IHSG Terus Mengerat, Turun 24.135 Poin pada Selasa, Level 7.888.771
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) punya tren penurunan yang terus mengerat, turun 24.135 poin atau sebesar 0,3 persen. IBH dibuka di level 7.888.771 pada perdagangan Selasa (3/2/2026). Laju IHSG didorong oleh 305 saham yang dibuka menguat, 212 saham dibuka melemah dan 151 saham stagnan atau belum mengalami perubahan.
Jarak IHSG terpantau pada rentang 7.872.570 hingga 7.919.672. Kapitalisasi pasar tercatat mencapai Rp14.204,670 triliun. Aktivitas perdagangan di bursa pada pagi hari ini cukup aktif dengan 2,1 miliar saham berpindah tangan melalui 132.908 kali transaksi. Nilai jual-beli saham tersebut tercatat mencapai Rp1,46 triliun.
Analisis teknikal dari Binaartha Technical Research menunjukkan IHSG menguat 1,18 persen di level 8.329.606 pada akhir perdagangan 30 Januari 2026. Namun, cenderung mengalami konsolidasi pada perdagangan hari Jumat (30/2/2026), dengan potensi melanjutkan kenaikan menuju 8.596 untuk mulai mengisi gap pada 28 Januari lalu.
Level support IHSG berada di 7.762, 7.265 dan 7.099, sementara level resistennya di 8.596, 8.837 dan 9.174. Indikator MACD menunjukkan adanya momentum bearish.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) punya tren penurunan yang terus mengerat, turun 24.135 poin atau sebesar 0,3 persen. IBH dibuka di level 7.888.771 pada perdagangan Selasa (3/2/2026). Laju IHSG didorong oleh 305 saham yang dibuka menguat, 212 saham dibuka melemah dan 151 saham stagnan atau belum mengalami perubahan.
Jarak IHSG terpantau pada rentang 7.872.570 hingga 7.919.672. Kapitalisasi pasar tercatat mencapai Rp14.204,670 triliun. Aktivitas perdagangan di bursa pada pagi hari ini cukup aktif dengan 2,1 miliar saham berpindah tangan melalui 132.908 kali transaksi. Nilai jual-beli saham tersebut tercatat mencapai Rp1,46 triliun.
Analisis teknikal dari Binaartha Technical Research menunjukkan IHSG menguat 1,18 persen di level 8.329.606 pada akhir perdagangan 30 Januari 2026. Namun, cenderung mengalami konsolidasi pada perdagangan hari Jumat (30/2/2026), dengan potensi melanjutkan kenaikan menuju 8.596 untuk mulai mengisi gap pada 28 Januari lalu.
Level support IHSG berada di 7.762, 7.265 dan 7.099, sementara level resistennya di 8.596, 8.837 dan 9.174. Indikator MACD menunjukkan adanya momentum bearish.