Indeks Dolar Melemah, Rupiah Ditutup Perkasa ke Rp16.896

Dalam perdagangan Kamis, 22/1/2026, rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat dengan nilai Rp16.896. Ini merupakan peningkatan sebesar 40 poin atau 0,24 persen dari penutupan sebelumnya di Rp16.936 per dolar AS.

Penguatan ini didorong oleh sentimen global yang menyebabkan indeks dolar AS melemah. Hal ini disebabkan oleh sikap Presiden AS Donald Trump terkait isu tarif dan geopolitik. Trump telah menarik ancaman penerapan tarif terhadap negara-negara Eropa serta menyampaikan bahwa penggunaan kekuatan militer terkait isu Greenland tidak akan dilakukan.

Selain itu, pelaku pasar juga mencermati rilis sejumlah data ekonomi AS, seperti Produk Domestik Bruto (PDB), klaim pengangguran awal, dan indeks inflasi pilihan bank sentral AS. Kondisi ini turut memberikan tekanan terhadap rupiah.

Di sisi lain, Menteri Keuangan Jerman Lars Klingbeil mengingatkan agar pasar tidak terlalu cepat bereuforia. Penarikan ancaman tarif dinilai belum sepenuhnya menghilangkan risiko meningkatnya ketegangan antara AS dan Uni Eropa.

Rupiah diharapkan akan tetap bergerak fluktuatif namun berpeluang ditutup menguat di rentang Rp16.860-Rp16.900 pada perdagangan besok.
 
😂👀 rupiah nih makin kuat ya! 40 poin aja, tapi masih bisa bikin perubahan besar 🤑💸. Trump siapa lagi yang bisa menggerakkan pasar global 😅. Masing-masing negara harus hati-hati, gak usah berangkat ke ancaman tarif aja, kira-kira siapa nih yang bakal ikut ke perang 🤔. Rupiah masih bisa fluktuasi banget, tapi nanti bisa naik lagi di sekitar Rp16.8-17.0 🚀💥.
 
aku pikir rupiah nggak bisa stabil kok, kalau AS buat ancaman tarif lagi, maka apa lagi yang ada sumber kekuatan mereka? kalau mau jadi kaya sama Eropa, harusnya mau berbagi teknologi aja sih. tapi kayaknya saja, masih banyak hal yang tidak jelas lagi. mungkin kita harus sabar dan lihat apa yang terjadi selanjutnya.
atau juga, kalau rupiah menguat lagi, berarti siapa yang kehilangan keuntungan dari sebelumnya? hanya orang-orang di luar negeri saja yang mendapatkan manfaat, tapi apa dengan rakyat kita sendiri?
 
aku pikir rupiah akan terus naik setelah ini, karena nilai dolar AS masih banyak yang tidak stabil dan globalnya ada perubahan besar... apalagi Amerika lagi bikin ancaman tarif yang bisa membuat pasar jadi ragu-ragu, tapi kalau kita lihat penutupan sebelumnya sudah Rp16.936, maka 0,24 persen kurang dari itu mungkin masih agak rendah kan?
 
Rp16.896 itu bakalan lebih tinggi lagi kayaknya 🤑. Aku pikir pas ini perlu diawasi jauh2, karena kalau kena tekanan dari Uni Eropa, aja mau turun lagi 😬. Yang penting sih rupiah tetap stabil gitu 🙏. Minta ngerasa nyaman saat melakukan transaksi belanja online, karena aku jadi bosan dengan rupiah yang selalu ngeliat 🤯.
 
aku pikir kalau gini punya efeknya besar banget pada rupiah, karena gini aja yang bisa dilakukan AS kaya, tapi aku rasa itu semua bisa mengurangi tekanan terhadap rupiah, dan sekarang rupiah naik banget! aku bayangkan jika aku punya sahabat yang mau berinvestasi di pasar valas, aku akan bilang, "wah, gak ada salahnya aja, kan?" dan aku juga pikir kalau Menteri Keuangan Jerman itu cerdas banget, karena dia bisa ingatkan agar pasar tidak terlalu cepat bereuforia, tapi aku rasa penarikan ancaman tarif itu sebenarnya masih bisa menekan rupiah. dan gini aja aku pikir, kalau aku punya uang sekali, aku akan beli aset valas sebanyak-banyaknya!
 
Wah, rupiah terus naik lagi 🤑! Coba bayangkan, kalau ancaman tarif AS-UE tidak ada, bagaimana caranya nilai rupiah bisa naik 40 poin? Tapi, sepertinya kecemasan pasar masih ada, karena ini semua tentang geopolitik. Trump kayaknya buat keributan lagi 🤔.

Aku pikir kalau pasaran harus lebih sabar, bukan terlalu cepat kaget. Menteri Keuangan Jerman itu benar, kita tidak boleh terlalu berleluasa karena masih ada risiko. Tapi, rupiah juga harus diawasi, kalau terus naik tapi kemudian jatuh juga, gak enak banget 😬.

Saya harap nilai rupiah bisa stabil dan tidak terburu-buru, tapi aku juga penasaran apa yang akan terjadi selanjutnya 🤔. Kita harus sabar dan menunggu informasi lebih lanjut, ya!
 
Gue pikir rupiah akan terus naik, kayaknya. Perdagangan AS yang lemah makin menarik kami untuk jual. Gue punya adik yang bekerja di Bank BRI, dia bilang kalau rupiah akan ditutup di Rp17.000 per dolar AS. Gue percaya gak, tapi gue juga pikir masih ada kemungkinan 16,9 jadi gak terlalu kecil ya. Belum tentu apa yang terjadi nanti, tapi kalau punya dana berinvestasi, aku rekomendasikan di rupiah.
 
kembali
Top