IHSG Merasuki Level Psikologis 9.000, Tapi Apa Kata Ahli?
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya berhasil menyentuh level psikologis 9.000 pada perdagangan sesi pertama Kamis lalu. Dibuka pada level 8.946,7, IHSG naik tipis 0,02 persen atau 1,89 poin dari hari sebelumnya. Indeks bergerak fluktuatif hingga menembus level tersebut pada pukul 10.05 WIB.
Menurut data RTI Business, pada pukul 09.19 WIB, tercatat sebanyak 320 saham mengalami penguatan, sementara 218 saham melemah dan 171 saham tidak mengalami perubahan. Aktivitas transaksi pada pagi itu cukup ramai, dengan volume perdagangan mencapai 15,77 juta lot dan nilai transaksi sebesar Rp992,06 miliar, melibatkan sekitar 189,42 ribu transaksi.
Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, IHSG diprediksi masih akan melanjutkan penguatan. Setelah pada perdagangan Rabu lalu indeks komposit Jakarta ditutup naik 0,13 persen disertai aksi beli saham oleh investor asing senilai Rp230 miliar. Saat ini saham-saham yang banyak diincar investor asing antara lain ANTM, BBRI, INCO, ASII, dan TINS.
Pada perdagangan hari itu, IHSG diperkirakan berada di level support 8.900-8.930. Selain itu, indeks juga masih berpotensi bergerak menuju level resistance di kisaran 8.970-9.000. Menurut Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, "IHSG masih berpotensi melanjutkan kenaikan hari ini jika kuat bertahan di support 8.900."
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya berhasil menyentuh level psikologis 9.000 pada perdagangan sesi pertama Kamis lalu. Dibuka pada level 8.946,7, IHSG naik tipis 0,02 persen atau 1,89 poin dari hari sebelumnya. Indeks bergerak fluktuatif hingga menembus level tersebut pada pukul 10.05 WIB.
Menurut data RTI Business, pada pukul 09.19 WIB, tercatat sebanyak 320 saham mengalami penguatan, sementara 218 saham melemah dan 171 saham tidak mengalami perubahan. Aktivitas transaksi pada pagi itu cukup ramai, dengan volume perdagangan mencapai 15,77 juta lot dan nilai transaksi sebesar Rp992,06 miliar, melibatkan sekitar 189,42 ribu transaksi.
Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, IHSG diprediksi masih akan melanjutkan penguatan. Setelah pada perdagangan Rabu lalu indeks komposit Jakarta ditutup naik 0,13 persen disertai aksi beli saham oleh investor asing senilai Rp230 miliar. Saat ini saham-saham yang banyak diincar investor asing antara lain ANTM, BBRI, INCO, ASII, dan TINS.
Pada perdagangan hari itu, IHSG diperkirakan berada di level support 8.900-8.930. Selain itu, indeks juga masih berpotensi bergerak menuju level resistance di kisaran 8.970-9.000. Menurut Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, "IHSG masih berpotensi melanjutkan kenaikan hari ini jika kuat bertahan di support 8.900."