Berdasarkan dilaporkan, Indonesia telah berhasil memenangkan lelang tanah yang terletak di plot lahan nomor 6 di Kota Makkah, Arab Saudi. Menurut kata Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, suksesnya lelang ini akan membantu Indonesia semakin dekat untuk mewujudkan pembangunan Kampung Haji di Kota Suci tersebut.
Kata Prasetyo, keberhasilan ini dipimpin oleh kemampuan Presiden Prabowo Subianto dalam bernegosiasi dengan Pemerintah Arab Saudi. Ia mengatakan bahwa diplomasi luar biasanya dari Bapak Presiden yang berakhir dengan Pemerintah Arab Saudi mengubah aturan untuk sebuah negara, yaitu memberikan akses Indonesia sebagai pemilik aset di Arab Saudi.
Berdasarkan laporan awal, CEO Danantara, Rosan P. Roeslani, telah memperkuat posisinya bahwa dari 90 peserta lelang yang mengikuti tender, Indonesia sudah masuk ke dalam peringkat tiga besar. Hal ini sebenarnya praktis menjadikan Indonesia lebih dekat untuk merealisasikan proyek prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Di antara 8 plot lahan yang disediakan oleh Royal Commission of Makkah (RCMC), Indonesia memilih plot lahan nomor 6. Plot lahan ini juga diincar oleh banyak negara lain karena relatif rata dan sudah agak kosong.
Selain itu, kata Rosan, kondisi plot lahan nomor 6 lebih mudah untuk dikembangkan dibandingkan dengan plot lahan lain yang memiliki kondisi yang lebih sulit karena berbatu. Lahan ini juga jaraknya lebih dekat dengan Masjidil Haram dan hanya berjarak 1,5-2,1 kilometer dari lokasi akomodasi jemaah haji Indonesia saat ini.
Dengan demikian, Indonesia semakin dekat untuk mewujudkan proyek pembangunan Kampung Haji di Kota Suci tersebut.
Kata Prasetyo, keberhasilan ini dipimpin oleh kemampuan Presiden Prabowo Subianto dalam bernegosiasi dengan Pemerintah Arab Saudi. Ia mengatakan bahwa diplomasi luar biasanya dari Bapak Presiden yang berakhir dengan Pemerintah Arab Saudi mengubah aturan untuk sebuah negara, yaitu memberikan akses Indonesia sebagai pemilik aset di Arab Saudi.
Berdasarkan laporan awal, CEO Danantara, Rosan P. Roeslani, telah memperkuat posisinya bahwa dari 90 peserta lelang yang mengikuti tender, Indonesia sudah masuk ke dalam peringkat tiga besar. Hal ini sebenarnya praktis menjadikan Indonesia lebih dekat untuk merealisasikan proyek prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Di antara 8 plot lahan yang disediakan oleh Royal Commission of Makkah (RCMC), Indonesia memilih plot lahan nomor 6. Plot lahan ini juga diincar oleh banyak negara lain karena relatif rata dan sudah agak kosong.
Selain itu, kata Rosan, kondisi plot lahan nomor 6 lebih mudah untuk dikembangkan dibandingkan dengan plot lahan lain yang memiliki kondisi yang lebih sulit karena berbatu. Lahan ini juga jaraknya lebih dekat dengan Masjidil Haram dan hanya berjarak 1,5-2,1 kilometer dari lokasi akomodasi jemaah haji Indonesia saat ini.
Dengan demikian, Indonesia semakin dekat untuk mewujudkan proyek pembangunan Kampung Haji di Kota Suci tersebut.