Pasar modal Indonesia kembali mengalami tekanan jual yang sangat tajam, sehingga perlu dihambat. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok sebesar 8 persen membuat PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terpaksa memberlakukan pembekuan sementara perdagangan pada pagi ini. Trading halt telah diaktivasi pada pukul 09:26:01 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS), lalu dilanjutkan setengah jam kemudian, pukul 09:56:01.
Keputusan ini diambil oleh BEI untuk menjaga stabilitas dan ketertiban pasar. Kautsar Primadi Nurahmad, Sekretaris Perusahaan BEI, menyatakan bahwa langkah ini diterima karena IHSG terjun bebas hingga 839 poin atau 10,08 persen ke level 7.481 pada pukul 09.59 WIB.
Tindakan ini dilakukan untuk mengatasi penurunan IHSG yang mencapai 8 persen. Pembekuan sementara perdagangan merupakan bagian dari komitmen BEI untuk menjaga perdagangan saham agar teratur, wajar, dan efisien.
Keputusan ini diambil oleh BEI untuk menjaga stabilitas dan ketertiban pasar. Kautsar Primadi Nurahmad, Sekretaris Perusahaan BEI, menyatakan bahwa langkah ini diterima karena IHSG terjun bebas hingga 839 poin atau 10,08 persen ke level 7.481 pada pukul 09.59 WIB.
Tindakan ini dilakukan untuk mengatasi penurunan IHSG yang mencapai 8 persen. Pembekuan sementara perdagangan merupakan bagian dari komitmen BEI untuk menjaga perdagangan saham agar teratur, wajar, dan efisien.