IHSG mengangkat punggung, mencapai level 8.967,73 hari ini.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melihat peningkatan tajam di perdagangan Senin. Pada awalnya, indeks bergerak naik dan sempat menyentuh level tertinggi harian sebesar 8.989,5. Namun, pada pukul 09.05, IHSG berada di posisi 8.988,3, meningkat 37,29 poin atau 0,42 persen dari perdagangan sebelumnya.
Ada 330 saham yang mengalami peningkatan, sementara itu 192 saham tercatat turun ke zona merah dan 175 saham tidak bergerak. Aktivitas perdagangan tergolong aktif dengan volume transaksi mencapai 3,05 miliar saham, nilai transaksi Rp2,31 triliun, serta frekuensi 280 ribu kali transaksi.
Dampaknya, saham-saham yang sebelumnya diperdagangkan dengan harga premium berbasis narasi indeks mulai mengalami normalisasi. Menurut hasil riset PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), IHSG bergerak konsolidatif dalam range support 8950 dan resistance 9080, meskipun aturan baru terkait perhitungan free float belum resmi diberlakukan.
Pasar cenderung bergerak lebih dahulu dengan mengantisipasi skenario terburuk, sehingga investor mulai melakukan penyesuaian posisi. Manajemen risiko tetap menjadi faktor utama yang perlu diperhatikan di tengah potensi volatilitas pasar.
IHSG akan bergerak konsolidatif dalam range support 8950 dan resistance 9080, meskipun aturan baru terkait perhitungan free float belum resmi diberlakukan.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melihat peningkatan tajam di perdagangan Senin. Pada awalnya, indeks bergerak naik dan sempat menyentuh level tertinggi harian sebesar 8.989,5. Namun, pada pukul 09.05, IHSG berada di posisi 8.988,3, meningkat 37,29 poin atau 0,42 persen dari perdagangan sebelumnya.
Ada 330 saham yang mengalami peningkatan, sementara itu 192 saham tercatat turun ke zona merah dan 175 saham tidak bergerak. Aktivitas perdagangan tergolong aktif dengan volume transaksi mencapai 3,05 miliar saham, nilai transaksi Rp2,31 triliun, serta frekuensi 280 ribu kali transaksi.
Dampaknya, saham-saham yang sebelumnya diperdagangkan dengan harga premium berbasis narasi indeks mulai mengalami normalisasi. Menurut hasil riset PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), IHSG bergerak konsolidatif dalam range support 8950 dan resistance 9080, meskipun aturan baru terkait perhitungan free float belum resmi diberlakukan.
Pasar cenderung bergerak lebih dahulu dengan mengantisipasi skenario terburuk, sehingga investor mulai melakukan penyesuaian posisi. Manajemen risiko tetap menjadi faktor utama yang perlu diperhatikan di tengah potensi volatilitas pasar.
IHSG akan bergerak konsolidatif dalam range support 8950 dan resistance 9080, meskipun aturan baru terkait perhitungan free float belum resmi diberlakukan.