Pada minggu depan, sekitar 520 ribu penumpang diharapkan terbang ke seluruh bandara Indonesia sebagai bagian dari arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Puncak arus balik tersebut diperkirakan terjadi pada dua hari, yaitu Sabtu dan Minggu, dengan penumpang mencapai sekitar 550 ribu orang pada Sabtu.
InJourney Airports, penyelenggara bandara-bandara di Indonesia, telah melakukan berbagai persiapan untuk mengantisipasi arus balik ini. Seluruh bandara yang dikelolanya telah dilakukan persiapan di selama periode 1 hingga 5 Januari 2026. Persiapan tersebut dilakukan untuk memastikan aspek keamanan, keselamatan, pelayanan, serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.
Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R. Pahlevi, mengatakan bahwa semua aspek tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran seluruh proses di bandara pada arus balik ini. Puncak arus balik penumpang tersebut diperkirakan terjadi pada area keberangkatan dan kedatangan penumpang.
"Keempat aspek 3S+1C menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran seluruh proses di bandara pada arus balik ini, baik pada area keberangkatan maupun area kedatangan penumpang," ujar Mohammad R. Pahlevi.
Pada area keberangkatan, beberapa titik krusial menjadi perhatian, seperti kelancaran akses kendaraan menuju terminal, proses check-in penumpang, serta pemeriksaan keamanan. Sementara itu, di area kedatangan penumpang, fokus pengelolaan mencakup pengaturan parkir pesawat, penentuan gate kedatangan, penanganan bagasi oleh operator ground handling, hingga ketersediaan armada transportasi publik.
"Kami ingin memastikan penumpang pesawat setelah tiba di bandara dapat memproses kedatangan dengan lancar mulai dari gate kedatangan, pengambilan bagasi, hingga mendapatkan layanan transportasi publik dari operator transportasi publik," jelas Mohammad R. Pahlevi.
Wakil Direktur Utama InJourney Airports Achmad Syahir juga menambahkan bahwa puluhan ribu personel telah disiapkan di 37 bandara untuk memastikan operasional bandara berjalan optimal.
"InJourney Airports menyiagakan puluhan ribu personel yang juga mencakup personel di seluruh titik layanan, termasuk customer service mobile di bandara-bandara tersibuk selama libur Nataru ini yang akan proaktif membantu kebutuhan penumpang. Kami ingin memastikan setiap touch point berjalan efisien di bandara," jelas Achmad Syahir.
Bandara-bandara tersibuk pada libur Nataru ini adalah Soekarno-Hatta Tangerang, I Gusti Ngurah Rai Bali, Juanda Surabaya, Sultan Hasanuddin Makassar dan Kualanamu Deli Serdang.
InJourney Airports, penyelenggara bandara-bandara di Indonesia, telah melakukan berbagai persiapan untuk mengantisipasi arus balik ini. Seluruh bandara yang dikelolanya telah dilakukan persiapan di selama periode 1 hingga 5 Januari 2026. Persiapan tersebut dilakukan untuk memastikan aspek keamanan, keselamatan, pelayanan, serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.
Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R. Pahlevi, mengatakan bahwa semua aspek tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran seluruh proses di bandara pada arus balik ini. Puncak arus balik penumpang tersebut diperkirakan terjadi pada area keberangkatan dan kedatangan penumpang.
"Keempat aspek 3S+1C menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran seluruh proses di bandara pada arus balik ini, baik pada area keberangkatan maupun area kedatangan penumpang," ujar Mohammad R. Pahlevi.
Pada area keberangkatan, beberapa titik krusial menjadi perhatian, seperti kelancaran akses kendaraan menuju terminal, proses check-in penumpang, serta pemeriksaan keamanan. Sementara itu, di area kedatangan penumpang, fokus pengelolaan mencakup pengaturan parkir pesawat, penentuan gate kedatangan, penanganan bagasi oleh operator ground handling, hingga ketersediaan armada transportasi publik.
"Kami ingin memastikan penumpang pesawat setelah tiba di bandara dapat memproses kedatangan dengan lancar mulai dari gate kedatangan, pengambilan bagasi, hingga mendapatkan layanan transportasi publik dari operator transportasi publik," jelas Mohammad R. Pahlevi.
Wakil Direktur Utama InJourney Airports Achmad Syahir juga menambahkan bahwa puluhan ribu personel telah disiapkan di 37 bandara untuk memastikan operasional bandara berjalan optimal.
"InJourney Airports menyiagakan puluhan ribu personel yang juga mencakup personel di seluruh titik layanan, termasuk customer service mobile di bandara-bandara tersibuk selama libur Nataru ini yang akan proaktif membantu kebutuhan penumpang. Kami ingin memastikan setiap touch point berjalan efisien di bandara," jelas Achmad Syahir.
Bandara-bandara tersibuk pada libur Nataru ini adalah Soekarno-Hatta Tangerang, I Gusti Ngurah Rai Bali, Juanda Surabaya, Sultan Hasanuddin Makassar dan Kualanamu Deli Serdang.