Istana Dorong Investigasi Pelaku Teror Aktivis Kritik Pemerintah

Teror di kalangan aktivis kritik pemerintah

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi meminta semua dilakukan investigasi terkait kasus dugaan teror yang dialami oleh aktivis dan influencer yang melakukan kritik ke pemerintah. Ia menyatakan bahwa dugaan teror tersebut perlu ditindaklanjuti melalui proses investigasi, namun juga menekankan pentingnya penyampaian kritik, masukan, dan koreksi terhadap kebijakan pemerintah melalui jalur-jalur komunikasi yang telah dibangun.

Menurut Prasetyo, pemerintah tidak menghendaki adanya praktik teror dalam bentuk apa pun. Ia memandang persoalan tersebut sebagai bagian dari proses pendewasaan berdemokrasi, di mana perbedaan pandangan dan kritik seharusnya disampaikan secara baik tanpa tekanan atau intimidasi.

Presiden Prabowo juga turut menaruh keprihatinan atas adanya dugaan praktik teror tersebut. Ia menyatakan bahwa pemerintah tidak ingin melihat adanya praktik teror dalam bentuk apa pun, dan bahwa penyampaian kritik harus dilakukan secara baik tanpa intimidasi.

Kasus-kasus teror yang dialami oleh aktivis dan influencer tersebut termasuk pengiriman bangkai ayam ke rumah mereka dengan pesan ancaman, lemparan telur mentah di depan rumah, coretan cat semprot di kendaraan, serta gulungan kertas berisi pesan intimidasi.
 
karena gini kayaknya ada yang salah dengan cara orang-orang kritik pemerintah nih... kalau nggak ada yang mau membalas tekanan, itu juga tidak masuk akal... tapi ayo jangan sampai berlebihan ya... harusnya bisa dilakukan dengan bijak dan jujur... siapa tahu mungkin ada sesuatu yang salah kita pikir tapi sebenarnya bukan...
 
ini kalimatnya ya... sih, aku rasa pemerintah harus fokus utamanya pada penyampaian informasi yang akurat dan transparan, bukan meminta semua dilakukan investigasi. kalau mau tahu tentang adanya praktik teror, kenapa tidak langsung berbicara dengan aktor yang dianggap bersangkutan? misalnya, bisa bertemu dgn aktvst kritik itu bareng-bareng aja, nggak perlu ngomong-ngomong lewat media massa atau jurnalisme sensational. aku juga rasa Presiden Prabowo harus lebih fokus pada kebijakan yang membangun kepercayaan masyarakat, bukan hanya berbicara soal adanya praktik teror.
 
Gak bisa percaya sih! Menteri Prasetyo Hadi memanggil investigasi teror itu, tapi dia juga bilang pentingnya kita ngirimkan kritik dan koreksi ke pemerintah dengan baik. Gimana sih kalau mereka tidak mau mendengar kritik kita? Hmm, saya rasa mereka harus lebih teliti lagi, sebelum menyerang aktivis yang hanya ingin mengkritik pemerintah. Mereka harus ingat, demokrasi itu tentang berbagi pandangan dan mendengar kritik dari orang lain. Kalau nggak, itu tidak menjadi demokrasi sama sekali! 🙄
 
ini gampang aja sih, kalau mereka punya bukti yang solid kalau ada teror, kenapa gak ambil tindakan yang tepat? tapi apabila hanya cuma imajinasi atau salah paham, kenapa gak bicara dengan mereka di tempat dan cari solusinya jujur? ini gampangnya masalah komunikasi ya, siapa tahu jika kita tidak berkomunikasi dengan baik kita akan saling salah paham. kalau pemerintah memilih untuk menginvestigasi tanpa sepengetahuannya, itu juga bisa jadi ada konsekuensi yang tidak diharapkan.
 
Pernahkah kita pikirkan tentang konsekuensi dari "saya" yang melakukan kritik? Jika kita hanya mengutamakan diri sendiri tanpa mempertimbangkan efeknya pada orang lain, apa yang akan menjadi hasilnya? Dalam kasus ini, aktivis dan influencer tersebut memang berhak untuk mengekspresikan pendapat mereka, tapi juga harus sadar bahwa ada orang lain yang mungkin terkena dampak dari tindakan mereka. Seharusnya kita pertimbangkan bagaimana kita bisa melakukan kritik tanpa membuat orang lain merasa tidak nyaman atau bahkan takut. Itu yang patut kita lakukan agar demokrasi berdemikian sehat dan sejahtera bagi semua orang 🤔
 
[ GIF: Ayam berenang di atas air 😂 ]

Pernah aku dengerin kisah2 aktivis & influencer yang dipukul, tapi ini terlalu serius 🤯. Pemerintah bilang kalau tidak ada praktek teror, tapi siapa bilang kalau mereka tidak punya logika sendiri? 😏

[ GIF: Kucing sambil menggigli 🐱 ]

Aku rasa pemerintah harus fokus pada masalah yang sebenarnya, bukan membuat drama-drama yang hanya mengesankan 🤣. Saya harap aktivis & influencer tersebut bisa kembali ke aktivism-nya dengan aman 💪.

[ GIF: Batu bata berenang di atas air 😂 ]

Sekarang aku paling penasaran, apa yang akan dilakukan jika semua orang bisa melakukan praktik teror? 🤔 Hmm, mungkin kita harus membuat dewan pemerintah yang tidak pernah tidur 😴...
 
Maksudnya apa aja sih? Teror yang dialami oleh aktivis itu sih, tapi apa lagi yang bisa mereka cari? Sepertinya mereka sudah 'ter-terror-ized' ya! 🤣
Aku pikir pemerintah harus lebih teliti dalam menyuruh investigasi, karena kalau mau 'memburu' orang yang mengirimkan pesan ancaman itu, mungkin ada juga yang benar-benar melakukan hal tersebut. Jangan salah tuan!
Dan sih, Presiden Prabowo yang peduli banget dengar, tapi aku pikir dia harus lebih serius dalam menangani masalah ini. Tapi tidak apa-apa, aku tahu dia masih bisa 'jalan' dengan baik-baik aja. 🙃
 
Maksud apa sih kalau ada teror di kalangan aktivis yang ngeluhin pemerintah? Gak bisa ngatai siapa yang benar dan siapa yang salah, kan? Semua orang punya opini sendiri dan harus bisa berbagi. Saya pikir penting sekali untuk memiliki proses diskusi yang sehat dan jujur, biar kita semua bisa tahu apa yang benar-benar perlu diperbaiki.

Tapi gak ngerti sih mengapa pemerintah harus terus-terusan mengatakan bahwa ada teror di kalangan aktivis. Jika bukan karena mereka melakukan sesuatu yang salah, maka kenapa pemerintah harus ikut marah? Gak bisa hidup tanpa diskusi dan kritik, kan?

Saya ingat saat-saat saya masih kecil, ibuku selalu mengatakan bahwa "kritik adalah obat terbaik untuk penyakit". Saya rasa itu benar-benar jujur. Tapi gak ngerti sih bagaimana kita bisa melakukan kritik yang sehat dan tidak membuat orang lain merasa takut atau marah.
 
Paham banget kalau presiden dan mengeksekuternya ingin penasaran tentang aksi teror itu, tapi aku pikir ada masalah di sini juga ya? Mereka yang melakukan kritik pemerintah seharusnya dapat berbicara dengan bebas tanpa takut akan konsekuensi apa pun. Akan tetapi, aku rasa ada perlu penjelasan lebih lanjut tentang apa sebenarnya terjadi di balik kasus-kasus tersebut. Mungkin pemerintah harus membuka komunikasi dengan kritikus mereka, tidak hanya melalui jalur-jalur yang sudah ada, tapi juga dengan cara yang lebih efektif dan langsung.
 
Pokoknya ini serius ya... tapi mesti kita lihat dari sisi positif juga, ya? Kita bisa melihat bahwa pemerintah dan Presiden Prabowo benar-benar peduli dengan praktik teror yang dialami oleh aktivis dan influencer. Mereka mau menyelidiki dan menangani kasus tersebut. Tapi kita juga harus ingat bahwa ini adalah bagian dari proses pendewasaan berdemokrasi, di mana kita bisa melihat perbedaan pandangan dan kritik seharusnya disampaikan secara baik tanpa tekanan atau intimidasi.

Minta maaf aja, tapi mungkin ada juga orang yang salah sasaran ya? Mungkin ada orang lain yang bertanggung jawab atas praktik teror tersebut. Kita harus waspada dan tidak mudah terilhami oleh informasi yang salah atau tidak seimbang.
 
Gue rasa kasus ini nggak seharusnya disibak sama goresan-kesesuaian itu 🙅‍♂️. Gue pikir gini: kalau kita ingin mendengar pendapat orang lain, kita harus siap mendengar juga, tapi kalau diintimidasi, bukan jawabannya teror! 😡 Gue setuju dengan Prasetyo, kita harus bisa berdiskusi dengan santai, tanpa tekanan. Semoga gini-bini pemerintah bisa banget membantu orang-orang yang dipermalukan itu 🤞
 
Saya setuju bahwa pemerintah harus tahu apa yang terjadi, tapi gimana kalau kritik dari orang-orang itu sebenarnya bukan bermaksud untuk membuat pemerintah jatuh bangunan? Saya pikir praktik teror seperti itu di luar ajaran dan tidak sesuai dengan nilai-nilai Indonesia. Tapi, saya juga tahu bahwa penting bagi kita untuk bisa berdiskusi secara terbuka dan jujur, tapi gak perlu harus berakhir dengan cara yang brutal seperti itu... 😐
 
kembali
Top