IHSG Kebakaran, Kekayaan Prajogo Pangestu Lenyap Rp150,8 Triliun
Dalam keadaan darurat, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali merasuki zona merah akibat tekanan investasi. Pasar modal Indonesia ditabrak kerumunan jual, sehingga PT Bursa Efek Indonesia terpaksa memutus perdagangan sementara. Dampaknya, kekayaan para taipan terkaya di Indonesia mulai rosak.
Prajogo Pangestu merupakan korban utama dari kerugian ini, dengan penyusutan nilai saham sekitar 9 miliar dolar AS atau Rp150,83 triliun. Ini menunjukkan adanya kekhawatiran investitor terhadap aksi jual yang melanda pasar modal Indonesia.
Menurut Bloomberg Billionaires Index, nilai kekayaan bersih Prajogo Pangestu saat ini berkisar 31 miliar dolar AS, sementara pada tahun kalender kekayaannya telah turun sekitar 15 miliar dolar AS. Perkiraan ini berbeda jauh dari nilai yang sebelumnya diperkirakan, yaitu Rp1 triliun.
Prajogo Pangestu sebelumnya mengalami peningkatan tajam pada Juli tahun lalu, setelah MSCI mencabut pembatasan pada tiga emiten dalam konglomerasinya. Namun, keputusan baru ini membuat saham Barito Renewables Energy melonjak 20 persen, dan dengan itu, kekayaan Prajogo naik 3,5 miliar dolar AS dalam satu hari—menjadi rekor kenaikan harian terbesar sepanjang kariernya.
Sementara itu, MSCI memutuskan menunda sementara rebalancing saham-saham Indonesia hingga saat ini. Dampaknya adalah tekanan investasi yang berdampak pada kekayaan para taipan terkaya di Indonesia.
Dalam keadaan darurat, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali merasuki zona merah akibat tekanan investasi. Pasar modal Indonesia ditabrak kerumunan jual, sehingga PT Bursa Efek Indonesia terpaksa memutus perdagangan sementara. Dampaknya, kekayaan para taipan terkaya di Indonesia mulai rosak.
Prajogo Pangestu merupakan korban utama dari kerugian ini, dengan penyusutan nilai saham sekitar 9 miliar dolar AS atau Rp150,83 triliun. Ini menunjukkan adanya kekhawatiran investitor terhadap aksi jual yang melanda pasar modal Indonesia.
Menurut Bloomberg Billionaires Index, nilai kekayaan bersih Prajogo Pangestu saat ini berkisar 31 miliar dolar AS, sementara pada tahun kalender kekayaannya telah turun sekitar 15 miliar dolar AS. Perkiraan ini berbeda jauh dari nilai yang sebelumnya diperkirakan, yaitu Rp1 triliun.
Prajogo Pangestu sebelumnya mengalami peningkatan tajam pada Juli tahun lalu, setelah MSCI mencabut pembatasan pada tiga emiten dalam konglomerasinya. Namun, keputusan baru ini membuat saham Barito Renewables Energy melonjak 20 persen, dan dengan itu, kekayaan Prajogo naik 3,5 miliar dolar AS dalam satu hari—menjadi rekor kenaikan harian terbesar sepanjang kariernya.
Sementara itu, MSCI memutuskan menunda sementara rebalancing saham-saham Indonesia hingga saat ini. Dampaknya adalah tekanan investasi yang berdampak pada kekayaan para taipan terkaya di Indonesia.