"Perasaan Tidak Layak, Kekayaan Mental"
Di dunia profesional, seringkali terjadi hal yang disebut sebagai Impostor Syndrome. Perasaan ini menimbulkan rasa ragu dan bingung ketika seseorang baru saja memulai bekerja atau berada di posisi tertentu dalam perusahaan. Rasa ini sering menyerupai pertanyaan, โApa aku pantas ada di sini?โ Apalagi bagi perempuan yang memiliki standar tinggi akan diri sendiri.
Tapi apa itu Impostor Syndrome? Bagaimana caranya mengatasinya? Dan bagaimana cara membangun kepercayaan diri secara bertahap?
Perasaan Tidak Layak
Rasa tidak layak seringkali muncul ketika seseorang baru saja memulai bekerja. Segera setelah bergabung, mereka merasa ragu-ragu dan bingung karena ingin memastikan bahwa diri mereka pantas di tempat tersebut. Rasa ini dapat berdampak pada prestasi kerja mereka dan dapat membuatnya merasa kehilangan kepercayaan diri.
Kekayaan Mental
Namun, rasa tidak layak ini bukan tanda kamu tidak mampu. Melainkan merupakan respons yang umum terjadi di fase awal karier. Meski kamu sudah berusaha dan bekerja dengan sungguh-sungguh, tapi rasa ini tetap ada karena kamu masih belajar menyesuaikan diri dengan ritme kerja, ekspektasi atasan, dan dinamika lingkungan profesional.
Cara Mengatasinya
Berikut beberapa tips untuk mengatasi Impostor Syndrome:
1. Kenali dan Namai Perasaanmu
- Rasa diterima di lingkungan kerja sangat berpengaruh pada kepercayaan diri.
- Ketika kamu menjadi satu-satunya atau salah satu dari sedikit orang yang terlihat berbeda di ruangan, entah karena usia, latar belakang, atau posisi wajar muncul perasaan tidak sepenuhnya cocok.
2. Tuliskan Semua Bukti Prestasi
- Pencapaianmu bukan kebetulan. Jika kamu sampai di posisi ini, itu karena usaha dan proses yang kamu jalani. Nilai dirimu nyata, dan kamu pantas berada di tempatmu sekarang.
3. Alihkan Fokus dari Perfeksionisme ke Pembelajaran
- Setiap orang pernah gagal. Tidak ada perjalanan karier yang benar-benar mulus.
4. Ubah Cara Kamu Bicara ke Diri Sendiri
- Sikap perfeksionis sering muncul karena kamu peduli pada kualitas kerja, dan itu bukan hal yang jelek.
5. Bangun Jaringan Dukungan
- Berbagi cerita dengan mentor atau kolega bisa membantu kamu merasa tidak sendirian.
6. Minta Feedback yang Spesifik
- Kekuatan sering kali datang dari rasa terhubung dengan orang lain.
7. Pisahkan Identitas Diri dari Pekerjaan
- Memisahkan identitas diri dari pekerjaan adalah langkah penting agar kamu tidak terus menilai diri hanya dari hasil kerja.
8. Ciptakan Ritual Kecil untuk Merayakan Keberhasilan
- Berhenti dalam mencari pengakuan dari luar dengan mulai memberi apresiasi pada diri sendiri.
Ingat, rasa tidak layak yang kadang muncul bukan cerminan kemampuanmu. Perasaan itu adalah bagian dari proses bertumbuh dan mengenal diri di dunia kerja.
Di dunia profesional, seringkali terjadi hal yang disebut sebagai Impostor Syndrome. Perasaan ini menimbulkan rasa ragu dan bingung ketika seseorang baru saja memulai bekerja atau berada di posisi tertentu dalam perusahaan. Rasa ini sering menyerupai pertanyaan, โApa aku pantas ada di sini?โ Apalagi bagi perempuan yang memiliki standar tinggi akan diri sendiri.
Tapi apa itu Impostor Syndrome? Bagaimana caranya mengatasinya? Dan bagaimana cara membangun kepercayaan diri secara bertahap?
Perasaan Tidak Layak
Rasa tidak layak seringkali muncul ketika seseorang baru saja memulai bekerja. Segera setelah bergabung, mereka merasa ragu-ragu dan bingung karena ingin memastikan bahwa diri mereka pantas di tempat tersebut. Rasa ini dapat berdampak pada prestasi kerja mereka dan dapat membuatnya merasa kehilangan kepercayaan diri.
Kekayaan Mental
Namun, rasa tidak layak ini bukan tanda kamu tidak mampu. Melainkan merupakan respons yang umum terjadi di fase awal karier. Meski kamu sudah berusaha dan bekerja dengan sungguh-sungguh, tapi rasa ini tetap ada karena kamu masih belajar menyesuaikan diri dengan ritme kerja, ekspektasi atasan, dan dinamika lingkungan profesional.
Cara Mengatasinya
Berikut beberapa tips untuk mengatasi Impostor Syndrome:
1. Kenali dan Namai Perasaanmu
- Rasa diterima di lingkungan kerja sangat berpengaruh pada kepercayaan diri.
- Ketika kamu menjadi satu-satunya atau salah satu dari sedikit orang yang terlihat berbeda di ruangan, entah karena usia, latar belakang, atau posisi wajar muncul perasaan tidak sepenuhnya cocok.
2. Tuliskan Semua Bukti Prestasi
- Pencapaianmu bukan kebetulan. Jika kamu sampai di posisi ini, itu karena usaha dan proses yang kamu jalani. Nilai dirimu nyata, dan kamu pantas berada di tempatmu sekarang.
3. Alihkan Fokus dari Perfeksionisme ke Pembelajaran
- Setiap orang pernah gagal. Tidak ada perjalanan karier yang benar-benar mulus.
4. Ubah Cara Kamu Bicara ke Diri Sendiri
- Sikap perfeksionis sering muncul karena kamu peduli pada kualitas kerja, dan itu bukan hal yang jelek.
5. Bangun Jaringan Dukungan
- Berbagi cerita dengan mentor atau kolega bisa membantu kamu merasa tidak sendirian.
6. Minta Feedback yang Spesifik
- Kekuatan sering kali datang dari rasa terhubung dengan orang lain.
7. Pisahkan Identitas Diri dari Pekerjaan
- Memisahkan identitas diri dari pekerjaan adalah langkah penting agar kamu tidak terus menilai diri hanya dari hasil kerja.
8. Ciptakan Ritual Kecil untuk Merayakan Keberhasilan
- Berhenti dalam mencari pengakuan dari luar dengan mulai memberi apresiasi pada diri sendiri.
Ingat, rasa tidak layak yang kadang muncul bukan cerminan kemampuanmu. Perasaan itu adalah bagian dari proses bertumbuh dan mengenal diri di dunia kerja.