Investasi Rumah Sakit Meningkat, Rp 8,2 Triliun Pada Tahun 2025
Sektor jasa meningkatkan nilai investasi pada kuartal IV-2025 hingga 8,2 persen, atau Rp 40,5 triliun. Sektor ini termasuk rumah sakit swasta yang menjadi tujuan utama investor asing dan domestik.
Investor menanamkan modalnya di sektor jasa dengan nilai Rp 8,2 triliun, meningkat dari nilai Rp 7,3 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Sektor ini menduduki posisi keempat dari lima besar subsektor investasi di Indonesia pada periode akhir 2025.
Sementara itu, sektor industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya menawarkan kesempatan investasi Rp 65,6 triliun dengan porsi 13,2 persen. Transportasi, gudang dan telekomunikasi menyumbangkan nilai Rp 47,7 triliun dengan porsi 9,6 persen.
Pertambangan juga menawarkan kesempatan investasi Rp 41,5 triliun dengan porsi 8,4 persen. Industri kimia dan farmasi menjadi subsektor keempat yang menarik investor, dengan nilai Rp 37 triliun dan porsi 7,4 persen.
Pemerintah Presiden Prabowo Subianto telah membuka banyak sektor untuk partisipasi asing dalam dua tahun terakhir. Sekarang, Indonesia juga terbuka untuk investasi Rumah Sakit bagi investor Eropa.
Sektor jasa meningkatkan nilai investasi pada kuartal IV-2025 hingga 8,2 persen, atau Rp 40,5 triliun. Sektor ini termasuk rumah sakit swasta yang menjadi tujuan utama investor asing dan domestik.
Investor menanamkan modalnya di sektor jasa dengan nilai Rp 8,2 triliun, meningkat dari nilai Rp 7,3 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Sektor ini menduduki posisi keempat dari lima besar subsektor investasi di Indonesia pada periode akhir 2025.
Sementara itu, sektor industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya menawarkan kesempatan investasi Rp 65,6 triliun dengan porsi 13,2 persen. Transportasi, gudang dan telekomunikasi menyumbangkan nilai Rp 47,7 triliun dengan porsi 9,6 persen.
Pertambangan juga menawarkan kesempatan investasi Rp 41,5 triliun dengan porsi 8,4 persen. Industri kimia dan farmasi menjadi subsektor keempat yang menarik investor, dengan nilai Rp 37 triliun dan porsi 7,4 persen.
Pemerintah Presiden Prabowo Subianto telah membuka banyak sektor untuk partisipasi asing dalam dua tahun terakhir. Sekarang, Indonesia juga terbuka untuk investasi Rumah Sakit bagi investor Eropa.