Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami kenaikan signifikan hari ini, mencapai level 9.000 pada perdagangan sesi pertama Kamis (8/1/2026). Pada pagi ini, IHSG membuka di level 8.946,7 dan naik tipis 0,02 persen atau 1,89 poin dari hari sebelumnya.
Dalam perdagangan ini, 320 saham mengalami peningkatan, sementara 218 saham melemah dan 171 saham tidak mengalami perubahan. Aktivitas transaksi pada pagi ini cukup ramai, dengan volume perdagangan mencapai 15,77 juta lot dan nilai transaksi sebesar Rp992,06 miliar.
BNI Sekuritas memprediksi IHSG akan melanjutkan penguatan setelah Jakarta ditutup naik 0,13 persen disertai aksi beli saham oleh investor asing senilai Rp230 miliar. Investor asing banyak menarik saham-saham seperti ANTM, BBRI, INCO, ASII, dan TINS.
Untuk hari ini, IHSG diharapkan berada di level support 8.900-8.930. Namun, indeks juga masih berpotensi bergerak menuju level resistance di kisaran 8.970-9.000.
"IHSG masih berpotensi melanjutkan kenaikan hari ini jika kuat bertahan di support 8.900," kata Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman dalam leterangan resminya.
Dalam perdagangan ini, 320 saham mengalami peningkatan, sementara 218 saham melemah dan 171 saham tidak mengalami perubahan. Aktivitas transaksi pada pagi ini cukup ramai, dengan volume perdagangan mencapai 15,77 juta lot dan nilai transaksi sebesar Rp992,06 miliar.
BNI Sekuritas memprediksi IHSG akan melanjutkan penguatan setelah Jakarta ditutup naik 0,13 persen disertai aksi beli saham oleh investor asing senilai Rp230 miliar. Investor asing banyak menarik saham-saham seperti ANTM, BBRI, INCO, ASII, dan TINS.
Untuk hari ini, IHSG diharapkan berada di level support 8.900-8.930. Namun, indeks juga masih berpotensi bergerak menuju level resistance di kisaran 8.970-9.000.
"IHSG masih berpotensi melanjutkan kenaikan hari ini jika kuat bertahan di support 8.900," kata Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman dalam leterangan resminya.