Istana Harap Anggota DEN 2026-2030 Wujudkan Swasembada Energi

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi berharap agar Dewan Energi Nasional periode 2026-2030 dapat mengejar program prioritas pemerintah untuk mencapai swasembada energi dengan cepat dan efektif. Menurutnya, Indonesia perlu meningkatkan produksi minyak siap jual, meningkatkan energi baru dan terbarukan (EBT), serta mengoptimalkan potensi energi surya sebagai salah satu sumber alternatif yang berpotensi besar.

Prasetyo mencontohkan potensi energi surya di Indonesia karena kita dikaruniai hidup di daerah khatulistiwa. "Kita memiliki keuntungan ini, jadi kita harus mengoptimalkan," katanya.

Dalam rangka mencapai swasembada energi, DEN diharapkan dapat mempercepat pelaksanaan berbagai program strategis pemerintah, termasuk pembangunan pembangkit listrik nasional. Prasetyo juga mencontohkan beberapa program besar yang perlu dilakukan, seperti biofuel dan biosolar.

"Kita ingin segera memulai dengan hal-hal yang kita ketahui sudah ada dan kemampuan kita untuk mengembangkannya," katanya.

Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik 16 anggota Dewan Energi Nasional periode 2026-2030 dari unsur pemerintah dan pemangku kepentingan di Istana Negara. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia ditunjuk presiden menjadi Ketua Harian DEN periode 2026-2030.
 
Energi surya pasti menjadi masa depan kita ๐ŸŒž๐Ÿ’ก, jadi kita harus mengambil keuntungan dari potensi ini untuk mencapai swasembada energi dengan cepat dan efektif ๐Ÿ’ช๐Ÿฝ! Kita tidak bisa menunggu orang lain, kita harus mulai sekarang! ๐Ÿ•ฐ๏ธ

Dan saya setuju bahwa kita perlu meningkatkan produksi minyak siap jual, energi baru dan terbarukan (EBT), serta mengoptimalkan potensi energi surya sebagai salah satu sumber alternatif yang berpotensi besar ๐Ÿ’ก. Kita harus bekerja sama dan memiliki visi yang jelas untuk mencapai tujuan ini! ๐Ÿค
 
Energi adalah kunci yang paling berpengaruh dalam pembangunan negara, dan Indonesia harus terus berinovasi untuk mencapai swasembada energi ๐ŸŒž๐Ÿ’ก. Kita harus lebih fokus pada pengembangan energi baru dan terbarukan agar tidak terjebak di masa lalu.
 
ini bikin saya penasaran banget, kenapa nanti DEngan harus begitu cepat dan efektif? gimana jadi kalau kita nggak bisa buat waktu yang cukup lagi? dan energi surya kayaknya masih terlalu mahal banget, bagaimana caranya kita bisa makin optimalisasi jika energinya masih terlalu mahal?
 
Eh, mau ngobrol tentang energi ya? Perlu banget kita meningkatkan produksi minyak siap jual dan energi baru ๐ŸŒž, kalau tidak nanti terus bergantung pada impot dari luar ๐Ÿคฆโ€โ™‚๏ธ. Potensi energi surya di Indonesia ini sangat besar, banget! Kita sudah ada peralatan yang cukup untuk mengembangkannya, jadi apa yang dibutuhkan lagi? ๐Ÿ’ก

Saya senang melihat Presiden Prabowo Subianto melantik anggota Dewan Energi Nasional baru, semoga mereka bisa bekerja sama dengan baik dan mencapai swasembada energi dengan cepat ๐Ÿ•’. Kita harus berharap program strategis pemerintah bisa dilaksanakan dengan efektif, seperti pembangunan pembangkit listrik nasional dan biofuel/biosolar ๐Ÿš€.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Harian DEN periode 2026-2030 pasti akan membantu meningkatkan kesadaran dan koordinasi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat tentang pentingnya energi yang berkelanjutan ๐ŸŒฟ. Ayo, kita harap bisa bekerja sama untuk mencapai swasembada energi dengan cepat dan efektif! ๐Ÿ’ช
 
Eh, kalau kita lihat, ada beberapa hal yang bisa dipelajari dari kebijakan ini ๐Ÿค”. Pertama, pentingnya mengoptimalkan sumber daya yang kita miliki, seperti energi surya yang ada di Indonesia ๐ŸŒž. Kita tidak perlu mencari di luar negeri karena sudah ada di tangan kita.

Kedua, kita harus berani untuk mencoba hal baru dan mengembangkannya ๐Ÿ’ก. Jangan takut untuk mulai dari kecil dan kemudian berkembang. Contohnya seperti biofuel dan biosolar yang bisa kita perbaiki dan meningkatkan produksinya.

Dan ketiga, pentingnya kerja sama dan koordinasi antara pemerintah dan masyarakat ๐Ÿค. Jangan hanya memandang dari segi pemerintah atau masyarakat, tapi harus bekerja sama untuk mencapai tujuan yang sama.
 
ini kabar gembira banget! aku pikir pemerintah Indonesia benar-benar serious dengan rencana swasembada energi. tapi, aku rasa kita harus jaga agar program ini tidak hanya tentang produksi minyak siap jual, tapi juga tentang efisiensi penggunaan energi dan mengurangi konsumsi energi secara berlebihan ๐Ÿ˜Š. kita harus mulai dengan perubahan kebiasaan hidup masyarakat, seperti menghemat listrik dan menggunakan kendaraan listrik atau tenaga surya sebagai alternatif transportasi.

dan aku juga rasa pemerintah harus memberikan insentif yang lebih besar kepada pengusaha kecil dan mikro bisnis yang bergerak di bidang energi terbarukan, seperti pengembangan proyek pembangkit listrik tenaga surya atau air terjun. karena mereka adalah peluang untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat ๐Ÿš€
 
Pada dasarnya, saya rasa apa yang ada di sini cukup masuk akal banget. Kalau kita pikir tentang swasembada energi, tentu saja kita perlu meningkatkan produksi minyak siap jual, bukan karena mau meninggalkan itu aja, tapi lebih kepada mencari alternatif yang lebih ramah lingkungan dan efektif. Energi surya di Indonesia ini nantinya bisa menjadi salah satu sumber energi yang berpotensi besar. Kita tidak boleh lupa, kita hidup di daerah khatulistiwa yang memiliki keuntungan ini ๐Ÿ˜Š.
 
๐ŸŒž Wah, ya aku pikir ini sangat penting banget! ๐Ÿคฉ Indonesia perlu meningkatkan produksi minyak siap jual, eh tapi kemudian juga harus fokus pada energi baru dan terbarukan... seperti apa keadaannya? ๐Ÿค” Sepertinya kita harus lebih cerdas dalam pengelolaan energi kita sendiri. Energi surya itu sangat berpotensi banget! ๐Ÿ‘ Kita harus membuat strategi yang baik agar bisa mengoptimalkan potensinya. Dan juga, biofuel dan biosolar itu bagus banget! ๐Ÿš€ Semoga DEN dapat membantu Indonesia mencapai swasembada energi dengan cepat dan efektif. ๐Ÿ’ช
 
kembali
Top