IHSG Melemah Dengan Berat, Tertinggi Pada 9.109,71
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melemah pada perdagangan akhir pekan ini. Menurut data RTI Business, IHSG ditutup dengan harga 8.992,18 atau turun 0,20 persen dari posisi tertinggi sebelumnya pada 9.109,71.
Dalam perdagangan pagi hari, IHSG sempat bergerak positif dan mencapai level tertinggi sejak beberapa hari belakangan. Namun, setelah memasuki sesi kedua, indeks cenderung bergerak turun secara perlahan dan meninggalkan posisi 9.100.
Volume transaksi perdagangan tercatat cukup tinggi dengan nilai mencapai Rp37,96 triliun, serta frekuensi perdagangan sebanyak 4,09 juta kali. Pada hari ini, 345 saham menguat, 331 saham mengalami pelemahan, dan 128 saham tidak berubah alias stagnan.
Sementara itu, indeks LQ45 justru ditutup di zona hijau dengan penguatan sebesar 7,13 poin atau 0,82 persen ke posisi 878,55. Pun, indeks JII juga ditutup menguat 6,2 poin atau sebanyak 1,03 persen ke posisi 610,26.
Tertinggal di zona merah adalah saham-saham emiten perbankan mayoritas, seperti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), yang turun 50 poin atau 0,65 persen dan ditutup di harga 7.650. Sedangkan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mengalami penurunan sebesar 10 poin dan 0,20 persen, masing-masing.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melemah pada perdagangan akhir pekan ini. Menurut data RTI Business, IHSG ditutup dengan harga 8.992,18 atau turun 0,20 persen dari posisi tertinggi sebelumnya pada 9.109,71.
Dalam perdagangan pagi hari, IHSG sempat bergerak positif dan mencapai level tertinggi sejak beberapa hari belakangan. Namun, setelah memasuki sesi kedua, indeks cenderung bergerak turun secara perlahan dan meninggalkan posisi 9.100.
Volume transaksi perdagangan tercatat cukup tinggi dengan nilai mencapai Rp37,96 triliun, serta frekuensi perdagangan sebanyak 4,09 juta kali. Pada hari ini, 345 saham menguat, 331 saham mengalami pelemahan, dan 128 saham tidak berubah alias stagnan.
Sementara itu, indeks LQ45 justru ditutup di zona hijau dengan penguatan sebesar 7,13 poin atau 0,82 persen ke posisi 878,55. Pun, indeks JII juga ditutup menguat 6,2 poin atau sebanyak 1,03 persen ke posisi 610,26.
Tertinggal di zona merah adalah saham-saham emiten perbankan mayoritas, seperti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), yang turun 50 poin atau 0,65 persen dan ditutup di harga 7.650. Sedangkan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mengalami penurunan sebesar 10 poin dan 0,20 persen, masing-masing.