Seluruh wilayah Kabupaten Pati, Kudus, dan Jepara di Jawa Tengah ini terendam banjir. Banyak rumah warga yang merendam dalam air banjir. Sungai-sungai seperti Piji, Dawe, Mrisen, dan Jati Pasean tergenang air hingga genangan 5-40 cm.
Banjir ini menyebabkan kendaraan tersendat di jalan-jalan yang dipadukan. Pengalihan arus juga menyebabkan banyak sepeda motor mogok. Aparat kepolisian dan petugas terkait berusaha mengatur lalu lintas agar tetap aman.
Selain banjir, tanah longsor juga terjadi di beberapa daerah perbukitan Kabupaten Pati dan Jepara. Longsor ini menyebabkan rumah warga rusak, jembatan robek, dan kendaraan tertangkap oleh es di sungai.
Di Jepara, longsor di Desa Tempur mengisolasi ribuan warga yang tidak bisa keluar kota karena akses jalan terputus. Di Desa Sumberrejo juga terdampak banjir bandang yang menyebabkan rumah-rumah merendam dalam air.
BPBD Jepara melakukan evakuasi, pembersihan material longsor, pembukaan akses jalan, pendistribusian logistik, dan pemulihan utilitas dasar seperti listrik.
BMKG memperingatkan adanya potensi banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Jawa Tengah yang akan berlangsung hingga Februari 2026. Pemantauan hari tanpa hujan menunjukkan bahwa beberapa daerah Jawa Tengah masih sering diguyur hujan, terutama wilayah bagian tengah hingga selatan.
Banjir ini menyebabkan kendaraan tersendat di jalan-jalan yang dipadukan. Pengalihan arus juga menyebabkan banyak sepeda motor mogok. Aparat kepolisian dan petugas terkait berusaha mengatur lalu lintas agar tetap aman.
Selain banjir, tanah longsor juga terjadi di beberapa daerah perbukitan Kabupaten Pati dan Jepara. Longsor ini menyebabkan rumah warga rusak, jembatan robek, dan kendaraan tertangkap oleh es di sungai.
Di Jepara, longsor di Desa Tempur mengisolasi ribuan warga yang tidak bisa keluar kota karena akses jalan terputus. Di Desa Sumberrejo juga terdampak banjir bandang yang menyebabkan rumah-rumah merendam dalam air.
BPBD Jepara melakukan evakuasi, pembersihan material longsor, pembukaan akses jalan, pendistribusian logistik, dan pemulihan utilitas dasar seperti listrik.
BMKG memperingatkan adanya potensi banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Jawa Tengah yang akan berlangsung hingga Februari 2026. Pemantauan hari tanpa hujan menunjukkan bahwa beberapa daerah Jawa Tengah masih sering diguyur hujan, terutama wilayah bagian tengah hingga selatan.