Presiden Prabowo Subianto secara resmi memamerkan visi dan misinya yang telah ditanamkan sejak awal pemerintahannya. Banyaknya informasi yang mengenai kebijakan ekonomi yang diusung, seperti Prabownomics, diutarakan oleh Presiden tersebut dalam sidang pertama WEF Annual Meeting 2026.
Pertemuan ini merupakan platform bagi Presiden Prabowo Subianto untuk berbagi pengalaman dan cerita mengenai apa yang telah pemerintah Capres capres lakukan. Selain itu, peluncuran konsep baru, yaitu "Prabowonomics" yang merupakan visi dari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sebagai fondasi utama pertumbuhan jangka panjang.
Konsep ini berfokus pada penguatan kedaulatan pangan dan energi, serta peningkatan daya saing industri nasional. Peningkatan ini bertujuan untuk meningkatkan kekuatan belanja nasional sehingga mengurangi ketergantungan dengan impor. Selain itu, pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen yang diinginkan juga akan menjadi faktor penting dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam pidatonya di WEF Annual Meeting 2026, Prabowo Subianto menyebutkan beberapa hal penting. Pertama-tama adalah teka-teki perdamaian dunia yang semakin bergelamanya karena konflik dan perang. Oleh karena itu, Presiden Prabowo Subianto mengajukan pentingnya perdamaian dan stabilitas dalam hal ini.
Kedua, pertumbuhan ekonomi Indonesia dianggap sebagai titik terang ekonomi global. Hal ini ditopang oleh pertumbuhannya yang stabil pada tahun ini hingga 5 persen. Meskipun demikian, Indonesia tetap mengalami inflasi dan defisit anggaran yang terkendali.
Prabowo juga menyebutkan tentang pernyataannya bahwa Indonesia tidak pernah gagal membayar utang dan selalu menghormati kewajiban dari pemerintahan sebelumnya. Pernyataan ini menunjukkan bahwa Indonesia dapat dipercaya secara internasional.
Di samping itu, Prabowo juga memamerkan Danantara, sebuah sovereign wealth fund yang dirumuskan untuk mengelola kekayaan negara secara profesional untuk membantu pembangunan masa depan dan menjadikan Indonesia menjadi mitra setara bagi investor global. Program ini juga bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan kemampuan dalam pengelolaan kekayaan negara.
Dalam peluncuran konsep Prabowonomics, Presiden Prabowo Subianto berjanji akan menekankan efisiensi anggaran di awal pemerintahannya. Banyak program yang dibuka untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi defisit anggaran.
Saat ini masih terus berkembang, namun program-program tersebut sudah menunjukkan dampak positif. Salah satunya adalah Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah memberikan dampak positif bagi ibu hamil, ibu menyusui, bayi, anak-anak, dan lansia. Program ini bukan hanya sekedar soal pangan saja, tetapi juga menangani kemiskinan.
Di samping itu, Prabowo Subianto juga menyebutkan mengenai sektor pendidikan yang semakin maju dengan dibangunnya sekolah asrama untuk siswa kurang mampu, digitalisasi pembelajaran, dan renovasi sekolah. Selain itu, program pemeriksaan kesehatan gratis pun menjadi bagian dari kebijakan Pemkab.
Pertemuan ini merupakan platform bagi Presiden Prabowo Subianto untuk berbagi pengalaman dan cerita mengenai apa yang telah pemerintah Capres capres lakukan. Selain itu, peluncuran konsep baru, yaitu "Prabowonomics" yang merupakan visi dari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sebagai fondasi utama pertumbuhan jangka panjang.
Konsep ini berfokus pada penguatan kedaulatan pangan dan energi, serta peningkatan daya saing industri nasional. Peningkatan ini bertujuan untuk meningkatkan kekuatan belanja nasional sehingga mengurangi ketergantungan dengan impor. Selain itu, pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen yang diinginkan juga akan menjadi faktor penting dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam pidatonya di WEF Annual Meeting 2026, Prabowo Subianto menyebutkan beberapa hal penting. Pertama-tama adalah teka-teki perdamaian dunia yang semakin bergelamanya karena konflik dan perang. Oleh karena itu, Presiden Prabowo Subianto mengajukan pentingnya perdamaian dan stabilitas dalam hal ini.
Kedua, pertumbuhan ekonomi Indonesia dianggap sebagai titik terang ekonomi global. Hal ini ditopang oleh pertumbuhannya yang stabil pada tahun ini hingga 5 persen. Meskipun demikian, Indonesia tetap mengalami inflasi dan defisit anggaran yang terkendali.
Prabowo juga menyebutkan tentang pernyataannya bahwa Indonesia tidak pernah gagal membayar utang dan selalu menghormati kewajiban dari pemerintahan sebelumnya. Pernyataan ini menunjukkan bahwa Indonesia dapat dipercaya secara internasional.
Di samping itu, Prabowo juga memamerkan Danantara, sebuah sovereign wealth fund yang dirumuskan untuk mengelola kekayaan negara secara profesional untuk membantu pembangunan masa depan dan menjadikan Indonesia menjadi mitra setara bagi investor global. Program ini juga bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan kemampuan dalam pengelolaan kekayaan negara.
Dalam peluncuran konsep Prabowonomics, Presiden Prabowo Subianto berjanji akan menekankan efisiensi anggaran di awal pemerintahannya. Banyak program yang dibuka untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi defisit anggaran.
Saat ini masih terus berkembang, namun program-program tersebut sudah menunjukkan dampak positif. Salah satunya adalah Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah memberikan dampak positif bagi ibu hamil, ibu menyusui, bayi, anak-anak, dan lansia. Program ini bukan hanya sekedar soal pangan saja, tetapi juga menangani kemiskinan.
Di samping itu, Prabowo Subianto juga menyebutkan mengenai sektor pendidikan yang semakin maju dengan dibangunnya sekolah asrama untuk siswa kurang mampu, digitalisasi pembelajaran, dan renovasi sekolah. Selain itu, program pemeriksaan kesehatan gratis pun menjadi bagian dari kebijakan Pemkab.