Pemerintah India mengatakan bahwa kini hanya dua kasus virus Nipah yang terkonfirmasi di negara bagian Benggala Barat, setelah ada kabar palsu tentang lima kasus infeksi. Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Keluarga India menegaskan bahwa angka spekulatif tersebut tidak akurat dan seharusnya dibanting-bantingkan sebagai fitnah.
Hingga saat ini, total 196 orang yang memiliki kontak erat dengan dua pasien terkonfirmasi telah berhasil diidentifikasi dan dipantau. Namun, belum ada gejala dan hasil tes mereka negatif untuk Virus Nipah. Pemerintah India juga mengimbau masyarakat untuk hanya mengandalkan informasi resmi dan terverifikasi terkait perkembangan virus Nipah.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan bahwa virus Nipah adalah salah satu virus paling berbahaya di dunia karena tingkat kematiannya yang tinggi dan belum tersedia pengobatan maupun vaksin khusus. Virus ini terutama ditularkan oleh kelelawar buah atau kalong, serta dapat terjadi melalui konsumsi buah atau produk makanan yang terkontaminasi air liur hewan terinfeksi.
Pemerintah India sebelumnya telah melaporkan empat wabah virus Nipah di negara bagian Benggala Barat dan Negara Bagian Kerala. Riwayat tersebut mendorong pemerintah meningkatkan kewaspadaan nasional terhadap penyakit zoonosis ini.
Hingga saat ini, total 196 orang yang memiliki kontak erat dengan dua pasien terkonfirmasi telah berhasil diidentifikasi dan dipantau. Namun, belum ada gejala dan hasil tes mereka negatif untuk Virus Nipah. Pemerintah India juga mengimbau masyarakat untuk hanya mengandalkan informasi resmi dan terverifikasi terkait perkembangan virus Nipah.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan bahwa virus Nipah adalah salah satu virus paling berbahaya di dunia karena tingkat kematiannya yang tinggi dan belum tersedia pengobatan maupun vaksin khusus. Virus ini terutama ditularkan oleh kelelawar buah atau kalong, serta dapat terjadi melalui konsumsi buah atau produk makanan yang terkontaminasi air liur hewan terinfeksi.
Pemerintah India sebelumnya telah melaporkan empat wabah virus Nipah di negara bagian Benggala Barat dan Negara Bagian Kerala. Riwayat tersebut mendorong pemerintah meningkatkan kewaspadaan nasional terhadap penyakit zoonosis ini.