International Law Seminar 2026, Wamenkum Sebut Kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Lahirkan Banyak Manfaat

Wamenkum mengakui kemajuan teknologi telah memperkuat penegakan hukum dan administrasi. Pada seminar internasional bertajuk Law Enforcement of Government Actions in the Digital Age, di Jakarta, Wamenkum Edward Omar Sharif Hiariej menyatakan bahwa peningkatan ilmu pengetahuan dan teknologi telah memperkenalkan berbagai manfaat dalam bidang pemerintahan digital. Misalnya, e-government sudah menjadi bagian dari pelayanan publik yang diberikan kepada masyarakat semua.

Namun demikian, Wamenkum juga menyatakan bahwa peningkatan teknologi ini juga membawa tantangan baru dalam bidang penegakan hukum dan administrasi. Oleh karena itu, perlu dilakukan diskusi dan pertemuan antara para ahli, akademisi, dan praktisi hukum dari berbagai negara untuk memahami dan mengatasi masalah tersebut.

Rektor Universitas Jayabaya Fauzie Y. Hasibuan menyatakan komitmen institusinya dalam mendorong kemajuan ilmu pengetahuan melalui kegiatan akademik bertaraf internasional. Ia berharap forum akademik ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu hukum dan penguatan sistem hukum nasional.

Dalam seminar tersebut, diadakan sesi diskusi internasional dengan narasumber dari lima negara yang membahas perbandingan sistem penegakan hukum dan praktik pemerintahan digital. Diskusi ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam penegakan hukum terhadap tindakan pemerintah di era digital, mendorong dialog akademik dan kebijakan antara pemerintah, akademisi, dan praktisi hukum.

Dengan demikian, seminar ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi penguatan sistem hukum nasional, mendukung prinsip good governance, serta menegaskan peran perguruan tinggi khususnya mahasiswa doktoral sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjawab tantangan hukum di era digital.
 
Maksudnya, teknologi memang sangat membantu pemerintah dalam berbagai aspek, mulai dari e-government hingga penegakan hukum. Tapi, kalau tidak ada aturan yang tepat, maka semua itu bisa jadi tidak efektif 🤔. Saya masih ingat saat-saat awal digitalisasi di Indonesia, banyak korupsi dan kekurangan yang terjadi. Jadi, sangat penting kita harus membahas dan menetapkan aturan yang jelas untuk mengantisipasi dan mencegah hal-hal seperti itu.
 
Wow 🤩, seminar internasional ini benar-benar membahas topik yang sangat relevan dengan kemajuan teknologi di Indonesia! Interesting 💻, sebenarnya saya pikir e-government sudah menjadi bagian dari pelayanan publik yang diberikan kepada masyarakat semua, tapi ternyata masih ada tantangan baru dalam bidang penegakan hukum dan administrasi. Wow 😮, saya harap forum akademik ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu hukum dan penguatan sistem hukum nasional! 🤝
 
akhir-akhir ini teknologi kayak terus2 ngekses bangsa, kan? tapi wajar sih, teknologi itu penting banget untuk meningkatkan administrasi dan penegakan hukum. tapi kalau kita lihat dari aspek lain, aku pikir perlu diwaspadai kekuatan teknologi yang dimiliki negara ini, biar jangan kalah dengan negara lain aja
 
Forum ini lagi-lagi tidak bisa membuat aku nyaman 🤔. Mereka hanya membicarakan tentang kemajuan teknologi dan penguatan sistem hukum, tapi gak ada yang bicara tentang keseimbangan antara kebebasan individu dan kekuasaan pemerintah di era digital. E-government itu baik atau tidak? Apa keuntungan dan kerugian dari e-government itu?

Dan siapa lagi yang akan diundang sebagai narasumber dalam forum ini? Hanya para ahli dan praktisi hukum yang diutamakan, tapi gak ada masyarakat sipil atau mereka yang benar-benar mempengaruhi kehidupan sehari-hari. Forum ini hanya ada di Jakarta, siapa lagi yang bisa ikut? 🤷‍♂️

Dan rektor Universitas Jayabaya Fauzie Y. Hasibuan itu sendiri benar-benar tidak jelas apa yang dicapai oleh institusinya dalam mendorong kemajuan ilmu pengetahuan melalui kegiatan akademik bertaraf internasional. Apa hanya sekedar diskusi internasional saja? Gak ada yang menjadi perubahan nyata di lapangan! 🤔
 
Pikiran saya kayak ini : seminar tentang pemerintahan digital itu kayak benar-benar penting banget, tapi gak ada yang berbicara tentang dampaknya terhadap orang-orang biasa aja. sih aku pikir itu perlu dipertimbangkan juga, bukan hanya soal teknologi dan hukum saja. kalo aku ngerasa kayak pengguna internet, aku kayak paham bagaimana pentingnya e-government itu, tapi ngerasa kayak kurangnya kesadaran dari masyarakat tentang pentingnya memanfaatkan teknologi dengan bijak aja.
 
Wah ini makin seru nih! Semua ahli dan rektor yang hadir di seminar tersebut pasti benar-benar peduli dengan perkembangan teknologi di Indonesia. Kalau gini, harusnya kita bisa membuat sistem hukum yang lebih canggih dan efisien agar bisa menampung kemajuan teknologi ini. Misalnya, e-government sudah jadi bagian dari pelayanan publik, tapi apa kalau ada kesalahan atau penipuan? Kita butuh sistem yang lebih canggih untuk mendeteksi itu! 🤔

Tapi, aku pikir penting juga kita harus selalu memperhatikan aspek keamanan dan privasi dalam penggunaan teknologi. Jangan sampai kita bisa terjebak dengan data pribadi kita sendiri karena tidak menggunakan teknologi yang aman. Kita butuh dialog antara ahli, akademisi, dan praktisi hukum untuk membuat sistem yang lebih baik! 💡
 
Pernah sih aku baca kabar ini 🤔, tapi sebenarnya aku nggak terlalu percaya dengan teknologi digital yang semakin pesat. Aku lupa lagi bagaimana pemerintah bisa jadi memberikan layanan publik melalui internet. Mungkin itu adalah kebaikan dari Wamenkum 🙏, tapi aku masih ragu-ragu apakah itu sebenarnya baik untuk anak-anak kita di masa depan.

Mereka kayaknya mau mengutamakan teknologi lebih daripada hal lain seperti pendidikan dan kesehatan 🤷‍♀️. Aku harap mereka bisa menemukan keseimbangan dan tidak sampai semakin lama teknologi ini membuat kita kehilangan hal-hal yang sebenarnya penting dalam hidup.
 
aku pikir seminar ini agak penting banget, tapi juga sedikit terlalu formal gini, kalau kita lihat dari perspektif masyarakat umum, apa yang dibicarakan sebenarnya itu? misalnya bagaimana sistem e-government bisa lebih mudah diakses oleh rakyat biasa? apakah ada contoh kasus penegakan hukum yang berhasil diatasi dengan teknologi? aku berharap seminar ini bisa memberikan beberapa jawaban atas pertanyaan-pertanyaan itu 😊.
 
Gue rasa seminar ini bikin banyak tahu, tapi apa hasilnya? Apa yang ditetapkan kalau ada masalah? Gue pikir forum akademik ini justru bikin mahasiswa doktoral malas belajar, karena ada banyak diskusi online aja yang cukup. Dan perlu diingat, teknologi itu nggak berarti semua sistem administrasi bisa langsung diterapkan, gue rasa perlu waktu dan persiapan lebih.
 
Teknologi memang membuat penegakan hukum semakin baik 📊, tapi juga bikin kita harus lebih bijak dalam menggunakannya ya 😊. Kalau gini teknologi bisa membantu pembayaran online dan apa yang tergantung dari ini, tapi kalau gini teknologi bisa digunakan untuk kejahatan dan itu tidak perlu dipermudah 🚫. Mungkin kita harus ngobrol lebih serius tentang hal ini ya 💬.
 
Gue penasaran banget sama seminar ini! Teknologi memang sudah sangat membantu dalam bidik-bidak kehidupan kita, mulai dari e-government hingga semua teknologi lainnya 🤖. Tapi, gue juga pikir ada beberapa hal yang perlu kita ubah-ubah. Misalnya, bagaimana jika kita semua sudah menggunakan teknologi ini sejak dini? Kita jadi terlalu gampang banget dalam memakai teknologi itu, tapi kita tidak lagi belajar untuk berpikir secara kritis 🤔.

Gue juga penasaran sama diskusi internasional di seminar ini. Apakah mereka sudah membahas tentang bagaimana kita bisa membuat teknologi ini lebih transparan dan akuntabel? Kita harus bisa melihat siapa yang memakai teknologi ini dan untuk apa, ya! 📊

Tapi, gue juga senang sekali sama rektor Universitas Jayabaya Fauzie Y. Hasibuan. Dia benar-benar komitmen dalam mendorong kemajuan ilmu pengetahuan dan tidak ragu-ragu untuk memberikan kontribusi. Gue harap giliran kita semua untuk ikut berpartisipasi dalam diskusi ini! 💪
 
Mau dicoba aja kalau teknologi gini bisa membuat pemerintahan jadi lebih efisien, tapi juga ada yang bikin kacau aja 🤔. E-government itu enak banget, tapi bagaimana kalau sih data kita tetap aman? Kita harus berdiskusi aja dengerin cerita dari negara-negara lain tentang bagaimana cara mengatasi masalah tersebut 👥.
 
Aku pikir seminar ini agak penting banget, tapi siapa tahu mau ada keragaman pendapat antara ahli-ahli dan praktisi hukum di Indonesia nanti. Aku pernah melihat di Jakarta beberapa tahun yang lalu, ada orang-orang dari luar negeri yang datang untuk berbagi pengalaman tentang teknologi digital di negara mereka. Aku tahu kalau teknologi digital memang bisa membantu pemerintah dalam melakukan tugas-tugas mereka, tapi aku juga khawatir tentang privasi dan keamanan.
 
Gampang banget diperdebatin kalau teknologi memperkuat penegakan hukum, tapi kita juga harus memikirkan konsekuensinya 🤔. Jika teknologi dapat membantu pemerintah dalam melakukan kegiatan yang lebih efisien, tapi itu juga berarti kita harus lebih hati-hati dengan informasi dan privasi kita. Kita harus belajar untuk menggunakan teknologi dengan bijak dan tidak biarkan diri kita dipengaruhi oleh yang hanya ingin menguntungkan diri sendiri.

Semua ini buatku jadi pikir, bahwa pentingnya kita memiliki kemampuan untuk berpikir kritis dan membuat keputusan yang tepat dalam era digital. Jangan hanya mengikuti aliran, tapi ikuti kebenaran dan hati-hati dengan konsekuensinya 💡.
 
Gampang banget, teknologi memperkuat penegakan hukum aja, tapi juga ada masalah baru yah... semoga diskusi internasional ini bisa membantu menyelesaikannya, tapi aku rasa perlu ada uji coba praktis juga, jangan hanya bicara-bicara aja... 🤔👀
 
Gue pikir seminar ini kayak banget, nih 🤯! Wamenkum Edward Omar Sharif Hiariej benar-benar bilangnya, teknologi memang memberikan banyak manfaat, tapi juga memperkenalkan tantangan baru. Gue rasa pemerintah harus lebih fokus dalam membuat kebijakan yang tepat untuk menghadapi era digital ini. Misalnya, mereka harus membuat aturan yang jelas tentang privasi online dan penggunaan data pribadi. Gue juga rasa perguruan tinggi seperti Universitas Jayabaya Fauzie Y. Hasibuan harus terus mendorong kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia, nih 📚💻
 
Peningkatan teknologi memang memberikan manfaat banyak, tapi juga membuat kita harus lebih berhati-hati dan cekadah dalam penggunaannya. E-government itu seru, tapi apa kalau ada kerusakan data atau kesalahan? Kita harus siap dengan itu. Dan seminar ini penting banget, biar kita bisa belajar dari satu sama lain dan buat kebijakan yang tepat untuk pemerintah digital di masa depan 🤝
 
Aku pikir si Wamenkum Edward Omar Sharif Hiariej salah juga, tapi aku rasa dia benar juga, apa kabarin? Teknologi memang sangat membantu penegakan hukum dan administrasi, tapi gampang juga untuk terjebak dalam digital trap. Aku ragu-ragu apakah e-government itu benar-benar membantu masyarakat semua, atau hanya untuk para elit yang suka teknologi? Dan apa dengan privasi dan keamanan data, sih? Aku pikir perlu ada diskusi yang lebih dalam tentang masalah-masalah tersebut sebelum kita terlalu bersemangat dengan kemajuan teknologi... 🤔📊
 
ini seminar internasional tentang teknologi dan hukumnya nggak main-main deh! Wamenkum bareng rektor universitas itu ngakuin bahwa teknologi ini memperkuat penegakan hukum, tapi juga membawa tantangan baru. kayaknya kita harus bisa berdiskusi dengan para ahli dan praktisi hukum dari luar negeri untuk mengatasi masalah itu.

saya pikir seminar ini sangat penting karena ada banyak mahasiswa di Indonesia yang ingin mempelajari lebih lanjut tentang teknologi dan hukum. tapi gampangnya, kita harus bisa menerima bahwa penegakan hukum di era digital memerlukan perubahan besar-besaran.

misalnya, kita harus bisa menggunakan teknologi dengan lebih baik dalam pelayanan publik, seperti e-government itu nggak boleh ketinggalan. tapi, kita juga harus bisa mengatur agar teknologi tidak digunakan untuk kekerasan atau diskriminasi. kayaknya kita harus bisa mencegah hal itu terjadi.

semua mahasiswa Indonesia yang ingin berkarir di bidang hukum dan teknologi harus ikuti seminar ini! 🤓💻
 
kembali
Top