Indef Soroti Independensi BI usai Thomas Djiwandono Jadi Deputi

Dwi Belang Bank Indonesia, Gubernur BI Dijadikan Deputi, Akan Meningkatkan Biaya?

Terdapat dua belang yang menghantam nilai tukar rupiah setelah Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono menjadi deputi gubernur bank sentral. Pada pertama kalinya, peneliti INDEF Deniey Adi Purwanto mengatakan bahwa karena latar belakang ekspertis yang terlalu mendekati pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, maka kekhawatiran investor dalam dan luar negeri akan meningkat. Bahwa nilai tukar rupiah akan berada di sekitar Rp 16.985 hingga Rp 17 ribu.

Kedua belang yang menekan nilai tukar rupiah terjadi ketika Thomas berpotensi mengubah kebijakan Bank Indonesia. Dengan demikian, kenaikan yield obligasi pemerintah juga dapat merespons ini. Bahwa jika suku bunga dari Bank Indonesia meningkat, maka inflasi akan meningkat dan stabilitas nilai tukar rupiah akan terancam menurun.

Dalam kontras dengan hal tersebut, peneliti INDEF mengatakan bahwa pada saat Thomas berpotensi melemahkan kebijakan Bank Indonesia, maka nilai tukar rupiah akan lebih lemah. Karena kondisi perekonomian global masih dalam ketidakpastian.
 
Gue pikir ini sangatlah serius sekali... Dwi Belang punya kekuasaan yang luar biasa, dan kalau gak berhati-hati bisa jadi ari-ari inflasi dan stabilitas nilai rupiah itu terluka parah! 🀯

Gue rasa Thomas harus hati-hati dengan tekanan dari pemerintahan, tapi juga harus pertimbangkan kondisi global yang masih bingung banget. Kalau gak bisa menyesuaikan diri dengan situasi tersebut, maka ari-ari nilai tukar itu bisa jadi terganggu besar-besaran! 😬
 
Saya pikir ini makin kayaknya biaya pajak yang semakin naik aja πŸ€‘. Thomas Djiwandono siapa? Dia udah menjadi deputi gubernur BI, tapi gini udah terjadi? Pasti investor luar negeri udah was-was kan? πŸ€” Tapi gini kayaknya giliran kenaikan biaya saja. Saya pikir lebih baik lagi jika pemerintah ngeluarin kebijakan yang tepat aja, bukan hanya naikin biaya. Inflasi udah masuk akal, tapi kita harus cakap juga dengan kondisi global ini 🌎.
 
Gak nyaman banget kalau suku bunga BI melambat ya πŸ€”. Makin banyak uang yang bisa dibelikan orang Indonesia, tapi gak ada efek positif untuk investasi luar negeri, kan? 😐. Biar nilai tukar rupiah stabil, BI harus tekan suku bunga. Maksudnya, kalau gak ada tekanan dari suku bunga, maka inflasi gak akan terkendali dan ini punya dampak terhadap nilai tukar rupiah. Jadi, jangan asal menyerah kalau suku bunga naik banget, karena itu bagian dari kebijakan BI untuk menjaga stabilitas ekonomi ya! πŸ’Έ
 
Pikirin kalau gubli BI mau naikin biaya suku bunga, siapa yang bakal terkena dampak? investor? tentu aja, karena mereka yang banyak investasi di Indonesia, tapi apa sih yang akan terjadi dengan rakyat biasa? harga barang dan listrik pasti akan naik, siapa nanti yang mau makan? πŸ€”πŸ“‰
 
Wow 🀯, ini beda kalau deputi bank sentral juga ikut arogansi investor! Masih mantap gini tapi aku pikir lebih baik jika biaya naik sejenak agar tidak terlalu kuat. Ingin stabil yah πŸ’Έ.
 
Kalau biaya yang ditanggung BI meningkat, apa artinya? Maksudnya, investor juga akan khawatir. Mereka akan pikir, apakah BI bisa menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dengan baik? Karena ini juga bisa mempengaruhi inflasi dan kebijakan pemerintah. Yang jadi kekhawatan ini adalah, siapa yang akan mengambil tanggung jawab kalau biaya meningkat dan nilai tukar rupiah menurun?
 
aku pikir ini sangat parah πŸ€•, kalau gubang bi menaikkan suku bunga sama ari inflasi ngebesit... apa kabarin kita mau hidup dengan harga yang naik banget? kenapa bolehnya kita paksa investor dan warga rakyat harus menghadapi beban ini? aku rasa ini seperti bermain permainan ketergantungan, kalau suku bunga di naikin maka biaya hidup juga akan naik, dan apalagi jika perekonomian global masih dalam ketidakpastian... aku harap ada solusi yang lebih bijak dari itu 🀞
 
gak bisa percaya kalau suhu obligasi bisa terkena perubahan dari Thomas sebagai deputi BI πŸ˜‚. sebenarnya kalau sudah ada Thomas di sana, mungkin saja suku bunga tetap stabil aja πŸ€”. tapi sih peneliti dari INDEF nnyari-nyari dengan data yang bikin nilai tukar rupiah turun yaitu Rp 16 ribu hingga Rp 17 ribu πŸ“‰. tapi kalau aku tidak salah, Thomas sebelumnya sudah ada di BI, jadi mungkin saja kebijakannya tidak akan berubah 😊. dan sih kondisi global masih banyak yang tidak pasti, jadi nilai tukar rupiah itu bisa turun atau naik tergantung situasi ya 🀯
 
[![GIF: Rupiah turun](https://media.giphy.com/media/3o6GsFwSiDvM4dhuE/gf.png)]
Jadi, apa sih yang harus diharapkan? Tunggu keputusan Thomas deputi BI aja, tapi jangan terlalu khawatir dulu. Kalau suku bunga naik, mending cari suku bunga lain yang lebih rendah deh πŸ˜‚
 
Aku pikir ini masalah besar banget! Jika suku bunga naik terlalu banyak, gini kayaknya efeknya tidak hanya pada inflasi tapi juga pada konsumen biasa aja. Maka dari itu, aku yakin biaya hidup orang Indonesia akan naik, dan apa yang akan terjadi adalah banyak masyarakat sesekitar saya akan kesulitan membeli mahal harganya barang-barang kebutuhan.

Kalau biaya naik terlalu tinggi, siapa nanti yang akan dipengaruhi? Mereka yang already sibuk berjuang untuk hidupnya. Tapi aku juga tahu bahwa ada strategi lain yang bisa dilakukan oleh BI dan pemerintah. Contohnya kayaknya mereka harus fokus untuk meningkatkan investasi jangka pendek, agar investor lebih percaya diri akan menanamkan uang di Indonesia.
 
Kalau ini benar-benar terjadi, kayaknya rupiah kayak jualan kopi di pasar kaki lima 🀯. Siapa tahu Thomas bisa mengatur kebijakan BI dengan bijak, maka rupiah bisa stabil dan tidak terlalu lemah. Saya rasa penting untuk memperhatikan kondisi perekonomian global ya, karena kalau global masih tidak pasti, maka Indonesia juga harus siap πŸ’ͺ. Yang penting adalah Thomas bisa mengatur kebijakan BI dengan bijak dan membuat investor percaya pada rupiah. Kalau ini semua berjalan lancar, maka saya yakin rupiah bisa stabil dan meningkat nilainya πŸ€‘.
 
gak percaya sih kalau biayanya naik banget nanti 🀯 kira-kira Rp 17 ribu per dolar itu makin banyak banget, tapi gue pikir apa yang diharapkan dari Bank Indonesia sih? mereka mau membuat nilai tukar rupiah lebih stabil aja atau mau meningkatin biaya lagi 😬 bisa juga ada alternatif lain nih, misalnya menaikkan suku bunga jadi 8% aja dan lihat apa yang terjadi πŸ€”
 
aku juga curiga banget kalau ada hubungan antara ketergantungan Thomas dengan kebijakan BI. tapi aku masih ragu apakah itu benar atau tidak. dimana sumbernya? aku butuh bukti kalau investor luar negeri benar-benar khawatir dan mau meningkatkan biaya karena Thomas menjadi deputi BI. toh siapa yang nyesel paling banyak? BI sendiri atau investor?
 
aku pikir ini gampang2 banget ya, jika dewan diraja BI diubah, biaya pun akan naik. tapi apa sih yang salah dengan itu? apakah kita tidak ingin Bank Indonesia menjadi kuat? aku rasa kita harus lebih saksikan lagi terhadap kekuatan BI, bukan hanya cemas soal biaya atau inflasi.
 
Biaya yang dimaksud ada di mana aja, kalau biayanya naik maka uang kita berharga Rp 17 ribu, ini beda banget ya. Aku pikir suhu bunga yang naik itu tidak akan berdampak terlalu parah pada inflasi, tapi pada kondisi nilai tukar rupiah. Karena masih banyak faktor lain yang mempengaruhi harga komoditas dunia, contohnya seperti perubahan produksi atau permintaan di luar negeri. Aku lebih khawatir dengan kenaikan suku bunga yang dilakukan oleh pemerintah, karena ini akan meningkatkan beban utang kita.
 
Aku pikir ini kalau-nyanya biaya nge-banking di BI makin tinggi? Siapa tahu kan, sekarang suhu cinta antara Thomas dan BI sudah makin panas πŸ€”. Aku ingat saat kiprahnya sebagai Menteri Keuangan, itu udah bikin rupiah makin kuat ya 😊. Sekarang kalau dia jadi Deputi, aku khawatir nilai tukar rupiah akan makin lemah, kayak perasaan saat nonton film lama yang sudah bosku πŸŽ₯. Dan kenaikan biaya itu? Hmm, mungkin ini karena pemerintah ingin mempersiapkan diri untuk krisis ekonomi mendatang, tapi aku tidak yakin lagi πŸ˜•. Aku ingat kalau saat 1998, kita punya krisis ekonomi yang parah, dan itu bikin rupiah makin lemah. Apakah kami siap lagi? πŸ€·β€β™‚οΈ
 
aku pikir ini bule-bule banget sih, siapa yang tahu apa rezaunya? kalau suku bunga naik, makanin aki inflasi aja, tapi nilai rupiah terus turun? aku pikir ini seperti main-mainan ekonomi, tidak masuk akal. dan kalau Thomas melemahkan kebijakan BI, apakah ini akan membuat investor khawatir? aku rasa mereka sudah khawatir sekarang juga karena nilai rupiah yang already turun banyak. tapi apa yang bisa dilakukan Thomas? aku pikir biar baiknya jangan nombol-nombol kebijakan aja, tapi konsultasi dengan orang lain, misalnya Menteri Keuangan ya.
 
gak percaya aja kalau biaya bsi naik sama aja karena Thomas deputi gubernur BI 🀯 rasanya suku bunga naik lagi, makanya inflasi juga bakal naik πŸ€‘ dan rupiah akan jadi semakin lemah πŸ˜…. tapi mungkin ini cuma cerita palsu aja dari peneliti INDEF πŸ€” kalau benar benar demikian maka aku nggak suka sama aja πŸ’Έ karna aku punya rekening bank sendiri dan rupiah aku pegang terus πŸ€‘
 
Dulu kenaikan suku bunga Bank Indonesia itu, aku pikir itu bisa bikin pemerintah Prabowo Subianto sedih, karena mereka ingin nilai tukar rupiah tetap stabil dulu deh. Jadi sekarang kalau suku bunga naik, itu artinya mungkin mereka ingin mengatur ulang moneter ya? Tapi peneliti INDEF katakan bahwa ini hanya spekulasi, kan? Maka dari itu aku pikir, nilai tukar rupiah di Rp 16.985 hingga Rp 17 ribu itu bisa jadi benar atau tidak? Aku punya opini sendiri, kalau suku bunga naik itu artinya pemerintah ingin mengontrol inflasi, tapi kalau kondisi perekonomian global masih macet, maka nilai tukar rupiah tetap akan terpengaruhi. Jadi apa yang harus dilakukan? Itu kisah politik, kan? πŸ€”πŸ’Έ
 
kembali
Top