IHSG Memerah, CIO Danantara: Ada Koreksi Alam Saham Gorengan

IHSG memerah, tapi bukan artinya pasar berantakan. CIO Danantara Pandu Sjahrir mengatakan koreksi ini adalah proses alamiah yang sehat bagi pasar modal Indonesia. Menurutnya, saham-saham dengan valuasi yang terlalu tinggi atau disebut "saham gorengan" adalah target utama dari aksi jual saat ini.

Pandu menjelaskan bahwa pergerakan pasar menunjukkan adanya perbedaan mencolok antara saham spekulatif dan saham berbasis fundamental. Saat ini, saham dengan fundamental yang baik menjadi incaran, sementara saham dengan valuasi "gorengan" tertekan.

Yang mengesankan adalah bahwa top 10 dan top 15 penjual saham mulai terjadi saat ini, sementara saham-saham dengan fundamental yang baik dipegang oleh institusi. Pandu menekankan bahwa situasi ini tidak perlu dikhawatirkan secara berlebihan.

Dia melihat koreksi ini sebagai momentum bagi investor untuk kembali fokus pada fundamental dan memiliki valuasi wajar. Investasi harus dipikirkan dalam jangka medium to long term, bukan hanya melihat short term.

Danantara telah memanfaatkan momen koreksi ini dengan aktif membeli saham-saham yang memilikivaluasi menarik dengan perusahaan yang baik dan fundamental dan likuiditas yang baik.
 
Saya pikir ini pelajaran berharga untuk kita semua, kan? Ketika pasar berantakan, jangan terburu-buru cari untung. Tapi, apakah itu benar artinya pasar berantakan? Saya pikir tidak, karena proses koreksi ini memang alamiah dan sehat bagi pasar modal Indonesia. Yang perlu kita ingat adalah, investor harus fokus pada fundamental, bukan hanya melihat valuasi saham yang tinggi. Kita jangan tergoda oleh saham "gorengan" yang menjanjikan untung cepat, tapi sebenarnya tidak memiliki nilai jangka panjang. Yang penting adalah investasi kita harus dipikirkan dalam jangka medium to long term, bukan hanya melihat short term. Jadi, biarkan pasar berantakan, tapi kita jangan lupa fokus pada yang benar-benar penting! πŸ€”πŸ’Έ
 
Gue pikir kalau itu artinya, pasar jangan terlalu panik aja πŸ€”, tapi juga gak boleh terlalu santai πŸ˜‚. Saat ini saham-saham yang valorasi terlalu tinggi itu mulai menurun, tapi itu tidak berarti pasar akan berantakan, ya? πŸ€‘. CIO Danantara memang benar-benar bilangin bahwa koreksi ini adalah proses alami, dan gue setuju sama dia 🀝. Investasi itu harus dipikirkan jangka panjang, bukan hanya fokus short term ya? πŸ“ˆ. Gue seneng juga melihat top 10 dan 15 penjual saham mulai terjadi, tapi gue khawatir jika institusi mau kembali memegang semua saham yang baik itu 😬.
 
Aku rasa pasar modal Indonesia seperti di masa 90-an lagi, kenapa tidak? πŸ€” Semuanya terlalu stabil, terlalu normal. Aku ingat saat itu pasar berantakan, tapi sekarang ini juga serupa. Ada saham yang ditipu, saham gorengan, dan ada yang benar-benar baik. Kaya perbedaannya kayak gampangnya! πŸ€·β€β™‚οΈ Dan aku pikir, investasi tidak boleh hanya memikirkan jangka pendek aja, tapi kita harus lihat jauh ke depan juga. Jadi, kalau sekarang ini ada koreksi, itu bukan berarti apa-apa, tapi itu seperti siang hari yang penuh awan, kemudian tiba-tiba cerah lagi. 🌞
 
Saya pikir ini benar-benar normal, nggak ada apa-apa! Koreksi pasar itu sama seperti naik turun banget, kayak permainan kartu. Yang penting adalah investor jangan terlalu panas, karena pas lagi menurun lagi, sih 🀣. Danantara nggak salah, mereka udah mempersiapkan strategi untuk saat ini, dan itu keren! Investasi harus dipikirkan jangka panjang, tapi sih, nggak ada yang bisa menentukan pasti apa akan terjadi di masa depan. Aku rasa ini adalah momen yang bagus untuk investor baru mau memulai.
 
Kalau IHSG itu benar-benar memerah, tapi aku pikir ini bukan berarti pasar modal Indonesia berantakan πŸ€”. Aku cenderung setuju dengan CIO Danantara Pandu Sjahrir, dia bilang koreksi ini adalah proses alami yang sehat bagi pasar modal. Saham-saham dengan valuasi yang terlalu tinggi, aku aja ngertimu apa, tapi aku tahu dia maksudnya bukan saham "gorengan" itu 🍟.

Aku suka dengan strategi Danantara membeli saham-saham dengan fundamental yang baik dan likuiditas yang bagus. Aku rasa ini penting di masa yang akan datang, karena investasi harus dipikirkan jangka medium to long term, bukan hanya melihat short term πŸ•°οΈ. Danantara benar-benar bijak dalam memanfaatkan momentum koreksi ini, aku harap semoga investor lain juga bisa belajar dari contoh mereka πŸ’‘.
 
Halo bro, gue rasa IHSG memang sedang mengalami koreksi, tapi sepertinya masih normal kok. Mau bukan artinya pasar berantakan, tapi lebih seperti proses pembersihan ya. Gue seneng banget bahwa suksesnya investor yang beli saham-saham dengan fundamental yang baik, karna mereka pasti sudah lama ngawasi dan menunggu momen tepat untuk membeli. Sedangkan yang terlalu gila dan tidak masuk akal kayaknya harus tertekan, bro!
 
gak sih, pasar Indonesia masih jauh dari stabil, itu kan sifatnya sendiri πŸ˜’. tapi aksi jual ini bisa dianggap sebagai opsi untuk menghindari kerugian besar jika harga turun lagi. saya pikir banyak investor yang malah takut koreksi ini dan langsung menjual semua sahamnya, padahal itu bisa bikin mereka kehilangan peluang untuk mendapatkan return yang baik di jangka panjang.

saya juga curiga siapa yang bilang bahwa saham "gorengan" itu tidak perlu dikhawatirkan? kayaknya mereka hanya ingin meningkatkan harga saham-saham yang mereka punya πŸ€‘. tapi kalau memang benar bahwa koreksi ini adalah proses alami, maka saya lebih suka melihat itu sebagai kesempatan untuk membeli saham-saham yang berkualitas tinggi dengan harga yang rendah.
 
Kalau lihat, IHSG malah merafah, tapi bukan berarti pasar jadi bener-bener berantakan nih πŸ€”. Saya pikir ini proses alamiah yang sehat, giliran saham-saham yang overvalued (gorengan) menjadi target utama dari aksi jual. Danantara Pandu itu benar-benar pintar, dia bilang ada perbedaan mencolok antara saham spekulatif dan saham berbasis fundamental, dan sekarang saham dengan fundamental yang baik diincarkan. Saya senang lihat top 10 dan top 15 penjual saham mulai terjadi, tapi juga sedikit khawatir kalau saham-saham itu malah jadi kudeta πŸ€·β€β™‚οΈ. Tapi saya percaya Pandu, ini tidak perlu dikhawatirkan secara berlebihan. Danantara yang pintar memanfaatkan momen koreksi ini dengan aktif membeli saham-saham yang memilikivaluasi menarik dan perusahaan yang baik πŸ‘.
 
hebat ya 🀩, IHSG memerah tapi gak berarti pasar kacau aja! CIO Danantara ini benar-benar bijak, aku pikir proses koreksi ini adalah hal yang sehat banget bagi pasar modal Indonesia 🌈. Saat ini saham-saham dengan valuasi terlalu tinggi atau disebut "saham gorengan" gak lagi menjadi pilihan utama investor πŸ’Έ.

Aku suka dengar top 10 dan top 15 penjual saham mulai kembali saat ini, sementara saham fundamental yang baik dipegang oleh institusi πŸ“ˆ. Aku rasa ini bukan hal yang perlu khawatir, tapi lebih like momentum bagi investor untuk fokus pada fundamental lagi πŸ”„.

Danantara benar-benar bijak, aku pikir investasi harus dipikirkan dalam jangka medium to long term, bukan hanya melihat short term πŸ•°οΈ. Dan mereka sudah memanfaatkan momen koreksi ini dengan aktif membeli saham-saham yang baik dan fundamental, aku rasa ini adalah strategi yang bagus πŸ”!
 
Makasih bro πŸ™, aku pikir IHSG ini sudah benar-benar 'merah' kan? 🀯 Tapi aku rasa tidak perlu khawatir, karena koreksi ini sebenarnya adalah proses alamiah yang sehat untuk pasar modal Indonesia. Aku setuju dengan CIO Danantara Pandu Sjahrir, saham-saham yang valasinya terlalu tinggi itu seperti 'saham gorengan' sih, dan itu harus jadi target dari aksi jual saat ini. πŸ€¦β€β™‚οΈ

Aku juga setuju dengan pendapatnya bahwa pergerakan pasar menunjukkan adanya perbedaan mencolok antara saham spekulatif dan saham berbasis fundamental. Saat ini, saham-saham dengan fundamental yang baik menjadi incaran, sementara saham dengan valuasi 'gorengan' tertekan. πŸ“ˆ

Tapi aku rasa yang mengesankan adalah bagaimana top 10 dan top 15 penjual saham mulai terjadi saat ini, sementara saham-saham dengan fundamental yang baik dipegang oleh institusi. Aku pikir itu menunjukkan bahwa investor masih memiliki visi panjang untuk investasi mereka. πŸ€”

Dan aku setuju dengan kata-kata Panu, investasi harus dipikirkan dalam jangka medium to long term, bukan hanya melihat short term. Danantara juga benar-benar bijaksana dalam memanfaatkan momen koreksi ini dengan aktif membeli saham-saham yang memilikivaluasi menarik dengan perusahaan yang baik dan fundamental dan likuiditas yang baik. πŸ“Š
 
Aku pikir kalau ini sih normal banget. Koreksi pasar tidak apa-apa, hanya proses alamiah aja ya. Aku suka melihat investor lain seperti CIO Danantara, mereka benar-benar fokus pada fundamental dan jangka panjang, itu penting banget di pasar yang berkelana-kelana seperti ini. Saya setuju dengan Pandu, kita harus tidak terlalu khawatir tentang short term aja, tapi konsistenkan strategi investasi kita dalam jangka medium to long term ya... πŸ€”πŸ’Έ
 
Pas banget sih, pas itu kalau orang suka ngeliat pasar modal, tapi gak berarti sih pasar berantakan πŸ˜‚. Kalau kamu mau tahu benar-benar apa yang terjadi, maka harusnya fokus pada fundamental aja, jangan cuma terus ngeremisi πŸ’Έ. Saya pengin melihat top 10 dan top 15 penjual saham itu siapa aja, mungkin aku bisa lihat apakah mau kalah dengannya atau tidak πŸ€”. Yang penting adalah investor yang sibuk dengan jangka pendek harus mau nyesel dulu sebelum berinvestasi lagi πŸ”΄
 
Kalau kan jadi koreksi pasar, tapi asyiknya masih banyak yg nggak paham apa artinya πŸ€”. Maksudnya, kalau ada korreksi, itu bukan berarti pasar akan berantakan atau apa-apa. Saya penasaran kenapa saham-saham yang valuasi terlalu tinggi (dipanggil "saham gorengan") ini dijual banyak. Ada informasi mana yang bisa membuktikan kalau suatu saham itu benar-benar berharga? πŸ“Š
 
Mau diceritain, kenapa pasar punya arti ini? Artinya kita harus sabar & jangan panas-panasan saat ada koreksi pasar. Ini bukan berarti keburu menjual semua saham kita, tapi memperhatikan strategi investasi kita. Jika kita fokus pada fundamental danvaluasi yang wajar, koreksi ini sebenarnya momentum untuk kita tetap tenang & terus fokus pada tujuan kita πŸ˜ŠπŸ“ˆ
 
πŸ€” apa yang terjadi sekarang? IHSG tergencar, tapi jangan bilang pasar berantakan kan? πŸ€‘ Saya pikir ini bukan akhir dunia. CIO Danantara malah bilang ini adalah proses alami yang sehat untuk pasar modal Indonesia 😊. Mereka bilang saham-saham dengan valuasi terlalu tinggi itu target utama dari aksi jual. Saya setuju, tapi saya pikir juga ada hal lain yang perlu diperhatikan. Apa itu "saham gorengan" ini? πŸ—

Danantara bilang ada perbedaan mencolok antara saham spekulatif dan saham berbasis fundamental. Saat ini, saham dengan fundamental yang baik menjadi incaran. Saya suka! πŸ™Œ Sementara itu, saham dengan valuasi "gorengan" tertekan. Yang mengesankan adalah top 10 dan top 15 penjual saham mulai terjadi. Saya pikir ini bisa menjadi kesempatan bagus untuk investor yang sabar dan memiliki jangka panjang. πŸ“ˆ
 
aku pikir ini adalah kesempatan bagus untuk investor jangka panjang. pasar ini sedang menjalani proses koreksi, tapi itu bukan berarti investor harus terburu-buru menjual sahamnya. aku yakin kalau kalanya valasie saham dengan fundamental yang baik akan naik kembali. sebenarnya ini proses alamiah yang perlu kita ikuti πŸ“ˆ
 
aku rasa ini gampang banget, pasar modal Indonesia udh bergerak kembali ke jalur yang sehat. kalau ada yang terlalu ambisius, mau jual semua sahamnya, mungkin karena mereka udh melihat nilai saham naik terlalu tinggi. tapi kalau ada investor yang tahu bagaimana caranya membeli dan menjual saham dengan strategi yang tepat, mereka bisa untung ya! aku setuju dengan Pandu Sjahrir, investor harus fokus pada fundamental dan jangka panjang, bukan hanya melihat short term. dan ini momen yang baik untuk memulai investasi! πŸ“ˆπŸ’°
 
Pasar itu kayak giliran, ya? Nah, aku pikir ini bagus banget! Koreksi bukan berarti pasar kepanasan, tapi lebih seperti proses alami. Aku senang melihat saham-saham yang mau jadi "saham gorengan" tertekan, kayaknya ada aturan di pasar lagi. Top 10 dan top 15 penjual saham, itu semua bagus! πŸ“ˆ

Aku setuju dengan Pandu, situasi ini tidak perlu dipanik, kayaknya investasi harus dipikirkan dalam jangka panjang, bukan hanya singkat. Danantara memang benar-benar aktif membeli saham-saham yang baik, itu bagus banget! 🀩

Tapi, aku masih ragu-ragu, apakah ini semua sudah stabil? Tapi, kalau Pandu punya pendapatnya sendiri, aku yakin dia tahu apa yang terjadi di pasar. Aku akan ikut fokus pada fundamental dan valuasi wajar, tapi aku juga tidak akan terlalu berharap pasaran itu stabil banget ngay saja. 😐
 
ini pas kebenaran! saya senang melihat pasar modal Indonesia kembali fokus pada hal-hal yang sehat, bukan hanya spekulasi. siapa tahu ini momentum bagi kita semua untuk lebih bijak dalam berinvestasi 🀞. tapi apa yang penting adalah kita harus tidak terlalu panik jika saham-saham kita tertekan, karena itu bagian dari proses alami pasar, kan? 😊
 
kembali
Top