IHSG ditutup dengan melemah, mencapai level 8.951,01, turun 41 poin atau 0,46 persen dari harga tertinggi di hari sebelumnya. Indeks ini dibuka dengan kekuatan awal, mencapai level 9.031,49, namun tekanan jual yang cukup signifikan membuatnya turun tajam ke level terendah harian, yaitu 8.837.
Dari sisi aktivitas pasar, total volume transaksi mencapai 64,05 miliar saham dengan nilai transaksi sekitar Rp31,98 triliun dan frekuensi 3,31 juta kali transaksi. Namun, saham-saham sektor kesehatan mengalami penguatan, yaitu 17,98 poin atau 0,83 persen ke level 2.174,52, sementara saham-saham infrastruktur juga mengalami peningkatan, yaitu 3,21 poin atau 0,12 persen ke posisi 2.788,66.
Sementara itu, saham-saham siklikal konsumen (consumer cyclical) yang terjebak turun 31,5 poin atau 2,17 persen ke posisi 1.423,21. Kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 juga merosot ke level 873,59, turun 1,52 poin atau 0,17 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Padahal, indeks JII mengalami penguatan sebesar 0,07 poin atau 0,01 persen menuju ke level 607,19.
Dari sisi aktivitas pasar, total volume transaksi mencapai 64,05 miliar saham dengan nilai transaksi sekitar Rp31,98 triliun dan frekuensi 3,31 juta kali transaksi. Namun, saham-saham sektor kesehatan mengalami penguatan, yaitu 17,98 poin atau 0,83 persen ke level 2.174,52, sementara saham-saham infrastruktur juga mengalami peningkatan, yaitu 3,21 poin atau 0,12 persen ke posisi 2.788,66.
Sementara itu, saham-saham siklikal konsumen (consumer cyclical) yang terjebak turun 31,5 poin atau 2,17 persen ke posisi 1.423,21. Kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 juga merosot ke level 873,59, turun 1,52 poin atau 0,17 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Padahal, indeks JII mengalami penguatan sebesar 0,07 poin atau 0,01 persen menuju ke level 607,19.