para koruptor yang manipulatif dan serakah.
Dia mengaku dirinya tidak akan ragu-ragu jika rakyat Indonesia tidak mendukungnya. Prabowo juga menuturkan bahwa dia akan memberikan peringatan kepada menteri-menteri nakal dengan kata-kata yang kasar, seperti "Pak hati-hati loh Pak mereka uangnya banyak, mereka bisa bayar demo".