IHSG melompat melewati batas psikologis Rp 9.000. Perdagangan sesi pertama 8 Januari 2026 terlihat ramai, dengan aktivitas transaksi yang mencapai 15,77 juta lot. Volume perdagangan mencapai Rp 992,06 miliar dan melibatkan lebih dari 189 ribu transaksi.
Menurut data RTI Business, sebanyak 320 saham mengalami penguatan, sementara 218 saham melemah. Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, IHSG diprediksi akan melanjutkan penguastanya setelah perdagangan Rabu lalu di mana indeks komposit Jakarta naik 0,13 persen.
Investor asing menjadi sasaran utama untuk membeli saham, seperti ANTM, BBRI, INCO, ASII, dan TINS. Fanny Suherman dari BNI Sekuritas menyatakan bahwa IHSG masih berpotensi melanjutkan kenaikan hari ini jika kuat bertahan di level support Rp 8.900.
Dalam perdagangan sesi pertama, IHSG mengalami penguatan tipis 0,02 persen atau 1,89 poin dari hari sebelumnya. Perdagangan berlangsung dengan fluktuasi yang besar hingga menembus level psikologis Rp 9.000 pada pukul 10.05 WIB.
Menurut data RTI Business, sebanyak 320 saham mengalami penguatan, sementara 218 saham melemah. Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, IHSG diprediksi akan melanjutkan penguastanya setelah perdagangan Rabu lalu di mana indeks komposit Jakarta naik 0,13 persen.
Investor asing menjadi sasaran utama untuk membeli saham, seperti ANTM, BBRI, INCO, ASII, dan TINS. Fanny Suherman dari BNI Sekuritas menyatakan bahwa IHSG masih berpotensi melanjutkan kenaikan hari ini jika kuat bertahan di level support Rp 8.900.
Dalam perdagangan sesi pertama, IHSG mengalami penguatan tipis 0,02 persen atau 1,89 poin dari hari sebelumnya. Perdagangan berlangsung dengan fluktuasi yang besar hingga menembus level psikologis Rp 9.000 pada pukul 10.05 WIB.