Prabowo Subianto, Presiden Indonesia, masih berupaya membuka dialog dengan negara-negara anggota Dewan Perdamaian (BoP) tentang serangan Israel ke Gaza yang terjadi akhir pekan lalu. Menurut Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, komunikasi Presiden Prabowo melalui jalur-jalur tertutup untuk membahas isu ini.
Indonesia merasa prihatin atas serangan Israel ke Gaza yang terjadi setelah kesepakatan gencatan senjata dijadikan sebagai kesimpulan. Pemerintah berkomitmen membantu rakyat Gaza dan Palestina secara keseluruhan. Prasetyo menekankan, Indonesia akan terus berupaya untuk membantu rakyat Gaza ini, karena itu bagian dari komitmen bangsa Indonesia.
Pernyataan ini datang setelah seruan Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta Indonesia untuk mundur dari BoP. Menteri Prasetyo menjawab, pemerintah akan berdialog dengan perwakilan MUI untuk menjelaskan alasan Indonesia bergabung dengan dewan bentukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump tersebut.
Keputusan bergabung ke BoP disimpulkan oleh pemerintah sebagai upaya membangun dialog serta memberikan masukan guna memperjuangkan kemerdekaan Palestina. Prasetyo berharap, jika tidak ada dialog antara Indonesia dan MUI, bagaimana perjuangan bangsa Palestina bisa terus mendapat dukungan?
Indonesia merasa prihatin atas serangan Israel ke Gaza yang terjadi setelah kesepakatan gencatan senjata dijadikan sebagai kesimpulan. Pemerintah berkomitmen membantu rakyat Gaza dan Palestina secara keseluruhan. Prasetyo menekankan, Indonesia akan terus berupaya untuk membantu rakyat Gaza ini, karena itu bagian dari komitmen bangsa Indonesia.
Pernyataan ini datang setelah seruan Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta Indonesia untuk mundur dari BoP. Menteri Prasetyo menjawab, pemerintah akan berdialog dengan perwakilan MUI untuk menjelaskan alasan Indonesia bergabung dengan dewan bentukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump tersebut.
Keputusan bergabung ke BoP disimpulkan oleh pemerintah sebagai upaya membangun dialog serta memberikan masukan guna memperjuangkan kemerdekaan Palestina. Prasetyo berharap, jika tidak ada dialog antara Indonesia dan MUI, bagaimana perjuangan bangsa Palestina bisa terus mendapat dukungan?