IHSG terjun-jun bebas, CEO Danantara meminta BEI lebih transparan
Koreksi IHSG hari ini tak lepas keputusan Morgan Stanley Capital International (MSCI) untuk membekukan sementara (interim freeze) atas sejumlah perubahan indeks (rebalancing) yang melibatkan saham-saham di Indonesia. Menurut Rosan Perkasa Roeslani, CEO Danantara, koreksi ini adalah "triger" dari MSCI yang mengeluarkan laporan tersebut.
Kita berharap Bursa kita lebih transparan lagi," kata dia kepada para pewarta di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat. Mengingat pentingnya posisi MSCI, yang menjadi acuan dari investor global untuk berinvestasi di pasar modal berbagai negara, Rosan berharap manajemen Bursa Efek Indonesia (BEI) dapat segera menindaklanjuti permintaan dari perusahaan tersebut.
Peringatan peningkatan transparansi dan akuntabilitas perdagangan ini sudah dikeluarkan MSCI sejak beberapa bulan yang lalu. Jadi harus ditindaklanjuti segera, karena ini hanya maslah transparansi dan akuntabilitas," tegas Rosan.
Sementara itu, Secretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, menjelaskan pembekuan sistem perdagangan otomatis JATS dilakukan tepat pada pukul 13:43:13 WIB. Perdagangan dijadwalkan akan aktif kembali pada pukul 14:13:13 WIB tanpa perubahan jadwal lebih lanjut.
"Tindakan ini dilakukan karena terdapat penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mencapai 8 persen," katanya dalam keterangannya, Rabu.
Koreksi IHSG hari ini tak lepas keputusan Morgan Stanley Capital International (MSCI) untuk membekukan sementara (interim freeze) atas sejumlah perubahan indeks (rebalancing) yang melibatkan saham-saham di Indonesia. Menurut Rosan Perkasa Roeslani, CEO Danantara, koreksi ini adalah "triger" dari MSCI yang mengeluarkan laporan tersebut.
Kita berharap Bursa kita lebih transparan lagi," kata dia kepada para pewarta di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat. Mengingat pentingnya posisi MSCI, yang menjadi acuan dari investor global untuk berinvestasi di pasar modal berbagai negara, Rosan berharap manajemen Bursa Efek Indonesia (BEI) dapat segera menindaklanjuti permintaan dari perusahaan tersebut.
Peringatan peningkatan transparansi dan akuntabilitas perdagangan ini sudah dikeluarkan MSCI sejak beberapa bulan yang lalu. Jadi harus ditindaklanjuti segera, karena ini hanya maslah transparansi dan akuntabilitas," tegas Rosan.
Sementara itu, Secretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, menjelaskan pembekuan sistem perdagangan otomatis JATS dilakukan tepat pada pukul 13:43:13 WIB. Perdagangan dijadwalkan akan aktif kembali pada pukul 14:13:13 WIB tanpa perubahan jadwal lebih lanjut.
"Tindakan ini dilakukan karena terdapat penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mencapai 8 persen," katanya dalam keterangannya, Rabu.