IHSG Kembali Melamun dengan Penutupan Naik 0,27 Persen ke Level 8.975,33
Dalam perdagangan Senin (26/1/2026) sore, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melamun setelah diprediksi akan naik. Meski begitu, IHSG tetap menguat dengan penutupan 0,27 persen atau 24,32 poin ke level 8.975,33.
Pada awal perdagangan, IHSG terlihat cukup positif dengan peningkatan cukup signifikan dan mencapai level tertinggi harian di posisi 9.058,05. Namun, setelah itu IHSG berbalik melemah dan bahkan mencapai titik terendah di level 8.23,53.
Volume transaksi pada perdagangan Senin sore mencapai 57,11 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp36,89 triliun. Saat ini, kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) tercatat sebesar Rp16.341,24 triliun.
Dalam perspektif breadth market, tekanan jual masih sangat kuat dengan 428 saham melemah, 267 saham menguat, dan 110 saham tidak berubah atau stagnan. Sejalan dengan peningkatan IHSG, indeks kelompok LQ45 juga mengalami kenaikan 4,66 poin atau 0,53 persen ke level 878,25.
Sementara itu, indeks JII turun 4,45 poin atau 0,73 persen ke posisi 611,642. Meski begitu, sektor dasar (IDXBASIC) dan sektor barang-barang non-cyclical (IDXNONCYC) masih mencatatkan penguatan dengan masing-masing berada di level 2.460,67 dan 853,99.
Dalam perdagangan Senin (26/1/2026) sore, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melamun setelah diprediksi akan naik. Meski begitu, IHSG tetap menguat dengan penutupan 0,27 persen atau 24,32 poin ke level 8.975,33.
Pada awal perdagangan, IHSG terlihat cukup positif dengan peningkatan cukup signifikan dan mencapai level tertinggi harian di posisi 9.058,05. Namun, setelah itu IHSG berbalik melemah dan bahkan mencapai titik terendah di level 8.23,53.
Volume transaksi pada perdagangan Senin sore mencapai 57,11 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp36,89 triliun. Saat ini, kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) tercatat sebesar Rp16.341,24 triliun.
Dalam perspektif breadth market, tekanan jual masih sangat kuat dengan 428 saham melemah, 267 saham menguat, dan 110 saham tidak berubah atau stagnan. Sejalan dengan peningkatan IHSG, indeks kelompok LQ45 juga mengalami kenaikan 4,66 poin atau 0,53 persen ke level 878,25.
Sementara itu, indeks JII turun 4,45 poin atau 0,73 persen ke posisi 611,642. Meski begitu, sektor dasar (IDXBASIC) dan sektor barang-barang non-cyclical (IDXNONCYC) masih mencatatkan penguatan dengan masing-masing berada di level 2.460,67 dan 853,99.