IHSG Sudah Pangkas Koreksi, Analis Rekomendasi Saham CUAN-ADRO

IHSG Pangkas Koreksi, Apa Saham yang Patut Diperhatikan?

IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) menutup perdagangan kemarin di zona merah dengan penurunan 1,06% ke level 8.232,20. Saat ini, sejumlah saham perbankan dan energi menjadi penopang pergerakan, seperti BBRI yang melonjak 5,29%, BBCA naik 2,49%, dan BREN menguat 4,52%. Namun, beberapa saham masih melemah, seperti DSSA yang turun 4,67%, BUMI melemah 14,97%, dan IMPC terkoreksi 14,71%.

Saat ini, aktivitas investor asing masih didominasi aksi jual dengan nilai net sell mencapai Rp5,11 triliun di pasar reguler dan Rp4,44 triliun di seluruh pasar. Pada hari ini, hanya sektor transportation yang menguat dengan kenaikan 0,76%, sementara sektor cyclical mencatat penurunan terdalam sebesar 4,88%.

OJK menyiapkan tiga langkah utama dalam rangka reformasi pasar modal. Pertama, penyesuaian metode perhitungan free float dengan mengecualikan kepemilikan investor kategori korporasi dan lainnya. Kedua, peningkatan keterbukaan informasi kepemilikan saham di bawah 5%, termasuk klasifikasi investor dan struktur kepemilikan yang mengacu pada praktik internasional. Ketiga, penerapan batas minimal free float sebesar 15% dari sebelumnya 7,5%.

Saat ini, PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) mengumumkan rencana pembelian kembali saham dengan nilai maksimal Rp5 triliun. Aksi ini akan dilaksanakan setelah memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dijadwalkan pada 12 Maret.

Untuk Anda yang ingin berinvestasi, ada beberapa saham yang patut diperhatikan hari ini. Saat ini, sejumlah saham perbankan dan energi masih menunjukkan sinyal positif, seperti BBRI, BBCA, dan BREN. Namun, penting untuk melakukan analisis lebih lanjut dan mempertimbangkan profil risiko dan tujuan keuangan pribadi sebelum membuat keputusan berinvestasi.
 
iya kira-kira gak ada saham yang patut diperhatikan hari ini ya... IHSG begitu turun 1,06% itu kayaknya sudah cukup besar sih... kalau BBRI, BBCA, dan BREN terus naik itu artinya ada investorer yang percaya padanya aja... tapi gimana dengan DSSA yang jatuh 4,67% itu? dan BUMI yang menurutnya bergerak 14,97% kayaknya sudah terlalu besar sih... kalau memang ingin berinvestasi hari ini harus lebih teliti ya...
 
Gue rasa IHSG kayak gini, terus2 jatuh, tapi apa yang diakibatkan? Pihak investor asing semakin banyak jual saham Indonesia. Gue penasaran kalau apa yang sebenarnya ngecapa itu? Apakah ada sesuatu yang tidak beres di pasar modal? 🤔💸
 
Wow 🤯 IHSG terus jatuh, itu bukan baik-baik saja, tapi BREN masih bisa naik ya? 🤑 Hmm, apa artinya OJK ingin memperkuat batas free float? 😐 Saya pikir itu bagus, tapi saya masih ragu-ragu apa yang harus dilakukan saat ini. 🤔
 
diagram kartu saham yang patut diperhatikan:
BBRI - energi
BBCA - perbankan
BREN - energi
diagram batas free float: 15% (lebih baik daripada sebelumnya 7,5%)
diagram warna saham: BBRI hijau (meningkat), BBCA biru (meningkat), BREN hijau (meningkat)
grafik harga saham: BBRI naik, BBCA naik, BREN naik
sketsa kartu saham yang stabil: tidak ada
 
🤔 Mungkin yang perlu diingat adalah bahwa pasar saham seperti segala halnya dalam hidup mempunyai momentum dan corak negatif, apalagi saat ini koreksi ini terjadi 📉. Yang penting adalah kita tidak kehilangan perspektif dan jangan membiarkan emosi menguasai pikiran kita 😬. Sebenarnya, koreksi seperti ini bisa menjadi kesempatan untuk membeli saham dengan harga yang lebih rendah 💸. Jadi, jangan terburu-buru dan ambil waktu untuk melakukan analisis yang matang 📊.
 
Gue pikir saham yang patut diperhatikan hari ini adalah BBRI aja. Maksudnya, BBRI ini masih di zona kuat dan tidak terlalu banyak korosi. Nah, kalau bisa kita pilih BBRI ini sebagai opsi investasi, gue rasa tidak akan salah. Lain-lain saham seperti BBCA dan BREN juga patut diperhatikan, tapi gue pikir perlu diawasi lebih dekat karena ada kerumunan di pasar. Gue juga ragu-ragu dengan DSSA ini, karena terlalu banyak korosi dan bisa jadi menjadi bocor.
 
I don't usually comment but... apa kabar saham-saham Indonesia ini? 🤔 IHSG terus menurun, tapi ada beberapa saham yang masih patut diperhatikan seperti BBRI dan BBCA. Saya pikir itu karena perusahaan-perusahaan ini punya potensi besar di masa depan. Tapi, saya juga masih ragu-ragu dengan saham-saham energi seperti BREN. Apa kalau kita tidak bisa memprediksi dengan tepat? 🤑
 
Saya tidak biasa berbicara tentang ini asalnya, tapi saya pikir IHSG yang terus menurun ini benar-benar bikin saya khawatir. Saya tidak tahu apa yang menyebabkan investor asing jadi begitu konsisten dalam menjual saham Indonesia. Mereka harus mempertimbangkan dampaknya juga, ya?
 
kembali
Top