Saat ini, banjir di Jakarta terus meluas, membahayakan banyak warga. Secara total, ada 143 RT yang terdampak banjir, yaitu 40 RT di Jakarta Barat dan 103 RT di Jakarta Selatan serta 4 RT di Jakarta Utara. Jalan-jalan yang tergenang mencapai 16 ruas, di mana kepanjangan tersebut sudah direncanakan oleh BPBD DKI Jakarta untuk dilakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik.
Menurut Isnawa Adji, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, penyebab banjir terjadi karena curah hujan tinggi dan meluapnya sejumlah sungai. Hingga saat ini, ada beberapa genangan di wilayah Jakarta yang mencapai 50-120 cm. Kelurahan Kosambi dan Rawa Buaya di Jakarta Barat memiliki ketinggian air mencapai 50-120 cm. Begitu juga di Kelurahan Cipulir, Jakarta Selatan, ketinggian air mencapai 120 cm.
BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memantau kondisi genangan dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik.
Menurut Isnawa Adji, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, penyebab banjir terjadi karena curah hujan tinggi dan meluapnya sejumlah sungai. Hingga saat ini, ada beberapa genangan di wilayah Jakarta yang mencapai 50-120 cm. Kelurahan Kosambi dan Rawa Buaya di Jakarta Barat memiliki ketinggian air mencapai 50-120 cm. Begitu juga di Kelurahan Cipulir, Jakarta Selatan, ketinggian air mencapai 120 cm.
BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memantau kondisi genangan dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik.